Belum Dapat Kepastian dari Jokowi, PAN Tetap Siapkan Kader Masuk Kabinet Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin memimpin Sidang Paripurna perdana Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (24/10/2019). (Bayu Prasetyo)

MerahPutih.com - Isu bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) di kabinet Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin belum menemui kepastian.

Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay menyatakan bahwa reshuffle kabinet adalah hak prerogatif presiden.

"Jadi presiden boleh menambah anggota kabinetnya dan juga boleh mengeluarkan anggota kabinetnya atau juga boleh melakukan reposisi dan struktur kabinet itu," kata Saleh pada wartawan, Jumat (16/4).

Baca Juga:

Rencana Perombakan Kabinet, Sekjen PAN: Terserah Pak Jokowi

Terkait isu yang menyebut kader PAN akan mengisi salah satu kursi menteri, Saleh mengaku belum mengetahui informasi tersebut.

PAN belum mendapatkan informasi yang utuh terkait dengan tawaran yang akan diberikan kepada PAN untuk masuk ke dalam kabinet.

"Tetapi kami justru malah mendapatkan informasi dari media dan juga dari para pengamat," jelas Saleh yang juga anggota DPR ini.

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. Foto: dpr.go.id
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. Foto: dpr.go.id

Meski demikian, Saleh menyatakan, pihaknya akan mengapresiasi apabila tawaran itu benar diberikan Jokowi pada PAN.

"Tentu tawaran itu kami apresiasi dengan cara membawa tawaran itu untuk dirapatkan secara serius di internal PAN," ucapnya.

Selain itu, pihaknya akan mencari sosok kader PAN yang pantas.

"Kader yang pas yang cocok pada posisi yang ditawarkan untuk menduduki posisi di kabinet tersebut," tuturnya.

Baca Juga:

Jokowi Dikabarkan Segera Lantik 2 Menteri Anyar

Pihaknya akan akan mengirimkan nama kader potensial ke Jokowi.

"Kami kirim ke presiden dan tentu presiden punya hak prerogatif untuk menentukan apakah orang yang kita calonkan tersebut sesuai dengan yang diharapkan oleh presiden," tambahnya.

Sebelumnya, PAN diisukan akan bergabung dalam kabinet dalam reshuffle yang disebut akan berlangsung dalam waktu dekat.

Beberapa pos yang disebut bakal didapat antara lain Menteri Investasi, Menteri Perhubungan, hingga Menteri Riset, Pendidikan dan Kebudayaan. (Knu)

Baca Juga:

Soal Reshuffle Kabinet, PPP Akui Belum Ada Komunikasi dengan Jokowi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Survei LSI: Mayoritas Masyarakat Menilai Korupsi Meningkat 2 Tahun Terakhir
Indonesia
Survei LSI: Mayoritas Masyarakat Menilai Korupsi Meningkat 2 Tahun Terakhir

Sebanyak 1.200 responden berhasil ditelepon oleh LSI

Tiga 'Mobile Storage' Pertamina disiapkan di Tol Purbaleunyi dan Tol Cipali
Indonesia
Tiga 'Mobile Storage' Pertamina disiapkan di Tol Purbaleunyi dan Tol Cipali

Mobile Storage adalah mobil tangki berisi BBM yang bersiaga untuk mengisi tangki BBM di SPBU

Ledakan di Menteng Rusak Mobil yang Sedang Terparkir
Indonesia
Ledakan di Menteng Rusak Mobil yang Sedang Terparkir

Kejadian ini diduga karena ada orang tidak dikenal menaruh kantong plastik hitam di dekat mobil itu.

Ketua Imlek Nasional: Kerbau Logam Jadi Tahun Presiden Jokowi
Indonesia
Ketua Imlek Nasional: Kerbau Logam Jadi Tahun Presiden Jokowi

Shio kerbau logam memiliki arti pekerja keras, tekun, jujur, terencana dan konsisten, serta presisten.

Penyebab Anton Medan Meninggal Dunia
Indonesia
Penyebab Anton Medan Meninggal Dunia

Ramdhan Effendi, atau yang biasa disapa Anton Medan meninggal dunia pada Senin (15/3). Mantan perampok dan bandar judi ini wafat di usia 63 tahun.

Kakorlantas Polri Pastikan Jalur Selatan Jawa Bakal Disekat Cegah Pemudik
Indonesia
Kakorlantas Polri Pastikan Jalur Selatan Jawa Bakal Disekat Cegah Pemudik

Kepala Korp Lalu Lintas Mabes Polri Irjen Istiono meninjau skema persiapan penyekatan larangan mudik Lebaran tahun 2021, Kamis (15/4).

DPRD DKI Kembali Bahas APBD 2021 di Puncak, Gembong: Cari Ketenangan
Indonesia
DPRD DKI Kembali Bahas APBD 2021 di Puncak, Gembong: Cari Ketenangan

"Kenapa ketenangan? karena memang Jakarta ini klaster covid masih lumayan tinggi kan. Jadi, supaya fokus, kita selenggarakan pembahasan di sana," terangnya.

Dalam 24 Jam, 9.135 Warga Berhasil Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Dalam 24 Jam, 9.135 Warga Berhasil Sembuh dari COVID-19

Selain itu, dalam 24 jam terakhir ada 189 orang yang tutup usia setelah dinyatakan positif virus corona

Vaksinasi COVID-19 Dimulai, Satgas Minta Kesadaran Prokes Jangan Menurun
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Dimulai, Satgas Minta Kesadaran Prokes Jangan Menurun

Proses vaksinasi akan dilakukan pada 13 Januari 2021 diawali oleh Presiden Jokowi dan kemudian dilanjutkan secara serentak di 34 provinsi secara bertahap.

Kapolda Metro Sebut Angka Kejahatan di Jakarta Meningkat Selama Pandemi Corona
Indonesia
Kapolda Metro Sebut Angka Kejahatan di Jakarta Meningkat Selama Pandemi Corona

Menurut Nana, ada beberapa jenis kejahatan yang menjadi perhatian selama pandemi virus corona ini berlangsung yaitu curas, curat, curanmor hingga narkotika.