Kuliner
Belum Kenyang Kalau Belum Makan Nasi Nasi dan mi instan adalah satu paket nikmat. (Foto: Quora)

SEBERAPA gregetnya kamu sebagai warga Indonesia? Rasaya belum lengkap ya kalau makan mi instan atau lauk lainnya tidak ditemani dengan semangkuk nasi. Selain bikin kenyang, mood makan pun bisa jadi meningkat. Hal ini disebabkan karena nasi putih mengandung karbohidrat dan kandungan indeks glikemik.

Selain menjadi makanan pokok, nasi yang dikemas sebagai bekal juga menjadi tradisi orang Indonesia saat pelesiran. Ini hampir menjadi sebuah keharusan, khususnya bagi ibu rumah tangga, untuk mempersiapkan bekal piknik sebelum berangkat wisata.

"Kalau pergi piknik bareng keluarga, kita suka kepikiran gimana nanti kalau lapar saat lagi main," kata Yanni seorang ibu rumah tangga dengan dua anak. Padahal di tempat wisata biasanya banyak pedagang, menawarkan beragam makanan yang sengaja disiapkan untuk para pengunjung. Namun, seperti dikatakan sebelumnya membawa bekal piknik sudah menjadi tradisi. "Kita kan enggak tahu makanan-makanan yang dijual itu bikinnya gimana, bersih atau tidak, daripada ambil risiko mending kita bekal nasi dari rumah," tambah Yanni.

Kamu pasti pernah kan membawa nasi ketika pergi camping atau wisata lainnya? Biasanya sih dimasukan ke dalam rantang atau dibungkus kertas nasi. Tujuannya pasti supaya bikin kenyang saat menyantap lauk pauk. Bahkan uniknya, ada saja lho orang yang mau makan nasi hanya dengan kuah atau bumbu racikan saja tanpa lauk. Rasanya? Ah mantap.

Tapi yang paling sedap adalah ketika makan mi instan baik goreng atau kuah, dengan semangkuk nasi dan telur dadar. Rasa kenyangnya bisa disimpan sampai nanti malam. Makan pakai tangan adalah hal yang paling nikmat dan simpel. Jangan lupa untuk tambahin kerupuk ya, karena enggak ada kerupuk enggak asik dan ramai.

Baca juga:

Sejarah Nasi Bogana dari Keraton Kacirebonan

Belum Kenyang Kalau Belum Makan Nasi
Nasi memiliki kandungan karbohidrat. (Foto: Unsplash/Pille-Riin Priske)

Mengutip laman Hellosehat, Indonesia tercatat sebagai konsumen beras tertinggi di dunia, yakin sekitar 114 kilogram per kapita per tahun. Ini artinya, mayoritas masyarakat Indonesia menjadikan nasi sebagai makanan pokok yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Jadi, jangan heran kalau punya pola pikir “belum kenyang kalau belum makan nasi”.

Kandungan indeks glikemik pada nasi putih merupakan nilai yang menggambarkan seberapa cepat karbohidrat pada makanan diubah menjadi gula oleh tubuh manusia. Jadi yang membuat kamu merasa kurang jika belum mengonsumsi nasi sebenarnya datang dari dalam otak. Pasalnya, makanan tinggi glikemik mampu memicu respon ketagihan di dalam otak yang membuat kamu ingin makan terus.

Baca juga:

Nasi Dingin Baik untuk Cegah Diabetes dan Membantu Turunkan Berat Badan

Belum Kenyang Kalau Belum Makan Nasi
Rasanya belum kenyang kalau tidak ada nasi. (Foto: Unsplash/rakhmat suwandi)

Sebenarnya, masih ada makanan yang bisa memenuhi kebutuhan karbohdiratmu, seperti ubi, jagung, oat, kentang, gandum, pasta, jagung, dan sebagainya. Tapi entah kenapa nasi yang paling nikmat. Tidak hanya itu, gula, tepung, buah, serta sayuran juga bisa menjadi tambahan asupan karbohidratmu.Nah tetapi, ada yang bilang kalau nasi itu bikin gemuk. Benar enggak sih?

Nasi sebenarnya sama dengan karbohidrat lainnya, seperti roti, mi, atau pasta. Jadi sebenarnya bukan nasi yang menyebabkan badan menjadi gemuk. Gemuk pada dasarnya disebabkanoleh jumlah kalori yang tidak seimbang dalam tubuh.

Belum Kenyang Kalau Belum Makan Nasi
Kentang bisa jadi alternatif lain selain nasi. (Foto: Unsplash/Peter Schad)

Artinya, jika memang kamu terlalu banyak makan nasi ditambah dengan konsumsi mi, makanan bertepung, kue, atau makanan manis, tentu kalori dalam tubuh akan menumpuk dan menyebabkan gemuk.

Perhatikan pola makanmu ya, Sobat Merah Putih! (and)

Baca juga:

Manfaat Tersembunyi Dibalik Nasi Putih Dingin, Cocok Untuk Penderita Diabetes

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Museum Sisa Hartaku, Kenangan akan Kedahsyatan Letusan Merapi
Travel
Museum Sisa Hartaku, Kenangan akan Kedahsyatan Letusan Merapi

Wisatawan memperhatikan sejumlah foto letusan gunung Merapi saat mengunjungi Museum Sisa Hartaku di Jalan Petung Merapi, Kepuharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Sajikan Ikan Woku Belanga Lezat saat Natal
Kuliner
Sajikan Ikan Woku Belanga Lezat saat Natal

Olahan woku jadi salah satu sajian di hari istimewa.

Ogah Cengeng, Perajin Wayang Kulit Tetap Berkarya
Tradisi
Ogah Cengeng, Perajin Wayang Kulit Tetap Berkarya

Meskipun peminat pertunjukan wayang makin kurang.

Jejak Inovasi Bali Zoo Bangkit dari Terpaan Pandemi
Travel
Jejak Inovasi Bali Zoo Bangkit dari Terpaan Pandemi

Bali Zoo menerapkan harga tiket promosi yang lebih terjangkau.

Ragam Istilah Kain Nusantara di Masa Lampau
Tradisi
Ragam Istilah Kain Nusantara di Masa Lampau

Di masa lalu, banyak ragam istilah selain kain.

Menjajal Jalan-Jalan Virtual 360 Kota Yogyakarta
Travel
Menjajal Jalan-Jalan Virtual 360 Kota Yogyakarta

Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta sudah menyiapkan beberapa tema jalan-jalan virtual yang bisa kamu pilih.

'First Timer' ke Bali Starter Pack
Travel
'First Timer' ke Bali Starter Pack

Tidak masalah pertama kali melancong ke Bali.

Celimpungan Hangat Khas Palembang
Indonesiaku
Celimpungan Hangat Khas Palembang

Cocok untuk hari dingin.

Pelayanan Khusus Hotel JHL Solitaire Gading Serpong saat Pandemi COVID-19
Travel
Pelayanan Khusus Hotel JHL Solitaire Gading Serpong saat Pandemi COVID-19

Dengan menggunakan masker, seorang tamu melakukan konfirmasi pemesanan kamar di hotel JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang, Banten, Rabu, 22/4/2020). Pelayanan hotel saat pandemi virus corona (Covid-19) tetap tersedia dengan sejumlah ketentuan dari Pemerintah untuk menutup seluruh restaurant yang ada di dalamnya. Namun hotel juga menyediakan fasilitas layanan antar gratis makanan ke kamar maupun untuk pelanggan di rumah. Selain itu hotel juga menyediakan promo paket menginap mulai dari 7 malam, 14 malam hingga 30 malam pada pandemi kali ini

Ke Bandung Jangan Lupa Bertualang di Sanghyang Kenit
Travel
Ke Bandung Jangan Lupa Bertualang di Sanghyang Kenit

Sanghyang Kenit menawarkan aktivitas luar ruangan yang seru.