BEM dan Organisasi Pemuda Diminta Ikut Bantu Pemerintah Gencarkan Vaksinasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Jokowi meninjau kegiatan Serbuan Vaksinasi Merdeka di Kampus IPB University, Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/9). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

MerahPutih.com - Polri bersinergi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) menggelar kegiatan vaksinasi merdeka di seluruh Indonesia secara serentak.

Kegiatan ini juga ditinjau langsung oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Institut Pertanian Bogor (IPB), Rabu (22/9), yang merupakan lokasi acara puncak vaksinasi merdeka tersebut.

Baca Juga

Di Sidang ke-76 PBB, Indonesia Bawa Isu Kesenjangan Vaksinasi Antar Negara

Menurut Listyo, sinergitas dengan BEM dan OKP tersebut, merupakan upaya dari Polri untuk mempercepat dan mencapai target yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi, terkait vaksinasi satu hari dua juta dosis.

"Vaksinasi Merdeka ini dilaksanakan secara serentak, yang merupakan sinergi antara Polri dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP)," kata Listyo saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau vaksinasi merdeka di IPB.

Dalam hal ini, Listyo juga menekankan, sinergi dengan BEM dan OKP juga dapat membantu Pemerintah dalam melakukan sosialisasi pentingnya vaksinasi kepada masyarakat.

Sehingga diharapkan, warga tak ragu atau takut untuk melaksanakan vaksin.

Mengingat, kata Listyo, sebagaimana dengan pernyataan Presiden Jokowi, dua kunci pengendalian COVID-19 yakni percepatan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan dengan ketat.

"Sehingga semua masyarakat tahu manfaat vaksin bisa cegah fatalitas dan bentuk kekebalan komunal sebagai persiapan dari pandemi menuju ke endemi," ucapnya

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Rektor IPB Prof Arif Satria mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan Serbuan Vaksinasi Merdeka di Kampus IPB University, Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/9/2021). (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)

Listyo mengungkapkan, vaksinasi ini diselenggarakan di 96 titik. Meliputi 51 Universitas, 15 Sekolah Tinggi/Institut/Akademi/Politeknik dan 30 Lokasi lainnya seperti Pondok Pesantren (Ponpes), tempat Ibadah, SD, SMK, lapangan, Balairung, Rumah Sakit (RS), Yayasan, Kantor Kecamatan, Aula, Stadion, Balai Desa, Greenpark, Gedung DPRD, Perumahan, Auditorium, Gereja, Mall dan Gedung Wanita.

"Dengan sasaran yaitu mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum," ujar mantan Kapolda Banten tersebut.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi dan Kapolri juga menyempatkan untuk menyapa secara virtual daerah lainnya yang juga menggelar kegiatan vaksinasi merdeka, yakni Papua Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kepulauan Riau (Kepri).

Tak hanya itu, vaksinasi merdeka inu juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang perekonomiannya paling terdampak Pandemi COVID-19.

Adapun BEM yang terlibat dalam kegiatan ini diantaranya adalah, BEM-SI, BEM Nusantara, BEM Bulukumba, BEM Universitas Halmahera, BEM UGM, BEM UIN Yogyakarta, BEM Nusantara, BEM Bandung Raya, BEM Muh Banjarmasin, BEM IPB Bogor, BEM Efarina Pematang Siantar, BEM Universitas Riau, BEM Universitas Warmadewa, dan BEM Universitas Muhammadiyah.

Kemudian, 15 OKP yang terlibat yakni, PB Semmi, Rumah Milenial, OKP Sahat, GAMKI, GMNI, GINKA, Barisan Aktifis Muda, JAMNUSA, PMI, Cipayung, Perempuan Milenial Indonesia, Milenial Mitra Polisi, Kaukus Muda Indonesia, MPARA Blora, dan Pemuda Lintas.

Vaksinasi merdeka digelar mulai dari 22 September hingga 23 September 2021. Adapun, vaksin yang dipersiapkan sebanyak 253.297. Sementara, bansos yang disalurkan kepada masyarakat sejumlah 103.247 paket sembako. (Knu)

Baca Juga

Persiapan Umrah, Calon Jemaah Diminta Untuk Ikut Vaksinasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DIY Bentuk Satgas Oksigen
Indonesia
Pemprov DIY Bentuk Satgas Oksigen

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta akan membentuk Satuan tugas (satgas) Oksigen untuk mengantisipasi menipisnya jumlah tabung oksigen di DIY. Satgas bertugas memastikan ketersediaan tabung oksigen di provinsi DIY.

Dinas SDA DKI Siagakan 470 Pompa Atasi Banjir
Indonesia
Dinas SDA DKI Siagakan 470 Pompa Atasi Banjir

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI telah menyiagakan sebanyak 470 unit pompa stasioner yang tersebar di 178 titik di lima wilayah ibu kota sebagai upaya antisipasi banjir musim hujan ekstrem

Dante Saksono Harbuwono, Wamenkes yang Juga Pakar Diabetes dan Biomelekur
Indonesia
Dante Saksono Harbuwono, Wamenkes yang Juga Pakar Diabetes dan Biomelekur

ia memutuskan belajar di University of Yamanashi Jepang. Dante mengambil spesialis Molecular Diabetes dan mendapatkan gelar PhD.

Konsumsi Masih Lemah, Pertumbuhan Ekonomi Triwulan Pertama Minus 1 Persen
Indonesia
Konsumsi Masih Lemah, Pertumbuhan Ekonomi Triwulan Pertama Minus 1 Persen

Program PEN untuk UMKM dan korporasi juga harus dikaji kembali agar lebih tepat sasaran sehingga dapat mempercepat pertumbuhan perekonomian nasional.

Ombudsman Minta Jokowi Ambilalih Pengalihan Status Pegawai KPK
Indonesia
Ombudsman Minta Jokowi Ambilalih Pengalihan Status Pegawai KPK

Presiden juga diminta memonitoring terhadap tindakan korektif yang disampaikan Ombudsman kepada BKN

Nonton PON Papua Bisa Lewat Aplikasi
Indonesia
Nonton PON Papua Bisa Lewat Aplikasi

Meski PON Papua belum resmi dibuka, namun pertandingan sudah mulai disiarkan secara langsung lewat aplikasi tersebut

57 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Bakal Lakukan Perlawanan Hukum
Indonesia
57 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Bakal Lakukan Perlawanan Hukum

57 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) tengah menyiapkan langkah hukum menyikapi pemecatan yang dilakukan

Jakarta Peringkat 1 Perolehan Medali PON Papua, Anies: Harus Bisa Jadi Inspirasi
Indonesia
Jakarta Peringkat 1 Perolehan Medali PON Papua, Anies: Harus Bisa Jadi Inspirasi

Provinsi DKI Jakarta sampai saat ini masih menempati peringkat satu di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Ketua BPK Jadi Saksi Meringankan di Sidang Kasus Suap Rizal Djalil
Indonesia
Ketua BPK Jadi Saksi Meringankan di Sidang Kasus Suap Rizal Djalil

Rizal didakwa menerima suap sebesar Rp 1,3 miliar

Enam Hari PPKM Darurat, Antrean Kendaraan Diklaim Makin Pendek
Indonesia
Enam Hari PPKM Darurat, Antrean Kendaraan Diklaim Makin Pendek

Kami laksanakan penyekatan yang didukung dengan teman-teman dari TNI dan Satpol PP