Belum Terbitkan Izin Perpanjangan FPI, Tito: Menterinya Baru Mendagri 2019-2024 Tito Karnavian bersama mantan Mendagri Tjahjo Kumolo di Jakarta, Rabu (23/10). ANTARA FOTO/Rangga Pandu Asmara Jingga.

Merahputih.com - Kementerian Dalam Negeri belum menerbitkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) atas izin perpanjangan ormas FPI. Kemendargi masih menunggu surat rekomendasi dari Kementerian Agama.

"Kan menterinya baru juga," kata Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (30/10).

Baca Juga:

Anak Buah Jokowi Beri Kisi-Kisi Syarat Perpanjangan Izin FPI

Untuk bisa melanjutkan izin ormasnya, setidaknya ada lima berkas yang harus dipenuhi oleh FPI. Salah satunya adalah rekomendasi dari Kementerian Agama. Sebab, ormas pimpinan Rizieq Syihab itu bergerak khusus di bidang agama.

Tito tak ingin banyak bicara soal perpanjangan izin FPI. Dia beralasan baru dilantik sebagai Mendagri sehingga perlu melakukan koordinasi dengan Menteri Agama, Fachrul Razi.

"Nanti kita bicarakan," kata dia.

Massa Front Pembela Islam (FPI) dalam sebuah aksi di Jakarta (Foto: screenshot NETTV)

Izin FPI resmi habis per 20 Juni 2019 di Kemendagri. Organisasi yang didirikan Rizieq Shihab ini kini tengah memperpanjang perizinan agar mereka tetap bisa berkegiatan.

Pemerintah belum memperpanjang izin karena FPI belum memenuhi lima syarat. Pertama, surat permohonan FPI belum diberi nomor dan perihal. Kedua, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) belum memuat mekanisme penyelesaian sengketa dan pengawasan internal. AD/ART itu juga disebut belum ditandatangani pengurus.

Baca Juga:

Polri Masih Kaji Perpanjangan Izin FPI

Ketiga, FPI belum memberi surat pernyataan kesanggupan untuk melaporkan kegiatan. Keempat, surat pernyataan bahwa nama, lambang bendera, simbol, serta atribut ormas bukan milik pihak lain dan bukan milik pemerintah. Terakhir FPI belum memenuhi syarat rekomendasi dari Kementerian Agama. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH