Benarkah Jumat Tanggal 13 Adalah Hari Sial? Jumat tanggal 13 sering dikaitkan dengan hari yang kurang beruntung. (Foto: Gun Media)

13 menjadi angka yang sering dianggap keramat dan sudah diyakini banyak orang. Tak heran, angka 13 juga sering dianggap sebagai angka sial dan diidentikkan dengan film horor. Sama halnya dengan hari Jumat. Mitos hari Jumat juga selalu identik dengan hal serupa.

Bayangkan jika keduanya digabungkan menjadi satu, yakni Jumat tanggal 13. Sebagian orang menanggap hari tersebut tidak baik dan sarat kesialan. Ketakutan akan peristiwa ini disebut friggatriskaidekaphobia atau paraskevidekatriaphobia. Hal-hal mistik akan semakin terasa jika jatuh pada situasi yang sama. Namun, tahukah kamu darimana munculnya pernyataan ini?

Baca juga:

Monster Loch Ness, Fakta atau Mitos?

Benarkah Jumat Tanggal 13 Adalah Hari Sial?
Perjamuan terkahir Yesus dianggap sebagai alasan mengapa angka 13 menjadi angka yang kurang beruntung. (Foto: Pixabay/3444753)

Jumat tanggal 13 dianggap sebagai hari paling sial dalam kalender Gregorian. Kalender ini paling banyak dipakai di dunia barat. Tepat pada hari ini, hari paling ‘menakutkan’ itu telah kembali terulang. Dilansir dari laman MentalFloss, salah satu hal yang berkaitan dengan peristiwa ini adalah Alkitab Kristen.

Salah satu kisah yang menjadi asal-muasal 13 menjadi angka sial adalah 'The Last Suppered' atau Perjamuan Terakhir. Selama Perjamuan Terakhir, ada 13 tamu termasuk Yesus dan 12 nabi, salah satu di antaranya ialah Yudas sang pengkhianat. Sejak itu, beberapa orang percaya pada takhayul tentang 13 tamu yang hadir di perjamuan tersebut. Selain itu, Yesus juga disalibkan pada hari Jumat.

Baca juga:

5 Mitos Tentang Penuaan Ini Sebaiknya Dilupakan

Mengutip laman National Geographic, pada 2017 hanya ada dua hari jumat yang bertepatan dengan tanggal 13, yakni 13 Januari dan 13 Oktober. Kita tak perlu menganggap hal ini terlalu serius. Pada dasarnya, hari yang dianggap menakutkan akan memberikan sugesti. Kemudian membuat kita seolah-olah mengalami kesialan juga.

Memang tidak ada alasan logis untuk takut pada hal yang dianggap sebagai sebuah kebetulan, baik itu tanggal maupun hari. Namun, Jumat tanggal 13 dapat memiliki dampak yang nyata. Tanpa sadar, kita menciptakan sendiri dalam pikiran entah pada hari itu akan terjadi kebaikan atau keburukan.

Seorang ilmuwan perilaku di Universitas Chicago, Jane Risen, mengungkapkan bahwa takhayul dapat mempengaruhi pikiran bahkan untuk orang yang tidak percaya sekalipun. Dalam sebuah penelitian, Risen menyimpulkan bahwa orang yang percaya atau tidak dengan takhayul, keduanya akan mendapat hal buruk ketika mereka sedang merasa sial.

Peristiwa kurang beruntung ini hanya dirasakan oleh sebagian orang. Secara universal, fenomena ini tidak dipandang sebagai hari yang buruk. Misalnya di Italia, angka 13 dianggap sebagai angka keberuntungan. Penelitian membuktikan bahwa sangat sedikit bukti yang menunjukkan bahwa Jumat tanggal 13 memang hari yang sial. Tidak ada efek yang kemudian akan terjadi kecelakaan, bencana alam, dan peristiwa buruk lain. (and)

Baca juga:

Mitos Tentang Tidur yang Perlu Kamu Tahu, Nomor 4 Paling Berbahaya!


Tags Artikel Ini

Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH