Benda Mencurigakan Bertuliskan 'Kalau Teriak, Bom Meledak' Bikin Takut Takmir Masjid UNY Masjid penemuan benda menyerupai bom (MP/Teresa Ika)

Merahputih.com - Sebuah benda diduga bom ditemukan di masjid kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Selasa (11/8). Benda terbungkus plastik hitam itu pertama kali ditemukan oleh takmir masjid, Rizki Nugraha.

Rizky menjelaskan ia menemukan benda tersebut saat sedang membersihkan loker masjid bersama teman-temannya. Di salah satu loker, ia menemukan sebuah tulisan bernada ancaman bom.

"Tulisan 'kalau teriak, bom meledak' menempel disalah satu laci loker. Saya kira becanda. Lalu saya buka laci dan ada plastik kresek warna hitam," kata Rizky di Masjid UNY Yogyakarta.

Baca Juga:

PP Korban Terorisme Sudah Diteken, LPSK Ambil Langkah Cepat

Benda mencurigakan itu ditemukan di loker no 108 sekitar pukul 09.15. Rizky kemudian mengeluarkannya dan membawanya ke Masjid.

Ia bersama teman-teman membuka kantong plastik hitam tersebut. Isinya sebuah jam digital, kabel-kabel, amplop, sebungkus rokok, tali rafia,charger dan usb wareless.

"Isinya benda itu menyerupai bom. Saya takut dan langsung lapor ke satpam sini. Satpam kemudia lapor ke Polres Sleman,"kata ketua takmir harian masjid Al Mujahidin ini.

Kasat reskrim Polres Sleman, AKP Deny Irwansyah (MP/Teresa Ika)

Sebelum penemuan benda menyerupai bom ini, Rizky tidak melihat pihak-pihak yang mencurigakan disekitar masjid. Kondisi Masjid juga nampak sepi. Rizky menduga pelaku meletakkan benda mencurigakan ini sudah lama.

Pasalnya sejak pandemi terjadi, kegiatan belajar mengajar mahasiswa dilakukan via daring. Masjidpun hanya dipakai segelintir orang untuk salat Jumat atau salat lima waktu.

"Sudah empat bulan masjid sepi. Saya lihat didalamnya ada sarang laba-laba dan bubuk lemari. Mungkin sudah ada disitu beberapa bulan lalu,"pungkasnya.

Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Deny Irwansyah membenarkan penemuan benda menyerupai bom di Masjid UNY. Usai melakukan olah TKP, benda tersebut tidak membahayakan dan bukan Bom.

Baca Juga:

Kepala BNPT Ingatkan Ancaman Radikalisme Jadi Pangkal Terorisme

Pihaknya telah mewawancarai beberapa orang sebagai saksi. Namun Polres Sleman belum bisa menduga siapa pelaku dan apa motifnya.

"Kami belum bisa menyimpulkan ke hal teror juga karena masih dalam proses penyelidikan. Rekaman Cctv sedang kali periksa," tegas Deny.

Saat ini lokasi penemuan benda tersebut telah dipasangi garis kuning polisi. Pihak rektorat UNY juga belum membelikan klarifikasi resmi perihal penemuan benda diduga Bom ini. (Teresa Ika/Yogyakarta)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH