Benny Wenda Diserukan Bangun dari Tidur Panjangnya Benny Wenda (kanan). (Foto: Facebook/bennywenda)

Merahputih.com - Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah menyebut pimpinan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda yang mendeklarasikan pemerintahan sementara Papua Barat terjebak dalam mimpi. Ia mengajak Benny bersama-sama membangun Papua.

"Sebagai sesama anak bangsa, meski Wenda lebih memilih warga negara Inggris, saya menyerukan agar Wenda bangun dari tidur panjangnya," ujar Basarah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (4/12).

Baca Juga:

Polri: Benny Wenda Desain Kerusuhan Demo Wamena

Menurut dia, Benny Wenda tidak sadar dimanfaatkan sebagai proxy oleh negara lain yang memberi ilusi bahwa Papua akan merdeka. Padahal hampir seluruh negara-negara lain tetap mengakui kedaulatan Indonesia.

Benny Wenda pun disebutnya tidak menyadari perkembangan yang terjadi di Tanah Papua, dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) hingga infrastruktur.

Tokoh Papua Benny Wenda dituding sebagai aktor dibalik kerusuhan Papua
Benny Wenda dituding sebagai aktor dibalik kerusuhan di Papua (Foto: RNZ)

Ketua DPP PDI Perjuangan itu selanjutnya mengatakan bahwa berdasarkan fakta sejarah, negara Papua tidak pernah ada karena sebelum Belanda melakukan kolonisasi. Papua adalah daerah dengan banyak suku yang saling berperang dalam memperebutkan wilayah dan sumber daya.

Papua bersama wilayah Indonesia lainnya adalah bekas jajahan Belanda sehingga berdasarkan prinsip uti possidentis juris, setelah Indonesia merdeka, maka Indonesia mewarisi bekas jajahan Belanda, termasuk Papua. Hal itu juga diperkokoh dengan hasil Penentuan Pendapat Rakyat (1969) berupa rakyat Papua memilih tetap bergabung dengan NKRI.

Baca Juga:

Dituduh Biang Rusuh, Kapolri Ungkap Benny Wenda Punya Sejumlah Pengikut di Indonesia

Sebelumnya, Gerakan Persatuan Pembebasan untuk Papua Barat (ULMWP) mendeklarasikan pemerintahan sementara pada Selasa (1/12) dan menominasikan Benny Wenda, pemimpin yang diasingkan dan tinggal di Inggris, sebagai presiden. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengamat Sosial UI Setuju Usul JHL Group Nakes Dapat Penghargaan Hingga Fasilitas Bekerja
Indonesia
Pengamat Sosial UI Setuju Usul JHL Group Nakes Dapat Penghargaan Hingga Fasilitas Bekerja

Yang tak kalah penting pemerintah wajib menyediakan kendaraan antar jemput

Cuitan 'Paha Calon Wawalkot Tangsel' Dinilai Rendahkan Martabat Perempuan
Indonesia
Cuitan 'Paha Calon Wawalkot Tangsel' Dinilai Rendahkan Martabat Perempuan

Hal tersebut lantaran, cuitan tersebut mengarah pada satu-satunya calon Wakil Wali kota perempuan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

3 Kabupaten Terkena Dampak Paling Parah Siklon Seroja
Indonesia
3 Kabupaten Terkena Dampak Paling Parah Siklon Seroja

Data yang terkumpul hingga Selasa (6/4) pukul 20.00 WIB menyebutkan bahwa jumlah korban mencapai 117 meninggal, 76 hilang, dan 146 luka.

Ravio Patra Ajukan Gugatan Praperadilan
Indonesia
Ravio Patra Ajukan Gugatan Praperadilan

Gugatan praperadilan itu telah terdaftar di PN Jakarta Selatan dengan nomor perkara 63/PID/PRA/2020/PN.JKT.SEL tertanggal 3 Juni 2020.

Penerbangan Bandara Adi Soemarmo Meningkat, Angkasa Pura Ubah Jam Operasional
Indonesia
Penerbangan Bandara Adi Soemarmo Meningkat, Angkasa Pura Ubah Jam Operasional

Perubahan tersebut untuk mengakomodir penerbangan pada pagi hari.

MAKI Sesalkan Dewas KPK Tunda Sidang Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Firli Bahuri
Indonesia
MAKI Sesalkan Dewas KPK Tunda Sidang Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Firli Bahuri

Sedianya Dewas KPK membacakan putusan hari ini, Selasa (15/9)

[HOAKS atau FAKTA]: Keluarga Pemilik BPJS Bakal Dapat BLT Rp4 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Keluarga Pemilik BPJS Bakal Dapat BLT Rp4 Juta

Akun Facebook Mak Dziyan Rayyan mengunggah sebuah unggahan yang berisikan keluarga pemilik BPJS akan dapat BLT Rp4 Juta.

BNPB Imbau Warga Lereng Gunung Ili Lewotolok Jangan Nekat Lawan Alam
Indonesia
BNPB Imbau Warga Lereng Gunung Ili Lewotolok Jangan Nekat Lawan Alam

Kalau satu dua masih bertahan di kampung, diperingatkan untuk mengungsi

[HOAKS atau FAKTA]: Sultan Bahrain Dikawal Robot Pelacak Dilengkapi Pistol
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Sultan Bahrain Dikawal Robot Pelacak Dilengkapi Pistol

Akun Yatie Cassad (fb.com/yatie.zelda) mengunggah sebuah video yang menyatakan Sultan Bahrai dikawal robot pelacang dilengkai pistol.

Mabes Polri Jawab Isu Virtual Police Kekang Kebebasan Warganet
Indonesia
Mabes Polri Jawab Isu Virtual Police Kekang Kebebasan Warganet

Virtual Police disebut hadir sebagai bagian dari pemeliharaan kamtibmas, khususnya di ruang digital agar bersih, sehat, dan produktif.