Belanja Produk Dalam Negeri Berpotensi Capai Rp 747 Triliun Produk UMKM. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk belanja produk dalam negeri dan kurangi belanja barang impor.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan, ada potensi anggaran Rp 747 triliun dari APBN dan APBD untuk belanja pengadaan produk dalam negeri.

Baca Juga:

Produk Dalam Negeri Bakal Dominasi Pembangunan IKN Nusantara

Suahasil merinci, dari anggaran Rp747 triliun itu sebesar Rp 389,24 triliun diantaranya berasal dari potensi belanja APBD, sedangkan Rp 357,8 triliun sisanya dari APBN.

Ia menegaskan, optimalisasi anggaran Rp 747 triliun ini, harus segera dilakukan karena akan menjadi katalis untuk membuat perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur yang tumbuh dengan inflasi tetap terjaga.

Terlebih lagi, kata ia, APBN memang anggaran negara yang merupakan katalis sangat penting untuk belanja produksi dalam negeri sehingga betul-betul harus dimanfaatkan sesuai dengan tugasnya.

Ekonomi Indonesia sendiri saat ini berada dalam kondisi optimis karena tetap terjaga setelah pandemi COVID-19 menghantam selama 2,5 tahun.

Sebelumnya Jokowi mengingatkan belanja pemerintah pusat maupun daerah harus memiliki tiga hal penting, yaitu menciptakan nilai tambah, membangkitkan pertumbuhan ekonomi, dan efisien. Presiden pun menyayangkan apabila APBN dan APBD digunakan untuk membeli produk impor.

"Ini uang rakyat, uang yang dikumpulkan dari pajak baik PPn, PPh, PPh badan, PPh perorangan, PPh karyawan, dari bea ekspor, dari PNPB dikumpulkan dengan cara yang tidak mudah, kemudian belanjanya belanja produk impor," katanya.

Baca Juga:

Ganjar Klaim Belanja Produk Dalam Negeri di Jawa Tengah Tembus Rp 2,7 Triliun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Ukraina Ancam Cabut Pengakuan Kemerdekaan Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ukraina Ancam Cabut Pengakuan Kemerdekaan Indonesia

Ukraina meminta dukungan Indonesia untuk menghadapi konflik yang tengah terjadi, bukan untuk mengancam menarik kemerdekaan Indonesia.

Sekjen PBB Kutuk Serangan Rusia ke Kompleks Apartemen Ukraina
Dunia
Sekjen PBB Kutuk Serangan Rusia ke Kompleks Apartemen Ukraina

Antonio Guterres mengutuk serangan rudal Rusia di sebuah kompleks apartemen di Ukraina selama akhir pekan lalu.

Jokowi Sebut Sarinah sebagai Ikon Penting Bangsa Indonesia
Indonesia
Jokowi Sebut Sarinah sebagai Ikon Penting Bangsa Indonesia

Jokowi menyebut wajah baru Sarinah sebagai ikon penting bangsa Indonesia yang merekatkan ingatan dari generasi ke generasi.

PN Jaksel Batasi Pengunjung saat Sidang Ferdy Sambo
Indonesia
PN Jaksel Batasi Pengunjung saat Sidang Ferdy Sambo

Pejabat Humas PN Jakarta Selatan Djuyamto menyebut, aturan itu diberlakukan lantaran kasus Ferdy Sambo begitu menyita publik untuk mengikuti perkembangan persidangannya.

FX Rudi Rela Karakternya Dibunuh hingga Dibui demi Ganjar
Indonesia
FX Rudi Rela Karakternya Dibunuh hingga Dibui demi Ganjar

"Pokoknya saya sudah siap 3D. Siap dibuang, siap dibunuh karakternya, siap dibui," tegas dia.

Motif Pembunuhan Brigadir J Mesti Diungkap Mencegah Adanya Opini Liar
Indonesia
Motif Pembunuhan Brigadir J Mesti Diungkap Mencegah Adanya Opini Liar

Polri diminta segera mengungkap motif Eks Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo yang memerintahkan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E menembak Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J hingga tewas.

Alasan PSI Jagokan Heru Budi Hartono Gantikan Anies Baswedan
Indonesia
Alasan PSI Jagokan Heru Budi Hartono Gantikan Anies Baswedan

Dengan latar belakang jabatannya sebagai Kepala Sekretariat Presiden, Heru adalah pilihan paling tepat yang dapat mengoptimalkan sinergi Pusat dan Jakarta.

2 dari 3 Orang Indonesia Bakal Nonton Piala Dunia 2022 Qatar
Indonesia
2 dari 3 Orang Indonesia Bakal Nonton Piala Dunia 2022 Qatar

Dua dari tiga orang Indonesia atau sekitar 180 juta orang berencana untuk menonton dan mengikuti FIFA World Cup tahun ini atau Piala Dunia 2022 Qatar.

[HOAKS atau FAKTA]: Hakim Vonis Bebas Bharada E
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim Vonis Bebas Bharada E

Penelusuran dilakukan pada bagian thumbnail video yang memperlihatkan seseorang sedang bersujud bukanlah Bharada E.

Kejagung Terima 3 SPDP dari 4 Tersangka Kasus Ginjal Akut
Indonesia
Kejagung Terima 3 SPDP dari 4 Tersangka Kasus Ginjal Akut

Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menerima tiga Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari empat tersangka kasus gangguan ginjal akut pada anak.