BEM SI Jabar Tidak Puas Kinerja Jokowi-Ma'ruf dan Soroti Pencemaran Lingkungan Demo Mahasiswa di Bandung, Jawa Barat. (Foto: Imanha)

MerahPutih.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEMSI) Jawa Barat melakukan demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Bandung, Kamis, (21/10). Mereka menyuarakan ketidakpuasannya terhadap dua tahun kinerja kabinet Indonesia Maju.

Mahasiswa dari berbagai kampus tersebut menuntut agar DPRD Provinsi Jawa Barat menyampaikan aspirasinya terkait evaluasi dua tahun kinerja Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Jokowi-Ma'ruf.

Baca Juga:

Eks Wakil Ketua KPK: Penegakan Hukum di Rezim Jokowi Bermasalah

Dalam tuntutannya, mereka juga meminta DPRD Jabar menyampaikan tuntutan mereka kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengenai pencemaran lingkungan di Cirebon dan Indramayu serta ketimpangan dan masalah pendidikan di Jawa Barat.

Anggota DPRD Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe, Daddy Rohanady, R. Teddy, dan Sadar Muslihat menemui langsung para masa aksi tersebut.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe mengatakan, pihaknya telah menerima aspirasi dari masa aksi dan akan meneruskan nya ke pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Aspirasinya mengenai, pencemaran lingkungan di Cirebon dan Indramayu, serta masalah pendidikan di Jawa Barat," katanya, di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat.

Demo mahasiswa di Bandung,Jawa Barat. (Foto: Imanha)
Demo mahasiswa di Bandung,Jawa Barat. (Foto: Imanha)

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady menyebut, pihaknya langsung menanggapi tuntutan tersebut dengan langsung berkoordinasi untuk melakukan rapat dengan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat untuk membahasnya.

"Kami rapat untuk mengetahui itu sebenarnya posisi nya ada dimana, baca petanya seperti apa," tambah Daddy. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Jokowi Sebut 99 Juta Dosis Vaksin Bakal Disuntikkan sampai Akhir 2021

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Dalami Mark Up Harga Tanah di Munjul Lewat Direktur Sarana Jaya
Indonesia
KPK Dalami Mark Up Harga Tanah di Munjul Lewat Direktur Sarana Jaya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Denan Matulandi Kaligis.

Terjerat TPPU, Aset CEO PT Jouska Bakal Disita Bareskrim
Indonesia
Demo Buruh di Balai Kota DKI Diwarnai Pelemparan ke Petugas Satpol PP dan Polisi
Indonesia
Demo Buruh di Balai Kota DKI Diwarnai Pelemparan ke Petugas Satpol PP dan Polisi

Sejumlah buruh dari berbagai wilayah Jakarta kembali menggeruduk Anies hari ini karena kecewa soal penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Diagnos Lab Luncurkan Circle DNA, Pasien Bisa Dapat Lebih dari 500 Data Genetik
Indonesia
Diagnos Lab Luncurkan Circle DNA, Pasien Bisa Dapat Lebih dari 500 Data Genetik

Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) hari ini resmi meluncurkan produk terbarunya yaitu Circle DNA by Diagnos Genomics.

Dananjaya, Pelatih Arseto Solo Juara Galatama 1992 Tutup Usia
Indonesia
Dananjaya, Pelatih Arseto Solo Juara Galatama 1992 Tutup Usia

Kabar duka menyelimuti persepakbolaan Indonesia khususnya Kota Solo, Jawa Tengah.

Kapolsek dan Anak Buah Terciduk Nyabu, Polrestabes Tes Urine Personil
Indonesia
Kapolsek dan Anak Buah Terciduk Nyabu, Polrestabes Tes Urine Personil

Dengan adanya kasus keterlibatan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polrestabes Bandung, Ujang mengimbau kepada seluruh anggotanya untuk tidak main-main dengan barang terlarang itu.

Kampung Halamannya Diguncang Bom Bunuh Diri, Ini Reaksi Jusuf Kalla
Indonesia
Kampung Halamannya Diguncang Bom Bunuh Diri, Ini Reaksi Jusuf Kalla

Jusuf Kalla yang juga Ketua PMI ini meminta agar aparat keamanan dapat segera mengungkap motif dan menangkap jaringan pelakunya.

160 Ribu Warga Kota Bogor bakal Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
160 Ribu Warga Kota Bogor bakal Disuntik Vaksin COVID-19

Menurut Bima Arya, sasaran vaksinasi COVID-19 mencakup sekitar 20 persen dari warga Kota Bogor yang berusia produktif atau sekitar 160 ribu orang.