Belasan ASN Solo Terjaring Razia Kendaraan di Balai Kota, Telat Bayar Pajak

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 11 Desember 2025
Belasan ASN Solo Terjaring Razia Kendaraan di Balai Kota, Telat Bayar Pajak

ASN Kota Solo terjaring razia belum bayar pajak kendaraan, Rabu (10/12). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEBANYAK 16 aparatur sipil negara (ASN) Kota Solo terjaring razia kendaraan di Halaman Balai Kota Solo. Mereka yang terjaring karena telat membayar pajak kendaraan. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surakarta Widyastuti Pratiwiningsih mengatakan razia ini untuk meningkatkan pengawasan terhadap pajak kendaraan bermotor (PKB) milik ASN. Alhasil, ditemukan 15 armada telat pajak dan siap melakukan pelunasan di tempat atau dalam kurun waktu tertentu.

“Operasi kendaraan saat ASN masuk kerja di Balai Kota Solo. Kami libatkan sejumlah pihak dari Samsat Kota Surakarta, Polresta Surakarta, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan BKPSDM Kota Surakarta,” kata Widyastuti, Rabu (10/12).

Dia mengatakan kegiatan ini bisa meningkatkan kedisiplinan ASN dalam membayar pajak kendaraan bermotor. “Dari ratusan yang dicek hari ini, ada 16 kendaraan yang telat pajak, 8 di antaranya langsung dibayar di tempat, sedangkan sisanya memberikan keterangan untuk kesanggupan bayar,” kata dia setelah kegiatan.

Dia mengatakan pernyataan atau kesanggupan bagi ASN dalam melakukan pelunasan pajak kendaraan bermotor (PKB) itu diawasi langsung oleh Pemerintah Kota Surakarta.

Baca juga:

Pusat Pangkas Dana Transfer Daerah Rp 218 Miliar, ASN Solo Berlakukan WFH



Sementara itu, untuk temuan kendaraan pelat merah telat pajak, pada hari pertama ini belum ada temuan. “Kami meminta kepala dinas untuk mengawasi ketertiban pegawai pemerintah bisa memberikan saksi dan sejenisnya," kata dia

Ia menambahkan pihaknya berharap kegiatan yang digelar terbuka ini bisa menjadi contoh yang bisa dilihat masyarakat bahwa pemerintah sendiri tentu akan mendapatkan denda jika tidak tepat waktu dalam pembayaran pajak.

Sebaliknya, pada ASN dan pemerintah ini bisa menjadi contoh yang baik dan meningkatkan kepatuhan masyarakat agar semakin tertib dan tepat waktu dalam pembayaran pajak.

“Kegiatan ini akan kami gelar selama tiga hari, jadi jika ada kendaraan masyarakat yang masuk kawasan Balai Kota saat kegiatan berlangsung juga akan langsung dicek,” tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

ASN Solo Dilarang Like Paslon Pilkada di Medsos, Ketahuan Dikenai Sanksi













#Solo #ASN #Jawa Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dukung Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan di Indonesia, Wamen KKP Gandeng UMS
Kolaborasi tersebut dinilai membutuhkan kontribusi lintas bidang keilmuan yang dimiliki perguruan tinggi, termasuk UMS.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Dukung Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan di Indonesia, Wamen KKP Gandeng UMS
Indonesia
Pekerjakan Orang Luar Sukoharjo, Pabrik Obat Terlarang Raup Omzet Rp 3 Miliar per Hari
Seluruh pekerja yang beraktivitas di dalam pabrik obat ilegal beromzet miliaran rupiah tersebut diketahui berasal dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Pekerjakan Orang Luar Sukoharjo, Pabrik Obat Terlarang Raup Omzet Rp 3 Miliar per Hari
Indonesia
Polda Metro Bongkar Pabrik Obat Keras di Sukoharjo, Palsukan Izin Jadi Pabrik Botol dan Kardus
Pabrik tersebut sebelumnya digrebek Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada pekan lalu.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Polda Metro Bongkar Pabrik Obat Keras di Sukoharjo, Palsukan Izin Jadi Pabrik Botol dan Kardus
Indonesia
Kebakaran Gunung Lawu Meluas, 490 Hektare Hutan Terbakar dan Api Dekati Mata Air Warga
Karhutla Gunung Lawu di Karanganyar belum padam. Api mengancam mata air warga, pemadaman udara terkendala angin, dan polisi diminta menyelidiki penyebabnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Kebakaran Gunung Lawu Meluas, 490 Hektare Hutan Terbakar dan Api Dekati Mata Air Warga
Indonesia
Gunung Lawu Terbakar, Hewan Buas Diduga Memangsa 4 Kambing Warga
Hewan tersebut diduga mati diterkam hewan buas Gunung Lawu.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Gunung Lawu Terbakar, Hewan Buas Diduga Memangsa 4 Kambing Warga
Indonesia
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Pemkab menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan ditangani KPK.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Indonesia
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Bea Cukai Surakarta mengamankan 12.866.052 batang rokok ilegal dan 164.400 ml MMEA. Potensi kerugian negara mencapai Rp12,53 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Indonesia
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Produksi jagung Jateng mencapai 3,7 juta ton pipilan kering dengan kadar air 28 persen, atau sekitar 17,02 persen dari produksi nasional.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Berita
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Abu Bakar Ba’asyir diduga kelelahan setelah melakukan perjalanan untuk menghadiri pemakaman di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Bagikan