Belum Ada Peningkatan Kasus COVID-19 Buntut Demo Tolak UU Cipta Kerja Ilustrasi - Demo tolak UU Cipta Kerja yang disahkan DPR RI di jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, 20/10/2020). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim tak ada peningkatan signifikan kasus COVID-19 setelah aksi unjuk rasa memprotes Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja di wilayah ibu kota. Bahkan, angka kasus COVID-19 di Jakarta saat ini malah cenderung menurun.

"Alhamdulillah sampai hari ini belum ada tanda-tanda peningaktan, justru yang terjadi kecenderungannya menurun. Kita bersyukur angka di nasional kasus aktif atau kasus positif aktif juga menurun," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Jakarta, Jumat (23/10).

Baca Juga

Antisipasi Rusuh, Polisi Bakal Terapkan Pola Pengamanan Demo Secara Humanis

Sejak 9 Oktober 2020 grafik kasus corona di Jakarta sudah mulai mendatar. Selain itu, angka kesembuhan meningkat dan kematiannya menurun.

"Kesembuhan meningkat sekarang 84,2 persen, angka kematian turun 2,2 persen, R0 1,07," papar Riza.

  Ilustrasi - Demo tolak UU Cipta Kerja yang disahkan DPR RI di jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, 20/10/2020). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Ilustrasi - Demo tolak UU Cipta Kerja yang disahkan DPR RI di jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, 20/10/2020). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ia meminta kepada warga untuk meningkatkan imunitas tubuh dan menganggap semua orang terkena COVID-19 tapi tak bergejala.

"Kalau kita OTG kita hati-hati, lebih waspada, menggunakan masker, 3M, meningkatkan kesehatan kekebalan tubuh tidur yang cukup, dan olah raga yang teratur," jelasnya.

Baca Juga:

KSPI Minta PKS dan Demokrat Respon Legislative Review UU Ciptaker

Adapun hingga saat ini Jumat (23/10) jumlah total kasus konfirmasi corona terdapat 99.158 orang. Kemudian 84.430 orang telah sembuh dan 2.138 lainnya meninggal dunia.

Sedangkan kasus COVID-19 yang masih aktif di Jakarta saat ini berjumlah 12.590. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua DPR Peringatkan Pemerintah Jangan Patok Harga Tes Swab Terlalu Mahal
Indonesia
Ketua DPR Peringatkan Pemerintah Jangan Patok Harga Tes Swab Terlalu Mahal

Puan mengatakan, tarif terjangkau akan membuat kesadaran masyarakat untuk memeriksakan dirinya secara mandiri akan meningkat.

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Pusat
Indonesia
Kejagung Periksa Tujuh Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Pusat

Pemeriksaan saksi dilakukan menindaklanjuti surat dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Semua Pemda di Jabar Diingatkan Untuk Maksimal Dalam Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Semua Pemda di Jabar Diingatkan Untuk Maksimal Dalam Vaksinasi COVID-19

Target untuk SDM Kesehatan ini akhir Februari selesai. Kemudian, sasaran beralih ke profesi lainnya.

Pengusaha Beras Asal Sragen Dukung Anies Jadi Capres 2024
Indonesia
Pengusaha Beras Asal Sragen Dukung Anies Jadi Capres 2024

"Ya benar saya bertemu beliau (Anies) pada Sabtu kemarin. Saya juga mendukung Anies di 2024," kata Billy, Senin (26/4).

DPR Tak Targetkan Kapan Sahkan RUU Omnibus Law
Indonesia
DPR Tak Targetkan Kapan Sahkan RUU Omnibus Law

Pembahasan RUU Omnibus Law masih jauh

Puluhan Sepeda Motor Pedemo di Kawasan Monas Diangkut Polisi
Indonesia
Puluhan Sepeda Motor Pedemo di Kawasan Monas Diangkut Polisi

Polisi membawa puluhan sepeda motor yang ditinggalkan pemiliknya setelah terjadi kerusuhan demo menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Sidang Praperadilan Rizieq Shihab Dimulai Tahun Depan
Indonesia
Sidang Praperadilan Rizieq Shihab Dimulai Tahun Depan

Sidang perdana praperadilan itu akan dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB

Polda Metro Bakal Proses Hukum Korlap Aksi 1812
Indonesia
Polda Metro Bakal Proses Hukum Korlap Aksi 1812

Sebab, dalam aksi demo itu, ditemukan massa yang membawa senjata tajam, ganja, hingga melakukan pembacokan pada anggota yang bertugas di lapangan.

PSI Nilai Jerinx Sudah Tepat Diganjar Pakai UU ITE
Indonesia
PSI Nilai Jerinx Sudah Tepat Diganjar Pakai UU ITE

Di saat negara sedang dalam status darurat kesehatan, JRX justru membuat campaign

Negara Produsen Batasi Penjualan, Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Harus Diperluas
Indonesia
Negara Produsen Batasi Penjualan, Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Harus Diperluas

Sebelumnya, sebanyak 1,1juta vaksin AstraZeneca produksi SK Bioscience Co, Ltd, Republic of Korea telah tiba di Indonesia,