Bela Anies soal Perluasan Lahan Ancol, M Taufik: Makanya Baca Raperda Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, M.Taufik menyebut bila perluasan kawasan Ancol seluas 155 hektar (Ha) yang izinnya dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bukanlah reklamasi. Pembangunan itu merupakan perlebaran kawasan karena tersambung dengan daratan Ancol.

"Enggak-enggak karena ini nyambungnya dengan darat. Kalau reklamasi itu kan ada kanalnya kalau ini nyambung dengan darat kayak Marina," kata M. Taufik di Jakarta, Kamis (9/7).

Baca Juga

PJJA Sebut Perluasan Ancol Bukan Reklamasi

Taufik menilai, sejumlah pihak yang mengkritisi langkah Anies keluarkan izin perluasan kawasan Ancol tak paham mengenai reklamasi.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI ini berujar, Anies memang telah melaksanakan janji kampanye pada Pilkada DKI 2017 lalu dengan menghentikan reklamasi pada 17 pulau sebelumnya.

"Ya itu karena dia enggak paham apa yang di setop Anies Itu reklamasi. Makanya baca Raperda soal 13 pulau di situ kemudian mari kita penggal penggal, pulau ini siapa kalau ini siapa dan saya sudah baca Kepgub 237. Saya sudah lihat lokasinya," jelasnya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (MP/Asropih)
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (MP/Asropih)

Menurut dia, proyek perluasan lahan Taman Impian Jaya Ancol Timur seluas 120 Ha dan Dunia Fantasi (Dufan) 35 Ha itu telah ada sejak tahun 2009 dan telah menjadi lokasi pembuangan hasil urukan dari sungai dan waduk melalui program Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI), dan dikenal juga dengan sebutan Proyek Darurat Penanggulangan Banjir Jakarta (Jakarta Urgent Flood Mitigation Project atau JUFMP).

"Itu dulu terdiri dari perluasan Dufan dan lain-lain itu 135 hektar itu ada kotak-kotak yang udah jadi. Karena uruknya dari JEDI itu dari uruk sungai dibuangnya ke situ. Jadilah yang 20 hektar. Itu sebelum ada nama reklamasi udah jadi itu barang," tutupnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan izin reklamasi untuk perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol dan Dunia Fantasi (Dufan), Jakarta Utara.

Baca Juga

PJAA: Perluasan Ancol Agar Warga Jakarta tak ke Luar Negeri

Izin ini tercantum dalam surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020. Kepgub pembangunan reklamasi itu ditekan Anies pada 24 Februari 2020 lalu.

Kepgub tersebut berisikan tentang izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi Dufan seluas lebih kurang 35 Hektar (Ha) dan kawasan Taman Impian Jaya Ancol seluas lebih kurang 120 Ha.

"Memberikan izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi dunia fantasi (Dufan) seluas lebih kurang 35 hektar dan kawasan rekreasi Taman Impian Ancol Timur seluas lebih kurang 120 hektar," tulis Anies dalam Kepgub itu. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Paripurna DPR Bahas Perpanjangan RUU Perlindungan Data Pribadi
Indonesia
Paripurna DPR Bahas Perpanjangan RUU Perlindungan Data Pribadi

Pimpinan Komisi VIII DPR RI meminta perpanjangan waktu pembahasan RUU tentang Penanggulangan Bencana dan Pimpinan Komisi I DPR RI meminta perpanjangan waktu pembahasan RUU PDP.

Pemerintah Beberkan Alasan PPKM Gunakan Istilah Level
Indonesia
Pemerintah Beberkan Alasan PPKM Gunakan Istilah Level

Pemerintah menjelaskan alasan mengganti istilah PPKM Darurat menjadi PPKM dengan level tertentu.

Cuaca Jakarta Diperkirakan Cerah Berawan Sepanjang Hari
Indonesia
Cuaca Jakarta Diperkirakan Cerah Berawan Sepanjang Hari

kondisi cuaca cerah berawan berlangsung di seluruh wilayah Jakarta mulai pagi hingga dini hari.

Jokowi Diingatkan Soal Janji Pemerintah Beri Intensif Kepada Industri Pers
Indonesia
Jokowi Diingatkan Soal Janji Pemerintah Beri Intensif Kepada Industri Pers

Hal ini adalah salah satu kesimpulan konvensi nasional media massa yang diselenggarakan oleh PWI

Sidang Perdana, Emak-Emak Pendukung Rizieq Geruduk PN Jaktim
Indonesia
Sidang Perdana, Emak-Emak Pendukung Rizieq Geruduk PN Jaktim

Simpatisan yang didominasi emak-emak itu ingin mengikuti jalannya sidang perdana yang menjerat pentolan eks FPI itu.

Kasus COVID-19 di Bandung Meroket, Yana Mulyana: Faskes Hingga Nakes-nya Sebentar Lagi Kolaps
Indonesia
Kasus COVID-19 di Bandung Meroket, Yana Mulyana: Faskes Hingga Nakes-nya Sebentar Lagi Kolaps

Terus meroketnya kasus COVID-19 itu tak lepas dari pascalebaran dan libur panjang beberapa waktu lalu

Masih Pandemi, Ketua INTI Berpesan Rayakan Imlek di Rumah Bersama Keluarga
Indonesia
Masih Pandemi, Ketua INTI Berpesan Rayakan Imlek di Rumah Bersama Keluarga

Biasanya dalam peringatan Imlek ini, masyarakat Tionghoa berdoa kepada leluhur

OTT KPK Diduga Terkait Bansos COVID-19
Indonesia
OTT KPK Diduga Terkait Bansos COVID-19

Ghufron enggan membeberkan detail siapa saja yang ditangkap termasuk barang bukti yang disita.

Bawaslu Keluarkan 70 Surat Tertulis Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan
Indonesia
Bawaslu Keluarkan 70 Surat Tertulis Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

“Surat tersebut merespon kejadian pelanggaran yang terjadi di 40 kabupaten/kota selama awal masa kampanye Pilkada Serentak 2020,” ucapnya.

Warga Tiga Wilayah Jakarta Diminta Waspada, Empat Jam ke Depan Air Sampai di Pintu Air Pulogadung
Indonesia
Warga Tiga Wilayah Jakarta Diminta Waspada, Empat Jam ke Depan Air Sampai di Pintu Air Pulogadung

Peringatan dini tersebut disampaikan BPBD DKI Jakarta menyusul kondisi permukaan air di Pos Pantau Sunter Hulu berstatus siaga 2