berita-singlepost-banner-1
Bela Anies yang Dicibir Soal Banjir, PA212 Semprot Jokowi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (25/2) sore. (Foto: MP/Asropih)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

Merahputih.com - Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengomentari pihak-pihak yang mengkritik bahkan mencibir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait banjir yang terjadi di Ibukota beberapa hari terakhir.

Menurut Novel, yang seharusnya dicibir adalah Joko Widodo (Jokowi) karena waktu menjadi Gubernur Jakarta dan dicalonkan sebagai presiden, Jokowi pernah mengatakan bahwa masalah banjir di Ibukota akan mudah teratasi jika dia menjadi presiden.

Baca Juga:

Pantau Pintu Air Manggarai, Anies: Hingga Sore 236 RW Masih Terendam Banjir

Namun, setelah menjadi presiden bahkan sudah memasuki periode kedua, Jokowi belum mampu merealisasikan janjinya untuk menyelesaikan masalah banjir.

"Mana realisasinya? Malah utang ditumpukin, bukan urusin banjir tapi proyek yang lain besar nilainya dibanding hasilnya," kata Novel kepada wartawan, Kamis (27/2).

Tokoh Front Pembela Islam (FPI) ini menyebut bahwa banjir bukan baru terjadi di era Anies. Ia mengungkapkan, banjir besar pernah melanda Ibukota saat Jokowi menjadi Gubernur Jakarta.

"Dan ingat juga, justru Jokowi jadi gubernur sangat memalukan, Istana bisa kebanjiran tahun 2013 dan awal tahun 2014 banjir tiga hari baru surut," tutur Novel.

Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan mengecek ketinggian air di berbagai pintu air lainnya secara live melalui monitor di Pos Pantau Pintu Air Manggarai, Selasa (25/2/2020) (ANTARA/ Livia Kristianti)
Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan mengecek ketinggian air di berbagai pintu air lainnya secara live melalui monitor di Pos Pantau Pintu Air Manggarai, Selasa (25/2/2020) (ANTARA/ Livia Kristianti)

Novel menilai, Anies tak pantas dicibir atas banjir yang terjadi, karena mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu baru dua tahun memimpin Jakarta. Anies, tambahnya, juga bertanggung jawab terhadap warga yang terdampak banjir.

"Ingat Jokowi sudah pimpin Jakarta dan Indonesia sudah 8 tahun sedang Anies baru dua tahun dan tidak obral janji seperti Jokowi. Dan Anies sangat tanggung jawab, dan warga Jakarta merasa diperhatikan dan terayomi," ujarnya.

Baca Juga:

Jakarta Dikepung Banjir, Anies: Jumlah Pengungsi Capai 15 Ribu Jiwa

Novel juga mengatakan jika wilayah yang paling parah terdampak banjir bukan di Jakarta tapi di Jawa Barat (Jabar). Karyanya, ia menegaskan bahwa sangat keliru jika Anies dicibir.

"Dan justru titik banjir yang parah di luar Jakarta yaitu Jabar. Malah gubernurnya (Ridwan Kamil) asik dengan TikTok, dan Banten juga sama," pungkasnya. (Knu)


berita-singlepost-mobile-banner-3

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6