Headline
Bekukan Hubungan Diplomatik, Arab Saudi Usir Dubes Kanada Menlu Arab Saudi Adel Al-Jubeir (Foto: parstoday.com)

MerahPutih.Com - Pemerintahan Arab Saudi murka dengan Kanada lantaran dianggap terlalu jauh intervensi terhadap kebijakan domestik negara kerajaan itu.

Buntut dari persoalan itu, Arab Saudi telah membekukan perdagangan dan investasi Kanada di negaranya. Puncaknya, Riyadh mengusir duta besar Kanada.

Langkah tersebut diambil Arab Saudi sebagai sikap keras terhadap Ottawa yang mendesak pemerintahan Saudi membebaskan sejumlah pegiat masyarakat sipil yang ditahan.

Riyadh menarik duta besarnya dari Kanada dan memberi waktu 24 jam bagi duta besar Kanada untuk meninggalkan Arab Saudi, demikian bunyi pertanyaan kementerian luar negeri Saudi pada Minggu waktu setempat. Saudi mempertahankan "haknya untuk mengambil langkah lebih lanjut," tambah kemenlu Arab Saudi.

Pengumuman itu dimuat oleh kantor berita resmi, Saudi Press Agency, dan membuat para diplomat di Riyadh terkejut.

Sebagaimana dilansir Antara dari Reuters, baik duta besar Saudi maupun Kanada sedang mengambil cuti ketika keputusan itu diambil Riyadh.

Juru Bicara kementerian luar negeri Kanada
Jubir Kemenlu Kanada Marie-Pier Baril (Foto: bbc.co.uk)

Belum ada kejelasan dampak apa, jika ada, yang ditimbulkan pembekuan perdagangan baru itu terhadap perdagangan tahunan Saudi-Kanada senilai hampir 4 miliar dolar dan terhadap kontrak pertahanan sebesar 13 miliar dolar.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Kanada pada Senin (6/8) mengatakan Kanada "sangat prihatin" atas keputusan Arab Saudi tersebut, namun tidak akan menarik pernyataannya soal hak asasi manusia.

"Kanada akan selalu menjunjung perlindungan untuk hak asasi manusia, termasuk hak-hak perempuan serta kebebasan berpendapat di seluruh dunia," kata juru bicara tersebut, Marie-Pier Baril.

Kejadian bermula pada Jumat (3/8) lalu dimana Kanada menyatakan prihatin atas penahanan para pegiat di Arab Saudi, termasuk juru kampanye terkemuka pembela hak perempuan, Samar Badawi.

"Kami mendesak pihak berwenang Saudi untuk segera membebaskan mereka dan seluruh pejuang hak asasi manusia yang menjalankan kegiatannya secara damai," kata departemen urusan diplomatik dan kekonsuleran Kanada, Global Affairs Kanada, melalui Twitter.

Riyadh menganggap pernyataan tersebut sebagai campur tangan terang-terangan terhadap urusan dalam negeri Kerajaan, juga pelanggaran terhadap norma-norma dasar internasional dan semua tata cara internasional.

"Sangat disayangkan Kanada menyebutkan 'pembebasan segera' dalam pernyataannya, yang merupakan kata-kata yang patut dicela dan tidak dapat diterima oleh negara-negara berdaulat." Kerajaan akan menangguhkan program pertukaran pendidikan dengan Kanada serta mengalihkan pemberian beasiswa Saudi ke negara-negara lainnya, menurut laporan Al Arabiya.

Negara-negara tetangga serta sekutu Saudi, Bahrain dan Uni Emirat Arab, menyatakan mereka mendukung Riyadh kendati tidak mengambil langkah serupa.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Filipina Ancam Kerahkan Kapal Perang Evakuasi Warganya di Libya

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tim SAR Kembali Angkat 7 Kantong Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air
Indonesia
Tim SAR Kembali Angkat 7 Kantong Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air

Tim SAR gabungan kembali berhasil mengangkut 7 kantong berisi bagian tubuh korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Jokowi Bilang Sopir Angkot dan Ojek Sumut Paling Parah Terdampak COVID-19
Indonesia
Jokowi Bilang Sopir Angkot dan Ojek Sumut Paling Parah Terdampak COVID-19

Pemda diharapkan bersiap dengan pendistribusian bantuan sosial untuk menjaga daya beli mereka

Ketakutan Jadi Alasan Masyarakat Mudah Percaya Obat Penyembuh COVID-19
Indonesia
Ketakutan Jadi Alasan Masyarakat Mudah Percaya Obat Penyembuh COVID-19

Lemahnya literasi masyarakat terhadap produk obat, jamu, dan herbal juga mendorong munculnya obat-obat tersebut.

Kasus COVID-19 di Tiongkok Nihil Transmisi Lokal
Dunia
Kasus COVID-19 di Tiongkok Nihil Transmisi Lokal

Sebanyak 20 kasus baru COVID-19 terdeteksi di daratan Tiongkok pada Minggu (4/10), naik dari 16 kasus yang dilaporkan sehari sebelumnya.

Pandemi Corona, MUI Ajak Umat Islam Selalu Berzikir dan Perbanyak Baca Alquran
Indonesia
Pandemi Corona, MUI Ajak Umat Islam Selalu Berzikir dan Perbanyak Baca Alquran

MUI juga mengajak umat Islam untuk meningkatkan solidaritas dan saling membantu antar sesama manusia.

Hati-Hati Begal Motor Beralih ke Sepeda, Ikuti Tips Aman Gowes dari Polisi
Indonesia
Hati-Hati Begal Motor Beralih ke Sepeda, Ikuti Tips Aman Gowes dari Polisi

Harga sepeda yang kini sudah setara motor bahkan mobil kini memancing pelaku kejahatan

Jokowi Minta Beking MK
Indonesia
Jokowi Minta Beking MK

Saat ini pemerintah bersama DPR tengah menggodok rancangan Omnibus Law

Satgas Siap Pidanakan Warga Yang Gunakan Tes PCR Palsu Saat Bepergian
Indonesia
Satgas Siap Pidanakan Warga Yang Gunakan Tes PCR Palsu Saat Bepergian

Masyarakat agar menggunakan hasil tes resmi yang dikeluarkan lembaga kesehatan. Meskipun melakukan melakukan perjalanan domestik.

PSI Desak Adamas Belva Enggak 'Standar Ganda', Pilih Ruangguru atau Stafsus
Indonesia
PSI Desak Adamas Belva Enggak 'Standar Ganda', Pilih Ruangguru atau Stafsus

Membiasakan conflict of interest bukan adab yang baik dalam berdemokrasi

Warga DIY Dilarang Salat Idul Adha di Lapangan
Indonesia
Warga DIY Dilarang Salat Idul Adha di Lapangan

Namun, warga masih diperbolehkan salat di masjid.