Modus Pemudik Bandel Pas COVID-19, Ada yang Pura-Pura Mogok Pakai Derek Ilustrasi - Operasi penyekatan arus mudik untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19 di Gerbang Tol Bakauheni Selatan, Lampung. ANTARA/HO- Hutama Karya.

MerahPutih.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo mencatat ada ribuan kendaraan yang diputarbalikan sejak H-4 sampai H-2 mudik Lebaran 2020.

Di H-4, ada 4.000 kendaraan yang diputarbalikan, kemudian di H-3 Lebaran ada sebanyak 5.000 dan H-2 Lebaran 4.000 kendaraan yang diputarbalikan.

Baca Juga:

Anies: yang Menentukan PSBB Diperpanjang atau Tidak Bukan Pemerintah

"Lali untuk Lebaran pada (24-25) kemarin, itu setiap hari ada sekitar 2.000 kendaraan yang kami putar balikkan," ujar dia kepada wartawan, Selasa (26/5).

Selanjutnya, kata dia, travel gelap yang sudah diamankan oleh pihaknya sebanyak 671 kendaraan dan ribuan penumpang gagal mudik Lebaran.

Petugas Pos Cek Poin Kalimalang, Jakarta Timur, mengecek alamat pengendara motor pada alamat KTP dalam rangka penegakan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Senin (20/4/2020). (ANTARA/HO-Polrestro Jaktim)
Petugas Pos Cek Poin Kalimalang, Jakarta Timur, mengecek alamat pengendara motor pada alamat KTP dalam rangka penegakan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Senin (20/4/2020). (ANTARA/HO-Polrestro Jaktim)

Dia memastikan pihaknya secara maksimal melakukan penindakan kepada pengendara yang berusaha meninggalkan Jakarta.

"Saya pikir ini menjadi salah satu bukti penyekatan yang dilakukan kepolisian cukup berhasil juga untuk meredam animo masyarakat untuk mudik," terang dia.

Sambodo melanjutkan, para pemudik ada yang menggunakan modus truk seolah-olah sang sopir membawa barang.

"Ada juga yang naik kendaraan sedang diderek, numpang dalam bus seolah-olah bus itu gak ada penumpang, lampu dimatikan, kursi direbahkan, sembunyi di toilet," ujar dia.

Baca Juga:

Anies Siapkan Protokol Kesehatan untuk PSBB Gelombang Keempat

Selain itu, kendaraan yang berusaha keluar Jakarta juga banyak yang menggunkan jalur tikus.

Namun demikian, pihaknya menindak semua kendaraan dengan cara mutarbalikan kendaraan dan travel gelap maupun bus disita.

"Apabila ada pelanggaran lalu lintas maka dikenakan UU LLAJ, contoh kalau travel gelap dikenakan pasal 308, kalau truk yang angkut penumpang atau orang dikenakan pasal 303," ucap dia.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya menindak puluhan ribu kendaraan yang mengangkut penumpang mudik lebaran dengan cara memutar balikan kendaraan. Alhasil, para pemudik tidak gagal sampai ke kampung halamannya demi memutus mata rantai penyebaran virus corona. (Knu)

Baca Juga:

Ratusan Eks Napi Asimilasi COVID-19 Kembali Berbuat Kejahatan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
NasDem Akan Lanjutkan Usulan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual
Indonesia
BUMN Pegadaian Buka Lowongan Buat Disabilitas
Indonesia
BUMN Pegadaian Buka Lowongan Buat Disabilitas

Masyarakat diminta hati-hati dan waspada jika terdapat pihak-pihak yang mengaku sebagai panitia dan meminta sejumlah uang. Panitia juga tidak melayani komunikasi dengan menggunakan nomor handphone pribadi.

Abaikan Imbauan Kemenag Solo, Warga Nekat Adakan Takbir Keliling
Indonesia
Abaikan Imbauan Kemenag Solo, Warga Nekat Adakan Takbir Keliling

Ia mengatakan takbir keliling dimulai pukul 20.00 WIB sampai puku 21.00 WIB

Pimpinan DPRD DKI Sebut Rapat APBD di Puncak Tak Salahi Aturan
Indonesia
Pimpinan DPRD DKI Sebut Rapat APBD di Puncak Tak Salahi Aturan

Alasan anggota dewan memilih rapat di Puncak untuk mencegah kemungkinan terjadinya penularan COVID-19 di gedung DPRD DKI.

KontraS Nilai Siapapun yang Kritis Bisa Dapat Teror Seperti Ravio Patra
Indonesia
KontraS Nilai Siapapun yang Kritis Bisa Dapat Teror Seperti Ravio Patra

Kontras pun mendesak kepolisian bersikap profesional dan menghentikan kasus atau tuduhan terhadap Ravio Patra

50 Persen Lebih Kasus COVID-19 di Indonesia Disumbang 20 Kota Besar
Indonesia
DPR Sebut Kasus Djoko Tjandra Jadi Momentum Benahi Imigrasi
Indonesia
DPR Sebut Kasus Djoko Tjandra Jadi Momentum Benahi Imigrasi

Sistem keimigrasian semestinya dapat memberikan informasi terkait data warga negara asing (WNA).

Diduga Aniaya Warga, Anggota Bawaslu Bolaang Mongondow Diperiksa DKPP
Indonesia
Diduga Aniaya Warga, Anggota Bawaslu Bolaang Mongondow Diperiksa DKPP

Jerry diadukan oleh tiga orang, yaitu Oslan Laures, Ofriyanto Laures, dan Idil Adha Mamonto.

RUU HIP Bikin Hancur Kohesi Sosial, Partai Gelora: Jadi Pembelahan Sekarang
Indonesia
RUU HIP Bikin Hancur Kohesi Sosial, Partai Gelora: Jadi Pembelahan Sekarang

RUU HIP tidak termasuk RUU yang dikeluarkan maupun yang diganti di Prolegnas 2020

Satu Lagi Pati Polri Jadi Tersangka Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra
Indonesia
Satu Lagi Pati Polri Jadi Tersangka Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

Penyidik Bareskrim menduga kedua jenderal tersebut menerima suap