Korupsi Jiwasraya
Benny dan Heru Dituntut Hukuman Bui Seumur Hidup Jiwasraya. (Foto: Jiwasraya).

MerahPutih.com - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta untuk menjatuhkan hukuman seumur hidup dan denda Rp 5 miliar subsider 1 tahun kurungan terhadap Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro.

Selain itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hal yang sama terhadap Heru Hidayat. Jaksa meyakini Komisaris Utama PT Trada Alam Minera, bersalah telah melakukan korupsi terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya.

Jaksa meyakini Benny dan Heru bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan memperkaya diri bekerjasama dengan tiga mantan pejabat PT Asuransi Jiwasraya senilai Rp16 triliun.

Baca Juga:

YLBHI: Manipulasi Laporan Keuangan Jiwasraya Bisa Jadi Pemberat Bagi Terdakwa

"Menuntut supaya dalam perkara ini majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang mengadili untuk memutuskan: Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan tindak pencucian uang," kata jaksa penuntut umum, saat membacakan surat tuntutan, Kamis (15/10).

Benny juga dituntut membayar uang pengganti sejumlah Rp 6.078.500.000.000. Jaksa mengungkapkan Benny Tjokro dan Heru Hidayat bekerja sama dalam korupsi ini. Jaksa meyakini bahwa Benny dan Heru terbukti bekerjasama mengendalikan saham dengan cara tidak wajar.

"Terdakwa Heru Hidayat bersama saudara Benny Tjokro melakukan kesepakatan dengan menjual membeli saham untuk menaikan harga saham-saham tertentu seperti SMRU, IKP, Tram, MRYX dengan mengendalikan saham dikendalikan oleh orang Heru Hidayat dan Benny Tjokro sehingga harga saham mengalami kenaikan seolah-olah sesuai permintaan saham yang wajar, padahal diatur pihak-pihak tertentu. Setelah saham-saham itu naik secara tak wajar, kemudian Benny Tjokro dan Heru Hidayat menjual saham itu ke PT AJS (Asuransi Jiwasraya)," beber jaksa

Jaksa menyebutkan negara mengalami kerugian sebesar Rp16 triliun atas pengendalian saham yang dilakukan Benny Tjokro dkk dan tiga mantan petinggi Jiwasraya. Sehingga ditemukan kerugian negara terhadap investasi saham sejumlah Rp 4.650.283.375.000, dan kerugian negara atas investasi reksa dana senilai Rp 12,157 triliun, sehingga total kerugian negara secara keseluruhan 16.807.283.375.000,00 triliun.

Jaksa juga menuntut Majelis Hakim menjatuhkan pidana tambahan terhadap Heru Hidayat berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp10.728.783.375.000. Jika uang pengganti tidak dibayar dalam waktu sebulan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, jaksa bakal menyita harta benda Heru Hidayat dan melelangnya untuk menutupi uang pengganti tersebut.

"Ralam hal terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti maka diganti pidana penjara selama 10 tahun," ujar Jaksa.

Benny Tjorko dan Heru Hidayat juga diyakini terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Keduanya diyakini menyembunyikan hartanya dengan membeli aset. Tindakan pencucian uang yang dilakukan Benny dan Heru itu disamarkan dengan membeli tanah hingga jual beli saham. (Pon)

Baca Juga:

Kejagung Tetapkan Bos PT Himalaya Energi Perkasa Tersangka Baru Kasus Jiwasraya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PP PSBB Sudah, Kini Pemerintah Siapkan PP Larangan Mudik Lebaran
Indonesia
BPBD DKI: 2.867 Orang Masih Mengungsi di Jakarta Barat Akibat Banjir
Indonesia
BPBD DKI: 2.867 Orang Masih Mengungsi di Jakarta Barat Akibat Banjir

Jakarta Barat banjir terjadi karena luapan dari Sungai Angke, Kali Pesanggrahan, Kanal Banjir Barat, dan banjir rob

 Tol Trans Jawa Jadi Biang Kerok Penurunan Penumpang di Bandara Adi Soemarmo Solo
Indonesia
Tol Trans Jawa Jadi Biang Kerok Penurunan Penumpang di Bandara Adi Soemarmo Solo

PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah mencatat adanya penurunan jumlah penumpang sebanyak 27 persen saat Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)

KPK Korek Dua Saksi Kasus Suap Proyek SPAM Kementerian PUPR
Indonesia
KPK Korek Dua Saksi Kasus Suap Proyek SPAM Kementerian PUPR

"Keduanya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka LJP (Leonardo Jusminarta/Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

390 Ribu Tempat Usaha Ditutup karena Langgar Protokol Kesehatan
Indonesia
390 Ribu Tempat Usaha Ditutup karena Langgar Protokol Kesehatan

Jumlah orang dan tempat usaha yang ditindak saar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) makin banyak saja.

Jerinx Divonis 14 Bulan Penjara dan Denda Rp10 Juta
Indonesia
Jerinx Divonis 14 Bulan Penjara dan Denda Rp10 Juta

Jerinx dinyatakan bersalah terkait unggahannya soal 'IDI Kacung WHO'

Kejaksaan Agung Raih WTP dari BPK
Indonesia
Kejaksaan Agung Raih WTP dari BPK

Capaian WTP laporan keuangan kejaksaan ini merupakan kado dari BPK untuk Hari Bhakti Adhyaksa Tahun 2020

Jokowi Kesal Kena Macet di Jalanan, Polisi: Maklum Banyak Acara
Indonesia
Jokowi Kesal Kena Macet di Jalanan, Polisi: Maklum Banyak Acara

Gatot Eddy Pramono mengklarifikasi soal keluhan Presiden Joko Widodo tentang kemacetan jalanan di Jakarta.

Ratusan WNA Dilarang Masuk Indonesia
Indonesia
Ratusan WNA Dilarang Masuk Indonesia

Alasan penolakan di antaranya karena pernah berada di episentrum penyebaran virus corona di Tiongkok.

Update COVID-19 Kamis (23/4): 7.775 Kasus Positif, 647 Pasien Meninggal Dunia
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (23/4): 7.775 Kasus Positif, 647 Pasien Meninggal Dunia

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 357 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto