Belajar Menjaga Hutan dari Masyarakat Baduy Perempuan Baduy menyeberangi jembatan bambu di salah satu kampung. (MP/Ctr)

MerahPutih.com - Tokoh masyarakat Baduy Saidi Putra mengatakan pelestarian hutan dan alam sudah menjadikan budaya masyarakat tradisional itu.

"Apabila hutan dan alam itu rusak maka dipastikan akan menimbukan malapetaka bencana alam," kata Saidi Putra saat menghadiri rapat koordinasi pembinaan adat desa di Rangkasbitung, Lebak, Kamis (22/1).

Kawasan hak tanah ulayat masyarakat Baduy di Desa Kanekes seluas 5.101 hektare di antaranya seluas 3.000 hektare terdapat hutan lindung.

Saat ini, kondisi hutan lindung tetap lestari dan hijau karena peninggalan nenek moyang yang menitipkan harus dijaga dan dirawat.

Masyarakat Baduy, selain menjaga hutan lindung juga melakukan penanaman berbagai jenis pohon.

Selain itu, lanjut Saidi Putra seperti dilansir Antara, warga Baduy tidak boleh melakukan penebangan dan harus seizin lembaga adat.

Kawasan hutan adat Baduy juga sebagai daerah hulu Provinsi Banten sehingga perlu dilakukan pelestarian.

"Kami berkomitmen menjaga keseimbangan alam dengan menjaga kawasan hutan lindung juga penghijauan untuk kemaslahatan bagi seluruh manusia dan ekosistem alam lainnya," katanya.

Menurut dia, selama ini, warga Baduy memberlakukan pengamanan secara swadaya di kawasan hutan lindung agar tidak ada penebangan liar.

Namun, pihaknya hingga kini tidak ditemukan pelaku penebangan liar di kawasan hutan lindung maupun tanah hak ulayat Baduy.

Sebab, pelestarian hutan lindung adat menjadikan budaya warga Baduy yang harus dijaga dan dilestarikan untuk keseimbangan ekosistem alam juga kelangsungan hidup manusia.

"Kami menjaga kawasan hutan lindung juga hak tanah ulayat Baduy tidak terjadi kerusakan," katanya menegaskan.

Begitu juga tokoh warga Baduy Dalam juga Wakil Jaro Kampung Cibeo Ayah Mursid mengatakan kawasan hutan hak ulayat Baduy dengan Peraturan Daerah Nomor 32 Tahun 2001 hingga kini terjaga dengan baik.

Masyarakat Baduy yang berjumlah 11.000 jiwa dilarang melakukan penebangan pohon maupun perusakan hutan, karena titipan dari leluhur yang harus dijaga dan dilestarikan sebagai pilar kehidupan.

Bahkan, kawasan Baduy hingga kini tidak memiliki jalan aspal.

"Kami melarang warga luar memasuki hutan hak ulayat Baduy dengan membawa angkutan, seperti motor, mobil, dan truk sebab kendaraan bisa merusak hutan kawasan Baduy," katanya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemda Diperingatkan Lakukan Sosialisasi Matang Sebelum Buka Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Pemda Diperingatkan Lakukan Sosialisasi Matang Sebelum Buka Sekolah Tatap Muka

Vaksinasi kepada tenaga pendidik ditarget dapat selesai pada Juni 2021

KPK Periksa Direktur Waskita Beton Precast Terkait Korupsi Proyek Fiktif
Indonesia
KPK Periksa Direktur Waskita Beton Precast Terkait Korupsi Proyek Fiktif

Munib bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman.

MUI Minta Stadion Jadi Alternatif Lokasi Salat Jumat
Indonesia
MUI Minta Stadion Jadi Alternatif Lokasi Salat Jumat

Alternatif itu dilakukan oleh umat Islam karena dapat menghadirkan kemaslahatan

Gibran Janji Selesaikan Proyek Pembangunan Masjid Taman Sriwedari Tahun Ini
Indonesia
Gibran Janji Selesaikan Proyek Pembangunan Masjid Taman Sriwedari Tahun Ini

"Saya akan mencoba menyelesaikan masjid agar bisa selesai tahun ini," kata dia.

Calon Anggota KY Pilihan Jokowi Kompeten Jadi Komisioner
Indonesia
Calon Anggota KY Pilihan Jokowi Kompeten Jadi Komisioner

Tapi banyak faktor lain yang turut dinilai selama uji kelayakan dan kepatutan yaitu integritas, komitmen, dan kapasitas

Besok Jumat Awal Puasa Ramadan
Indonesia
Besok Jumat Awal Puasa Ramadan

Umat muslim yang akan menjalani puasa disarankan untuk sahur dengan makanan bergizi di tengah pandemi.

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1441 H Jatuh pada 24 Mei 2020
Indonesia
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1441 H Jatuh pada 24 Mei 2020

Penetapan ini berdasarkan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Fachrul Razi.

Akhirnya, Polisi Pulangkan Aktivis Ravio Patra
Indonesia
Ini Stimulus dan Insentif Demi Kelangsungan Bisnis Properti
KPR
Ini Stimulus dan Insentif Demi Kelangsungan Bisnis Properti

Presiden Joko Widodo mengingatkan para pembantunya membuat langkah-terobosan, bekerja lebih cepat, dan optimalisasi serapan anggaran pandemi COVID-19.

Anak Buah Meninggal Karena COVID-19, Begini Kondisi Terkini Menteri Edhy
Indonesia
Anak Buah Meninggal Karena COVID-19, Begini Kondisi Terkini Menteri Edhy

Kematian pejabat yang bertemu dan mendampingi Menteri Edhy dalam perjalan dinasnya, merupakan orang kedua setelah Bupati Berau, Muharram (52),