Belum Lama Dibuka Kembali, Apple Store di AS Dijarah Warga Apple kembali menutu tokonya usai dijarah warga (Foto: pixabay/3005398)

SEPERTI yang diketahui, Apple belum lama ini kembali membuka storenya di sejumlah wilayah di Amerika Serikat. Sebelumnya penutupan toko dilakukan karena pemerintah setempat menerapkan lockdown, guna memutus rantai penyebaran virus corona.

Namun belum lama dibuka setelah lockdown, Apple Store justru malah jadi sasaran penjarahan para warga.

Baca Juga:

OnePlus dan McLaren Akhiri Kerjasama Pembuatan Ponsel, Ada Apa?

Penjarahan tersebut merupakan buntut dari protes kematian George Floyd, hingga menyebabkan pecahnya aksi demosntrasi pada sejumlah kota di Amerikan serikat.

Seperti yang dilansir dari laman phonearena, iPHone, Mac dan iPad merupakan salah satu dari target utama para penjarah di Apple Store yang berada di wilayah Los Angeles, San Francisco, New York, Washingong DC dan PHoladelphia. Sejumlah produk-produk Apple yang dipajang dietalase pun ludes dijarah dengan beringas oleh para warga.

Baca Juga:

Mengintip Bocoran Spesifikasi Ponsel Gaming Canggih Realme X50 Pro Player Edition

Namun penjarahan itu tampak ironi, karena Apple merupakan salah satu dari perusahaan besar, yang sangat mengutuk asksis rasisme yang diduga meyebabkan kematian George Floyd.

Apple menutup kembali sejumlah tokonya dan mengamankan produk yang berada di etalase (Foto: euronews)

CEO Apple Tim Cook pun telah mengirimkan email pada karyawannya, yang berisi tentang sikap Apple pada soal rasisme.

"Kita tak bisa mempunyai komunitas yang layak dirayakan, kecuali kita bisa memastikan kebebasan dari ketakutan bagi setiap orang yang mencintai negara ini," tulis Tim Cook.

Setelah aksi penjarahan itu, Apple mengambil langkah dengan menutup kembali toko-tokonya, dan menyimpan produk yang berada di etalase ke tempat yang lebih aman.

Namun sayangnya belum diketahui hingga kapan Apple akan menutu store atau toko-tokonya. Yang jelas, selama aksi demonstrasi masih belum mereda, sepertinya Apple tak mau ambil risiko tinggi dengan membuka kembali tokonya, khususnya di Ameria Serikat. (Ryn)

Baca juga:

Mantap! WhatsApp Akan Support Panggilan Video 50 Orang Sekaligus

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Chili Gunakan Anjing untuk Mendeteksi COVID-19
Fun
Chili Gunakan Anjing untuk Mendeteksi COVID-19

Anjing-anjing tersebut akan mengendus para penumpang.

Yellow Claw dan Weird Genius Bikin Kisah Cinta
ShowBiz
Yellow Claw dan Weird Genius Bikin Kisah Cinta

Tanggapan Mengejutkan Yellow Claw Soal Kolaborasi dengan Weird genius

Bantuan Sosial Pendidikan di Tengah Pandemi
Fun
Bantuan Sosial Pendidikan di Tengah Pandemi

Kebutuhan pendidikan pelajar dan guru tetap terpenuhi di masa pandemi.

Kata Kakao M Soal Lagu K-pop yang Hilang di Spotify
ShowBiz
Kata Kakao M Soal Lagu K-pop yang Hilang di Spotify

Adanya kontrak kerja sama yang belum diperpanjang.

PS5 Berlapis Emas Buka Pre-Order, Harga Mulai Rp 139 Jutaan
ShowBiz
PS5 Berlapis Emas Buka Pre-Order, Harga Mulai Rp 139 Jutaan

Pre-order ini akan dibuka mulai Kamis (10/9) oleh peritel mewah yang berbasis di London, Truly Exquisite.

Peneliti Temukan Manfaat Video Game untuk Kecerdasan Emosional
Fun
Peneliti Temukan Manfaat Video Game untuk Kecerdasan Emosional

Bermain video game memiliki efek positif.

3 Tren Rambut 2021 yang Edgy Banget
Fun
3 Tren Rambut 2021 yang Edgy Banget

Rambut pendek mendominasi tren 2021.

Elon Musk Jadi Orang Terkaya Keempat di Dunia
Fun
Elon Musk Jadi Orang Terkaya Keempat di Dunia

Kekayaan Elon Musk selisih Rp221 triliun di belakang Mark Zuckerberg.

Joe Biden Hadir di Disney World dalam Bentuk Animasi Elektronik
Fun
Joe Biden Hadir di Disney World dalam Bentuk Animasi Elektronik

Bukan untuk bermain, melainkan mengisi suara figurnya di salah satu atraksi.