Belanja Online Aman saat Valentine, Ini Kuncinya yang Harus Kamu Pegang Hadiah Hari Valentine. (Foto: Pixabay/monika1607)

HARI Valentine tak cuma bisa diisi dengan aktivitas luar rumah atau jalan-jalan. Kamu juga bisa berbelanja online di Hari Kasih Sayang ini. Biasanya, banyak marketplace atau online shop memberikan banyak diskon untuk barang yang dijajakan.

Kamu bisa berbelanja online untuk membelikan hadiah bagi pasangan atau orang-orang terkasih di Hari Valentine. Dikutip Antara berikut tips dari Google untuk berbelanja aman di e-commerce saat Valentine.


1. Kata kunci yang kuat

Kamu harus punya kunci kata kunci yang kuat. (Foto: Pixabay/TheDigitalWay)
Kamu harus punya kunci kata kunci yang kuat. (Foto: Pixabay/TheDigitalWay)

Kamu yang senang berbelanja online seringkali memiliki akun di berbagai marketplace atau e-commerce. Setiap akun tersebut mengandung informasi yang cukup sensitif, paling sedikit berupa alamat email, nomor ponsel dan nomor kartu kredit.

Kata kunci yang kuat seenggaknya terdiri dari delapan karakter, usahakan menggunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap akun e-commerce sehingga jika salah satu akun diretas, akun lainnya tidak terdampak.

Kamu juga harus mengaktifkan fitur pemulihan akun yang berguna untuk mendapatkan akses kembali jika pengguna lupa kata sandi atau lupa log out. Biasanya, pengguna hanya diminta untuk memasukkan nomor ponsel dan alamat email.


2. Aplikasi resmi

Kamu harus pastikan pakai aplikasi resmi. (Foto: Pixabay/JESHOOTS-com)
Kamu harus pastikan pakai aplikasi resmi. (Foto: Pixabay/JESHOOTS-com)

E-commerce sering memberi penawaran khusus jika berbelanja melalui aplikasi, misalnya, berupa diskon yang lebih besar dibandingkan jika kamu berbelanja lewat website.

Sayangnya, ada pihak-pihak tak bertanggung jawab yang membuat aplikasi mirip dengan e-commerce tertentu dan menyalahgunakannya untuk mencuri informasi pribadi atau memasang malware di gawai.

Pastikan kamu mengunduh aplikasi dari sumber terpercaya, misalnya Google Play Store yang memindai aplikasi untuk mendeteksi malware sebelum dan sesudah pemasangan.

3. Waspadai phising

Jangan buka tautan mencurigakan. (Foto: Pixabay/PhotoMIX-Company)
Jangan buka tautan mencurigakan. (Foto: Pixabay/PhotoMIX-Company)

Jangan pernah mengklik tautan (link) mencurigakan agar tidak menjadi korban pencurian informasi. Selalu periksa URL yang dibuka menampilkan tanda gembok di bagian awalnya, penanda situs tersebut yang aman.

Sementara URL yang aman biasanya diawali dengan "https", bukan "http". Kamu juga mesti munakan peramban atau browser yang memiliki fitur keamanan yang akan memberi informasi jika hendak membuka situs yang mencurigakan.


4. Perbarui software

Selalu perbaharui sofware kamu. (Foto: Pixabay/PhotoMIX-Company)
Selalu perbaharui sofware kamu. (Foto: Pixabay/PhotoMIX-Company)

Pastikan menggunakan perangkat lunak terbaru agar lebih aman penggunaannya.

5. Verifikasi dua langkah

Verivikasi dua langkah untuk mengamankan akun. (Foto: Pixabay/RachelScottYoga)
Verivikasi dua langkah untuk mengamankan akun. (Foto: Pixabay/RachelScottYoga)

Fitur verifikasi dua langkah atau two-factor authentication akan membantu pengguna untuk mengamankan akun dari akses tidak sah. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Rayakan Valentine di Bandung, Cek Tempat Wisata Paling Romantis Berikut Ini

Kredit : zulfikar

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH