Belasan Orang Ikut Terseret Kasus Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece YouTuber Muhammad Kece, tersangka dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

MerahPutih.com - Kepolisian telah memeriksa belasan saksi terkait dugaan kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece di rutan.

Penyidik telah mengumpulkan alat-alat bukti yang berhubungan dengan kasus itu.

"Telah memeriksa 18 saksi," terang Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan di gedung Bareskrim, Kamis (23/9).

Baca Juga:

Dugaan Penganiayaan M Kece, Irjen Napoleon Bonaparte Disel Isolasi

Rusdi menjelaskan, 18 saksi yang diperiksa polisi terdiri dari tahanan hingga penjaga Rutan Bareskrim yang saat penganiayaan berlangsung sedang bertugas.

Empat petugas yang jaga saat itu dan dua juga saksi ahli. Dalam hal ini dokter yang memeriksa saudara MK.

"Dan sisanya yaitu para penghuni Rutan Bareskrim Polri,” jelasnya.

Tangkapan layar chanel MuhammadKece. (Foto: Youtube)
Tangkapan layar chanel MuhammadKece. (Foto: Youtube)

Khusus empat penjaga rutan, Rusdi menyebut, mereka juga diperiksa oleh Propam Polri. Alasannya, keempat penjaga rutan itu diduga lalai dan tidak menjalankan SOP.

"Jadi sedang dilakukan pemeriksaan apakah ada kelalaian atau ada SOP yang tidak dilakukan anggota yang jaga saat itu. Ini sedang berproses di Propam," ungkapnya.

Baca Juga:

Kepala Rutan Bareskrim Diperiksa Dalam Perkara Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Rusdi memastikan, Polri ingin menyelesaikan persoalan ini secara komprehensif. "Internal oleh Propam dan masalah penganiayaan sedang ditangani oleh penyidik Bareskrim Polri," lanjutnya.

Sebagai informasi, Dittipidum Bareskrim Polri telah memeriksa Irjen Napoleon Bonaparte dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece alias Kace selama 10 jam. (Knu)

Baca Juga:

Kuasa Hukum Tidak Yakin Eks Panglima FPI Terlibat Penganiayaan Muhammad Kece

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Warteg di Matraman Merugi Usai Dikunjungi Anies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Warteg di Matraman Merugi Usai Dikunjungi Anies

Semua yang berlangsung acara di warteg sudah diselesaikan dengan baik

Luhut Dorong Pemkab Sleman Tingkatkan Vaksinasi 15 Ribu Orang Per Hari
Indonesia
Luhut Dorong Pemkab Sleman Tingkatkan Vaksinasi 15 Ribu Orang Per Hari

Luhut Binsar Panjaitan mendorong Pemkab Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta meningkatkan jumlah sasaran vaksinasi COVID-19 hingga 15 ribu orang per hari.

Pelabelan KKB Sebagai Teroris Jangan Sampai Timbulkan Stigma Negatif Warga Papua
Indonesia
Pelabelan KKB Sebagai Teroris Jangan Sampai Timbulkan Stigma Negatif Warga Papua

Pelabelan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua sebagai organisasi teroris dinilai tepat.

Muhammadiyah Ajak Umat Muslim Salat Gaib untuk Prajurit KRI Nanggala 402
Indonesia
Muhammadiyah Ajak Umat Muslim Salat Gaib untuk Prajurit KRI Nanggala 402

PP Muhammadiyah mengimbau umat Islam untuk menggelar salat gaib untuk prajurit TNI yang ada di dalam KRI Nanggala 402.

Kendala PDIP Lobi Fraksi Lain Ikut Gulirkan Hak Interpelasi Formula E
Indonesia
Kendala PDIP Lobi Fraksi Lain Ikut Gulirkan Hak Interpelasi Formula E

Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta masih melakukan lobi kepada fraksi lain agar mau ikut bersama-sama menggulirkan hak interpelasi Formula E.

Juliari Batubara Akui Legislator PDIP Ihsan Yunus Kerap Main ke Ruangannya
Indonesia
Juliari Batubara Akui Legislator PDIP Ihsan Yunus Kerap Main ke Ruangannya

Legislator PDIP Ihsan Yunus saat masih menjabat Wakil Ketua Komisi VIII DPR kerap berkunjung ke ruang kerjanya di Kementerian Sosial, Jakarta.

Kader Demokrat Soloraya Gelorakan Lawan Moeldoko
Indonesia
Kader Demokrat Soloraya Gelorakan Lawan Moeldoko

"Apapun yang terjadi kami lawan (Moeldoko). Kami sah berdasarkan kongres kelima dengan mengangkat AHY sebagai Ketum Demokrat," kata dia

Bahaya! Jangan Pamerkan Sertifikat Vaksin COViD-19 di Medsos
Indonesia
Bahaya! Jangan Pamerkan Sertifikat Vaksin COViD-19 di Medsos

"Ingin saya sampaikan agar sertifikat vaksinasi ini jangan di-upload atau diunggah di media sosial," kata Johnny

WT0 Gelar Pertemuan Bahas Ketimpangan Distribusi Vaksin
Dunia
WT0 Gelar Pertemuan Bahas Ketimpangan Distribusi Vaksin

Pertemuan ini juga akan mengangkat pengabaian hak kekayaan intelektual TRIPS untuk obat-obatan COVID-19 yang kontroversial.

Ganjil Genap 13 Titik di DKI Jakarta Mulai Berlaku Hari Ini
Indonesia
Ganjil Genap 13 Titik di DKI Jakarta Mulai Berlaku Hari Ini

Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya memberlakukan kebijakan ganjil genap di 13 titik DKI Jakarta mulai Senin (25/10).