Belasan Pengunjung Black Owl Positif Narkoba Ilustrasi. (ANTARA/HO-BNN)

MerahPutih.com - Pihak Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya memastikan ada 14 orang pengunjung tempat hiburan Black Owl positif mengkosumsi narkoba. Hal itu setelah penyidik melakukan tes urine.

“Yang terdata ada 14 orang. Kita sudah ajukan asesmen karena sudah dicek semuanya hanya pengguna,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (17/2).

Baca Juga:

Pemprov DKI Cabut Izin Diskotek Black Owl

Yusri menerangkan, penyidik menemukan satu orang mengkosumsi heroin pasca operasi.

“Namun setelah dicek, dia baru operasi yang menggunakan suntikan heroin. Ini juga berdasarkan surat keterangan dari dokter yang menanganinya,” jelas Yusri

Razia BNN dan Polda Metro Jaya terhadap pengunjung Diskotek Black Owl
Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika Nasional dan Polda Metro Jaya menggelar razia gabungan di sejumlah diskotek di Jakarta. (istimewa)

Nanti, lanjut Yusri, ke-14 orang yang positif mengkosumsi narkoba ini setelah menerima asemen akan dilakukan rehabilitasi.

“Kita lihat hasil dari asesmen seperti apa. Kalau memang nantinya akan ada rehabilitasi, ya memang begitu, karena mereka adalah pengguna,” ungkap Yusri.

Baca Juga:

Anies Ancam Tutup Diskotek Black Owl, Ketua DPRD: Enggak Boleh Begitu

Mantan Kabidhumas Polda Jawa Barat ini mengatakan, dari keterangan manajemen Black Owl, mereka terbukti mengkosumsi narkoba dari luar.

“Pengakuan mereka sih semuanya memakainya di luar. Setelah menggunakan di luar, mereka terus masuk ke sana, ke tempat hiburan itu,” pungkas Yusri.

Sebelumnya, polisi menggerebek tempat hiburan Black Owl di Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakut, pada Sabtu (15/2) lalu. (Knu)

Baca Juga:

12 Pengunjung Positif Narkoba, Pemprov DKI Ancam Tutup Diskotek Black Owl

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Mulai 'Patroli Cyber' Cari Penimbun Masker dan Hand Sanitizer
Indonesia
Polisi Mulai 'Patroli Cyber' Cari Penimbun Masker dan Hand Sanitizer

Oknum pedagang yang menimbun masker dan hand sanitizer atau cairan pencuci tangan terancam hukuman maksimal lima tahun penjara

 Perusahaan Tidak Boleh Potong Hak Pekerja yang Terdampak Penanganan COVID-19
Indonesia
Perusahaan Tidak Boleh Potong Hak Pekerja yang Terdampak Penanganan COVID-19

Said juga meminta pemerintah atau pengusaha memberikan alat pelindung diri (APD) kepada buruh yang masih bekerja.

Tim FPI Datangi Polda Metro, Ada Apa?
Indonesia
Tim FPI Datangi Polda Metro, Ada Apa?

Dalam perkara ini, polisi menetapkan enam tersangka

Positif COVID-19, Kondisi Surya Paloh Baik dan Stabil
Indonesia
Positif COVID-19, Kondisi Surya Paloh Baik dan Stabil

Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh terkonfirmasi positif COVID-19.

 Anies: Bank DKI Harus Jadi Integrator Tujuh Transportasi Umum di Jakarta
Indonesia
Anies: Bank DKI Harus Jadi Integrator Tujuh Transportasi Umum di Jakarta

Anies pun mengapresiasi dukungan Bank DKI terkait penerapan sistem perbankan pada sektor transportasi publik seperti TransJakarta, MRT, dan LRT.

Gugatan Praperadilan Pecatan TNI yang Minta Jokowi Mundur Ditolak
Indonesia
Gugatan Praperadilan Pecatan TNI yang Minta Jokowi Mundur Ditolak

Sidang tersebut berlangsung secara tatap muka

Jenazah Co-pilot Sriwijaya Air Fadly Satrianto Dimakamkan di Keputih Surabaya
Indonesia
Jenazah Co-pilot Sriwijaya Air Fadly Satrianto Dimakamkan di Keputih Surabaya

Isak tangis mewarnai pemakaman jenazah co-pilot Sriwijaya Air SJ-182, Fadly Satrianto di Tempat Pemakaman Umum Keputih Surabaya, Jumat (15/1).

Ada Pekerjaan Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya
Indonesia
Ada Pekerjaan Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Dishub DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan terowongan silahturahmi Masjid Istiqlal menyambung ke Gereja Katedral.

Pusat Perbelanjaan Ramai Saat PSBB, Polisi: Tanggung Jawab Pengelola
Indonesia
Pusat Perbelanjaan Ramai Saat PSBB, Polisi: Tanggung Jawab Pengelola

Tindakan yang bisa diambil seperti perintahkan masyarakat kembali ke rumah masing-masing

Polisi Bubarkan Ribuan Anggota Pesilat yang Berkerumun, 5 Orang Diamankan
Indonesia
Polisi Bubarkan Ribuan Anggota Pesilat yang Berkerumun, 5 Orang Diamankan

Pembubaran massa dilakukan dengan memberikan tembakan peringatan sebanyak satu kali. Polisi juga menangkap lima orang yang dianggap sebagai penggerak massa sekaligus memprovokasi massa.