Bencana Longsor di Bogor Telan Satu Korban Jiwa Petugas BPBD Kabupaten Bogor berusaha membersihkan material longsor yang menutupi jalur utama Puncak Bogor, Jawa Barat, Senin (5/2). (ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya)

MerahPutih.Com - Satu warga dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa bencana alam tanah longsor yang terjadi di Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/5).

Menurut laporan yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, satu warga tersebut diduga tertimbun material longsoran setinggi empat meter dan belum ditemukan.

Baca Juga:

Pandemi COVID-19, Majelis Rektor PTN Berikan Keringanan Mahasiswa Bayar Uang Kuliah

Selain itu, bencana alam yang dipicu oleh intensitas hujan tinggi dan kontur tanah yang labil juga menyebabkan empat warga mengalami luka-luka.

Ilustrasi tanah longsor
Ilustrasi longsor. (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

"Mereka sudah mendapatkan penanganan medis," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangannya, Rabu (13/5).

Kemudian bencana tersebut juga mengakibatkan rumah milik 14 Kepala Keluarga (KK) dan 51 jiwa rusak berat, 1 majilis jami terancam dan 2 unit fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) juga rusak berat.

"Sebanyak 69 KK/242 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bogor dibantu Dinas PUPR Kab bogor, Babinsa, Aparat desa setempat, Linmas desa, Satpol PP, Babinmas dan masyarakat setempat telah melakukan upaya lebih lanjut untuk pendataan dan evakuasi korban.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Sitkom Bajaj Bajuri Ramalkan Corona Sejak 17 Tahun Lalu

Selain itu pihak desa dan masyarakat setempat juga membangun Posko Darurat,Dapur umum, dan Posko Kesehatan. Sementara itu, para warga terdampak membutuhkan kebutuhan dasar berupa logistik tanggap darurat.(Pon)

Baca Juga:

Corona Masih Mengancam, Pemerintah Gamang Relaksasi Tempat Ibadah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kuasa Hukum: Putusan Heru Hidayat Tidak Berdasarkan Fakta Persidangan
Indonesia
Kuasa Hukum: Putusan Heru Hidayat Tidak Berdasarkan Fakta Persidangan

Menurut Kresna Hutahuruk, kliennya tidak ada keterkaitan dengan investasi PT Asuransi Jiwasraya.

Muhammadiyah Dorong KPK Tidak Takut Jatuhkan Hukuman Mati Pada Mensos Juliari
Indonesia
Muhammadiyah Dorong KPK Tidak Takut Jatuhkan Hukuman Mati Pada Mensos Juliari

PP Muhammadiyah mendorong KPK tidak takut untuk menjatuhkan hukuman mati kepada pihak-pihak yang terbukti mengkorupsi dana bansos.

75 Juta Jiwa Perlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Luncurkan Program Atensi
Indonesia
75 Juta Jiwa Perlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Luncurkan Program Atensi

Program ATENSI ini akan diimplementasi oleh 41 unit pelaksana teknis (UPT) Kemensos yaitu balai besar/balai/loka rehabilitasi sosial di seluruh Indonesia.

Trans Flores Jadi Alternatif Menuju Titik Bencana
Indonesia
Trans Flores Jadi Alternatif Menuju Titik Bencana

Jalan Raya Trans Flores yang menghubungkan Kota Maumere dan Kota Larantuka menjadi jalur alternatif transportasi darat menuju lokasi bencana banjir bandang di Pulau Adonara.

Industri Game Justru Naik di Masa Pandemi
Indonesia
Industri Game Justru Naik di Masa Pandemi

Industri game daring (esport) justru mengalami kenaikan penjualan saat banyak sektor ekonomi tertekan akibat pandemi COVID-19.

Kelompok Buruh Klaim Program Tapera Jadi Harapan Pekerja Miliki Rumah
Indonesia
Kelompok Buruh Klaim Program Tapera Jadi Harapan Pekerja Miliki Rumah

Program Tapera harus diarahkan agar buruh benar-benar bisa memiliki rumah

Jaksa Pinangki Didakwa Terima 500 Ribu Dolar AS dari Djoko Tjandra
Indonesia
Jaksa Pinangki Didakwa Terima 500 Ribu Dolar AS dari Djoko Tjandra

Pinangki Sirna Malasari didakwa menerima duit sebesar USD 500 ribu dari Djoko Tjandra.

Salah Ambil Keputusan Soal COVID-19, Ekonomi Indonesia Terpuruk Makin Dalam
Indonesia
Salah Ambil Keputusan Soal COVID-19, Ekonomi Indonesia Terpuruk Makin Dalam

Pencetakan uang yang berlebihan tanpa underlying berpotensi munculnya krisis ekonomi baru

Kasus Kondensat, Eks Kepala BP Migas Raden Priyono Dituntut 12 Tahun Penjara
Indonesia
Kasus Kondensat, Eks Kepala BP Migas Raden Priyono Dituntut 12 Tahun Penjara

Jaksa meyakini, perbuatan kedua terdakwa mengakibatkan kerugian negara atas penjualan minyak mentah PT Trans Pasific Petrochemical Indomata (TPPI) senilai USD 2,7 miliar

Freeport Siapkan 50 Ribu Rapid Test untuk Karyawan
Indonesia
Freeport Siapkan 50 Ribu Rapid Test untuk Karyawan

PT Freeport Indonesia menyiapkan 50 ribu rapid test untuk pemeriksaan terhadap karyawan termasuk dari sub kontraktor.