Belum Adanya Jadwal Pemilu 2024 Berpotensi Picu Ketidakpastian Politik Ilustrasi Pemilu. Foto: jepara.go.id

MerahPutih.com - Hingga akhir tahun lalu, pemerintah, DPR dan KPU gagal menyepakati jadwal Pemilu 2024. Pengamat politik Universitas Paramadina, Septa Dinata menilai belum ditetapkannya jadwal pemilu 2024 dikhawatirkan akan memicu ketidakpastian politik

"Ketidakjelasan jadwal pemilu akan berimplikasi pada kesulitan penyelenggara pemilu dalam melaksanakan tahapan penyelenggaraan pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Septa dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (4/1).

Baca Juga

Perludem Sebut Karakter Pemilu di Indonesia Paling Kompleks dan Rumit di Dunia

Septa mengingatkan bahwa tugas KPU ke depan sangat berat, selain pemilu serentak, juga akan pilkada serentak beberapa bulan kemudian. Ia meminta penetapan jadwal ini ditunda terus-menerus.

"Seyogyanya, sebelum 20 bulan, sudah ada jadwal yang pasti sehingga KPU dapat bekerja dengan tahapan-tahapan yang lebih pasti," pintanya.

Pengamat politik Universitas Paramadina, Septa Dinata. Foto: Istimewa

Septa mengaku pesimistis jadwal ini akan segera disepakati dalam waktu dekat mengingat DPR masih reses dan akan kembali bersidang paling cepat dua minggu ke depan usai masa reses pada 10 Januari 2022 mendatang.

Baca Juga

Survei SMRC: PDIP Menang jika Pemilu Diadakan Sekarang

Selain itu, menurutnya, masa kerja anggota KPU 2017-2022 akan berakhir pada Februari 2022. Ini akan memiliki konsekuensi terhadap waktu yang dibutuhkan anggota KPU yang baru untuk menyesuaikan dan mempelajari secara keseluruhan persiapan pemilu mendatang.

“Jika dilihat kondisi saat ini, kemungkinan besar pemerintah dan DPR akan menyepakati jadwal pemilu bersama komisioner yang baru. Jangan sampai kejadian 2019 terulang. Tanggal pemilu belum ada sementara persiapan sudah melewati 20 bulan. Ini bisa menjadi tekanan buat penyelenggara dan menyebabkan gunjang-ganjing yang tidak perlu,” pungkas Septa. (*)

Baca Juga

Penyelenggara Pemilu Harus Mampu Citrakan Dirinya Sebagai Figur Imparsial

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Presidensi G20 Punya Tanggung Jawab Sikapi Dampak Ekonomi Perang Rusia-Ukraina
Indonesia
Presidensi G20 Punya Tanggung Jawab Sikapi Dampak Ekonomi Perang Rusia-Ukraina

Perang telah terjadi kurang lebih tiga bulan sejak penyerangan Rusia ke wilayah Ukraina pada 24 Februari lalu.

Bawaslu Ungkap Kekhawatirannya Politisasi SARA Bakal Digunakan di Pemilu 2024
Indonesia
Bawaslu Ungkap Kekhawatirannya Politisasi SARA Bakal Digunakan di Pemilu 2024

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja melihat, politik identitas masih rawan digunakan dalam pemilu.

Menlu Retno Bahas Perang Rusia Ukraina Dengan Perwakilan PBB di Bali
Dunia
Menlu Retno Bahas Perang Rusia Ukraina Dengan Perwakilan PBB di Bali

Menlu menekankan prinsip posisi Indonesia yang konsisten mengenai pentingnya setiap negara menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara lain.

Polisi Temukan Penimbunan 4 Ton BBM Solar Bersubsidi di Aceh
Indonesia
Polisi Temukan Penimbunan 4 Ton BBM Solar Bersubsidi di Aceh

Polisi amankan 4.000 liter (4 ton) bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi yang diduga ditimbun di sejumlah lokasi berbeda di kawasan Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya.

Polda Metro Jaya Tak Dapat Restu Gelar Street Race di Sirkuit Formula E Ancol
Indonesia
Polda Metro Jaya Tak Dapat Restu Gelar Street Race di Sirkuit Formula E Ancol

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran sempat membeberkan keinginannya, untuk menggelar Street Race (balapan liar resmi) di sirkuit Formula E, Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara.

Jokowi Hadiri Santap Malam Bersama Joe Biden di Gedung Putih
Dunia
Jokowi Hadiri Santap Malam Bersama Joe Biden di Gedung Putih

Dalam jamuan santap malam tersebut, Presiden Jokowi mendapatkan kehormatan untuk membalas toast Presiden Biden.

Mahfud MD Dukung Usulan PDIP Soal Pemilu Proporsional Tertutup
Indonesia
Mahfud MD Dukung Usulan PDIP Soal Pemilu Proporsional Tertutup

PDI Perjuangan (PDIP) sedang mengkaji dan mengusulkan agar kembali diterapkan Pemilihan Legislatif (Pileg) dengan sistem proporsional tertutup pasca Pemilu 2024.

Kejagung Periksa Dirut Lion Air Terkait Kasus Dugaan Korupsi Sewa Pesawat Garuda
Indonesia
Kejagung Periksa Dirut Lion Air Terkait Kasus Dugaan Korupsi Sewa Pesawat Garuda

Pemeriksaan saksi terus bergulir sejak Kejaksaan Agung menaikkan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan umum

Putin Utus Menteri Luar Negerinya Hadiri KTT G20
Indonesia
Putin Utus Menteri Luar Negerinya Hadiri KTT G20

Presiden Rusia Vladimir Putin dipastikan tak menghadiri acara puncak KTT G20 di Nusa Dua, Bali.

Munarman Dituntut 8 Tahun Penjara
Indonesia
Munarman Dituntut 8 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut bekas Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) itu delapan tahun penjara.