Bentuk Tim Siber, PDIP Siap Hadapi Kampanye Virtual di Pilkada 2020 Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Wasekjen Arif Wibowo. Foto: MP/Humas PDIP

MerahPutih.com - Wasekjen PDI Perjuangan (PDIP), Arif Wibowo, menyatakan pihaknya telah bersiap untuk menghadapi Pilkada 2020, jika nantinya mengedepankan kampanye virtual. Sebab ternyata, sejak 2015, PDIP sudah membentuk tim siber.

"Itu sudah kita lakukan sejak pada Pilkada Serentak 2015 dan sampai sekarang tim siber kita eksis," kata Wasekjen PDIP Arif Wibowo, kepada wartawan, Sabtu, (22/8).

Baca Juga

Hasto: PDIP Sudah Biasa Dikeroyok di Kota Surabaya

Menurut dia, Pilkada itu perang. Dan tim sibernya, adalah salah satu pasukan yang bergerak di udara.

"Bagi kami Pilkada itu ibarat perang. Tim siber pasukan udara kita, yang memang garus mampu bergerak untuk pasukan darat. Pasukan daratnya struktur partai, kader partai dan seluruh jejaring partai. Ada kegotongroyongan yang kita perkuat, untuk mengaktifkan seluruh barisan," jelas Arif.

"Jadi tim siber adalah keniscayaan yang kita perkuat untuk membantu pilkada serentak," lanjut dia.

Ilustrasi Pilkada
Ilustrasi Pilkada 2020

Sementara itu, Hasto Kristiyanto mengatakan, tim siber membuktikan partainya siap mengikuti Pilkada 2020. Terbukti, PDIP juga kembali menjadi yang terdepan dengan parpol pertama menggelar sekolah partai dengan metode daring.

"Apa yang dilakukan PDI Perjuangan dengan sekolah partai, adalah pertama di Indonesia dan saya yakin pertama di dunia," katanya.

Baca Juga

Ditanya Kesiapan Berdisiplin Sekolah Partai PDIP, Gibran Bilang Siap Push Up

Ditegaskan Hasto pula, bahwa Tim Siber PDIP hanya bekerja untuk membangun hal-hal bersifat positif yang memperkuat kelembagaan partai serta kualitas kader.

"Tim siber kami membangun hal positif, menyampaikan voice, bagaimana membangun indonesia. Bukan noise, seperti yang dilakukan pihak lain yang coba mendiskreditkan PDI Perjuangan," pungkas Hasto. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: BPJS Blokir Iuran Gratis Peserta yang Punya Banyak Motor
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BPJS Blokir Iuran Gratis Peserta yang Punya Banyak Motor

Berdasarkan hasil penulusuran tidak ditemukan adanya klaim mengenai keterangan Peserta BPJS Kesehatan gratis diblokir karena punya motor lebih dari satu.

Jokowi Tidak Perlu Keluarkan Perppu Tentang ITE
Indonesia
Jokowi Tidak Perlu Keluarkan Perppu Tentang ITE

Untuk mengatasi polemik penerapan UU ITE di masyarakat, cukup dengan revisi UU nomor 19 tahun 2016 tentang ITE, dan tidak perlu dikeluarkan Perppu.

BNPB Minta Daerah Persiapkan Mitigasi Bencana Letusan Merapi
Indonesia
BNPB Minta Daerah Persiapkan Mitigasi Bencana Letusan Merapi

Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi, termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.

Anggota DPRD DKI Ramai-Ramai Tolak P2APBD Anies
Indonesia
Anggota DPRD DKI Ramai-Ramai Tolak P2APBD Anies

DPRD DKI Jakarta menolak Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) Tahun Anggaran 2019.

Geram Jokowi Berujung Pencopotan Dua Jenderal Polisi
Indonesia
Geram Jokowi Berujung Pencopotan Dua Jenderal Polisi

Kompolnas menilai pencopotan Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat menjadi pelajaran bagi anggota kepolisian lain dalam melaksanakan protokol kesehatan.

Sambut Tahun 2021, Imam Besar Masjid Istiqlal Ingatkan Umat Hilangkan Rasa Kebencian
Indonesia
Sambut Tahun 2021, Imam Besar Masjid Istiqlal Ingatkan Umat Hilangkan Rasa Kebencian

Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar, mengajak umat untuk melakukan intropeksi diri dan penyucian diri dalam muhasabah dan murakabah.

Lebih dari 50 Calon Penumpang Kereta Api di Cirebon Positif COVID-19
Indonesia
Lebih dari 50 Calon Penumpang Kereta Api di Cirebon Positif COVID-19

Sedangkan yang dinyatakan positif tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan

BPK Apresiasi KPK Bongkar Kasus Suap Bansos COVID-19
Indonesia
BPK Apresiasi KPK Bongkar Kasus Suap Bansos COVID-19

Proses penegakan hukum yang dilakukan KPK perlu didukung sebagai bagian perjuangan menghadapi pandemi COVID-19.

KPK Tetapkan Bupati Banggai Laut Tersangka Suap
Indonesia
KPK Tetapkan Bupati Banggai Laut Tersangka Suap

KPK menetapkan Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Laut tahun 2020.

Wagub DKI Sebut Waduk yang Dibuat Pempus Hanya Atasi Banjir 11 Persen
Indonesia
Wagub DKI Sebut Waduk yang Dibuat Pempus Hanya Atasi Banjir 11 Persen

"Dua waduk Insya Allah akhir tahun jadi ciawi dan di sukamahi. Namun belum cukup itu baru memberi kontribusi mengurangi banjir di DKI 11 persen," kata Riza