Bendum Demokrat Balikpapan Diduga Tampung Uang Suap Bupati PPU KPK memperlihatkan barang bukti kasus dugaan korupsi Bupati Penajem Paser Utara, Abdul Gafur Mas'ud saat Konferensi Pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/1). Foto: MP/Dicke Prasetia

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas'ud dan Bendahara DPC Partai Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balqis sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek dan perizinan.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, Nur Afifah diduga membantu Bupati Abdul Gafur yang merupakan Ketua DPC Demokrat Balikpapan menyimpan uang suap dari para pengusaha.

Baca Juga

KPK Tetapkan Bupati Penajam Paser Utara Tersangka Suap

"Tersangka AGM (Abdul Gafur Mas'ud) diduga bersama tersangka NAB (Nur Afifah Balqis), menerima dan menyimpan serta mengelola uang-uang yang diterimanya dari para rekanan di dalam rekening bank milik tersangka NAB yang berikutnya dipergunakan untuk keperluan tersangka AGM," kata Alex di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/1).

Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud (AGM) dihadirkan saat Konferensi Pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/1). Foto: MP/Dicke Prasetia
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud (AGM) dihadirkan saat Konferensi Pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/1). Foto: MP/Dicke Prasetia

Nur Afifah diduga merupakan orang kepercayaan Abdul Gafur untuk mengurus penerimaan uang suap dari para pengusaha. Dia juga diduga membantu untuk mengatur keuangan yang diterima dari hasil suap untuk keperluan Abdul Gafur.

"Ditemukan pula uang tersimpan dalam rekening bank milik NAB sejumlah Rp 447 juta yang diduga milik tersangka AGM yang diterima dari para rekanan," ungkap Alex.

Alex mengungkapkan, Nur Afifah ditangkap bersama Abdul Gafur dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, pada Rabu (12/1). Saat penangkapan itu, Nur Afifah, Abdul Gafur dan orang kepercayaannya Nis Puhadi sedang berada di sebuah mall.

"Dengan membawa uang sejumlah Rp 950 juta," kata Alex.

Baca Juga

Terjaring OTT KPK, Intip Deretan Miliaran Harta Bupati Penajam Paser Utara!

Sebelum terjaring OTT, Nur Afifah juga sempat memberikan uang sebesar Rp 50 juta untuk melengkapi uang yang dibawa sebelumnya dari rekening pribadinya. Total, uang Rp1 miliar itu dimasukkan ke dalam koper yang sudah disiapkan oleh Nur Afifah.

Selain Abdul Gafur dan Nur Afifah, KPK juga menetapkan empat tersangka lainnya dalam kasus ini. Keempat tersangka itu yakni, pihak swasta Ahmad Zuhdi; Plt Sekda Penajem Paser Utara Mulyadi; Kepala Dinas PURR Penajam Paser Utara Edi Hasmoro; dan Kepala Bidang Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Jusman. (Pon)

Baca Juga

Ditangkap di Jakarta, Bupati Penajam Paser Utara Langsung Diperiksa KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Setelah Terbang 7 Jam dari Inggris, Jokowi Tiba di Abu Dhabi
Dunia
Setelah Terbang 7 Jam dari Inggris, Jokowi Tiba di Abu Dhabi

Presiden Joko Widodo dalam satu pekan ini melakukan kunjungan kerja ke Italia untuk menghadiri KTT G20, dilanjutkan KTT Perubahan Iklim di Inggris.

Libur Idul Fitri Bikin Ekonomi Daerah Bergeliat
Indonesia
Libur Idul Fitri Bikin Ekonomi Daerah Bergeliat

Hampir semua daerah di Indonesia merasakan efek positif dengan ritual pulang kampung ke daerah.

Institute of The Arts Beberkan Alasan Beri Gelar Profesor Tertinggi ke Megawati
Indonesia
Institute of The Arts Beberkan Alasan Beri Gelar Profesor Tertinggi ke Megawati

Institut Seni Seoul atau Seoul IInstitute of The Arts (SIA) secara resmi menganugerahkan gelar Honorary Chair Professor, gelar profesor kehormatan tertinggi kepada Megawati Soekarnoputri.

Bentak ASN Wyata Bandung karena Lelet, Risma: Mau Tak Tendang Apa
Indonesia
Bentak ASN Wyata Bandung karena Lelet, Risma: Mau Tak Tendang Apa

"Ini lagi bapak, ngapain aku disiapin musik segala, mau tak tendang apa. Emang aku kesenengan apa ke sini," bentak Risma,

Tak Terpilih Jadi Mangkunegoro X, Cucu Bung Karno GPH Paundra Pasrah
Indonesia
Tak Terpilih Jadi Mangkunegoro X, Cucu Bung Karno GPH Paundra Pasrah

Puro Mangkunegaran menunjuk GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo sebagai KGPAA Mangkunegoro X.

617 Orang Positif COVID-19 dalam Sehari, Waspada Gelombang Baru Pascamudik
Indonesia
617 Orang Positif COVID-19 dalam Sehari, Waspada Gelombang Baru Pascamudik

Kasus positif di Indonesia kembali bertambah sebanyak 617 orang pada Rabu (27/4).

Politikus PSI Buka-bukaan setelah Dicecar KPK Terkait Anggaran Formula E
Indonesia
Politikus PSI Buka-bukaan setelah Dicecar KPK Terkait Anggaran Formula E

Menurut Anggara, PSI dari awal sudah konsisten menolak kegiatan tersebut. Tegas dia, kalau kader PSI dimintai penjelasan oleh KPK, pasti akan datang dan menjelaskan yang diketahui secara lengkap agar perkara ini bisa terang benderang.

Setahun Diresmikan Jokowi, KRL Yogyakarta-Solo Tembus 2,2 Juta Pengguna
Indonesia
Setahun Diresmikan Jokowi, KRL Yogyakarta-Solo Tembus 2,2 Juta Pengguna

Tepat pada 1 Maret pada 2021, KRL Yogyakarta-Solo telah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ferdy Yuman Didakwa Sembunyikan Nurhadi saat Jadi Buronan KPK
Indonesia
Ferdy Yuman Didakwa Sembunyikan Nurhadi saat Jadi Buronan KPK

Jaksa menyebut Ferdy Yuman menyembunyikan Nurhadi dan Rezky saat menjadi buronan KPK.

 154 Pelamar CPNS Solo Tidak Hadir Saat SKD, Panitia Langsung Coret
Indonesia
154 Pelamar CPNS Solo Tidak Hadir Saat SKD, Panitia Langsung Coret

Perbandingan formasi dan pelamar pada CPNS tahun ini sebanyak 1:48 orang sehingga cukup ketat. Seleksi ketat ada pada formasi tenaga kesehatan (nakes), kemudian tenaga teknis.