Bekraf Sosialisasikan BIP kepada Pelaku Ekonomi Kreatif Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo. (MP/Ponco Sulaksono)

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyosialisasikan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) akses permodalan non-perbankan kepada pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) sub sektor aplikasi digital dan game developer serta kuliner di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (12/7).

Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo mengatakan, BIP merupakan skema bantuan penyaluran modal non-perbankan kepada pelaku usaha ekraf berupa penambahan modal kerja dan/atau investasi aktiva tetap yang difasilitasi oleh Bekraf.

"BIP 2017 adalah pilot project penyaluran bantuan oleh Deputi Akses Permodalan Bekraf. Ini salah satu upaya kami meningkatkan kapasitas usaha maupun produksi pelaku ekraf dalam bentuk penambahan modal," kata Fadjar kepada awak media.

Pilot project ini, katanya, Bekraf memilih salah satu subsektor unggulan yaitu kuliner dan salah satu subsektor prioritas yaitu subsektor aplikasi digital dan game developer.

Bekraf, ucap Fadjar, menyalurkan BIP untuk menyediakan kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha ekraf dan menciptakan ekosistem permodalan yang kondusif dengan memperbanyak partisipasi dan kontribusi permodalan dari pihak swasta maupun pihak pemerintah.

"BIP juga diharapkan menjadi stimulus serta mendorong peningkatan partisipasi masyarakat maupun komunitas pelaku usaha ekraf dalam proses pembangunan ekraf atas hasil usahanya," katanya.

Menurut Fadjar, kriteria umum pelaku usaha ekraf yang berhak mendaftar untuk mendapatkan BIP yakni WNI, lebih diutamakan berbadan hukum, dan tidak menerima bantuan sejenis dari kementerian atau lembaga pemerintah lainnya di tahun 2017.

"Pengajuan BIP oleh pelaku usaha ekraf berupa proposal dengan dokumen pendukung yang menyebutkan penggunaan dana BIP pada usahanya," ucapnya.

Fadjar membeberkan bahwa para pelaku usaha ekraf melalui proses administrasi, interview dan presentasi di hadapan kurator, dan verifikasi untuk mendapatkan BIP dari Bekraf.

Sementara, pendaftaran dilaksanakan secara online yang dibuka pada 13 Juli 2017 dan ditutup 24 Juli 2017. Bekraf juga menggandeng ahli pada kedua subsektor tersebut sebagai kurator.

Peserta kegiatan sosialisasi BIP terdiri dari 170 orang yang berasal dari pelaku usaha ekraf subsektor kuliner serta aplikasi digital dan game developer dan lembaga pendukung maupun pendamping yaitu akselerator serta inkubator.

"Jika pilot project ini sukses dilaksanakan dan terlihat jelas manfaatnya bagi pelaku usaha ekraf, tidak menutup kemungkinan tahun depan akan disalurkan BIP yang lebih besar," pungkas Fadjar. (Pon)

Baca berita terkait Bekraf lainnya di: Bangkitkan Awareness Pancasila, Bekraf Gelar We The Nation #SayaIndonesia #SayaPancasila


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

YOU MAY ALSO LIKE