Bekas Sekretaris MA Nurhadi Dituntut 12 Tahun Penjara Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi bersama-sama dengan menantunya Rezky Herbiyono mengikuti sidang pembacaan tuntutan dari gedung KPK Jakarta, Selasa (2/3). (Desca Lidya Natalia)

MerahPutih.com - Bekas Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dituntut 12 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan oleh jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono, dituntut 11 tahun pidana penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. Jaksa meyakini keduanya menerima suap dan gratifikasi dalam pengurusan perkara di MA.

Baca Juga

Eks Sekretaris MA Nurhadi Hadapi Sidang Tuntutan

"Nurhadi dan Rezky Herbiyono terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi," kata Jaksa Lie Putra Setiawan membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (2/3).

Jaksa juga menuntut Majelis Hakim menjatuhkan pidana tambahan terhadap Nurhadi dan Rezky berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 83.013.955.000. Uang pengganti ini selambat-lambatnya dibayarkan satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

"Jika dalam waktu tersebut para terdakwa tidak membayar uang pengganti, maka harta bendanya disita oleh Jaksa dan dilelang untuk membayar uang pengganti tersebut. Dalam hal tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka dipidana penjara masing-masing selama dua tahun," ujar Jaksa.

Bekas Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi (rompi jingga). (KPK)
Bekas Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi (rompi jingga). (KPK)

Jaksa meyakini, Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono menerima gratifikasi senilai Rp 37.287.000.000 dari sejumlah pihak yang berperkara di lingkungan pengadilan tingkat pertama, banding, kasasi, hingga peninjauan kembali (PK).

Selain itu, Nurhadi dan menantunya juga dinilai menerima suap sebesar Rp 45.726.955.000 dari Direktur Utama PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto. Uang suap tersebut diberikan agar memuluskan pengurusan perkara antara PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) melawan PT Kawasan Berikat Nusantara (PT KBN) terkait dengan gugatan perjanjian sewa menyewa depo kontainer.

Dalam menjatuhkan tuntutan ini, Jaksa mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Untuk hal yang memberatkan, Nurhadi dan Rezky dinilai tidak mendukung upaya pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi.

"Perbuatan terdakwa telah merusak citra MA dan pengadilan di bawahnya," kata Jaksa.

Sementara itu, untuk hal yang meringakan kedua terdakwa dinilai berlaku sopan selama menjalani persidangan. Serta belum pernah dihukum.

Nurhadi dan Rezky dituntut melanggar Pasal 11 dan Pasal 12 huruf a Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (Pon)

Baca Juga

Ini Tempat Persembunyian Nurhadi dan Menantunya Selama Jadi Buronan KPK

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gunung Merapi Erupsi, Warga Sleman Panik dan Berhamburan Keluar Rumah
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Warga Sleman Panik dan Berhamburan Keluar Rumah

Mereka panik dan kaget usai mendengar gemuruh suara letusan dan melihat awan panas (wedus gembel) keluar dari Gunung Merapi.

Indonesia Desak Komitmen Percepatan Akses Vaksin Pada Negara APEC
Indonesia
Indonesia Desak Komitmen Percepatan Akses Vaksin Pada Negara APEC

Presiden Joko Widodo memerintahkan mempercepat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di seluruh wilayah di Tanah Air.

Kasus Suap Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Dituntut 2,5 Tahun Penjara
Indonesia
Kasus Suap Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Dituntut 2,5 Tahun Penjara

JPU menuntut hukuman 2 tahun 6 bulan pidana penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap Brigjen Prasetijo Utomo.

DKI Jakarta Diprediksi Berawan Hingga Sore Hari
Indonesia
DKI Jakarta Diprediksi Berawan Hingga Sore Hari

Kondisi cuaca tersebut akan berlangsung sejak Sabtu pagi

Wisata Kepulauan Seribu Ditutup
Indonesia
Wisata Kepulauan Seribu Ditutup

Wisata Kepulauan Seribu untuk sementara ditutup saat masa libur Idul Fitri sejak Sabtu (15/5), sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Kejari Jaktim Isyaratkan Jerat Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Tanah Rp1,4 Triliun
Indonesia
Kejari Jaktim Isyaratkan Jerat Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Tanah Rp1,4 Triliun

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (Kejari Jaktim) mengisyaratkan menjerat tersangka baru dalam kasus tanah Cakung Barat.

Sudah 3 Bulan Indonesia Alami Deflasi
Indonesia
Sudah 3 Bulan Indonesia Alami Deflasi

Deflasi ini hampir terjadi pada seluruh sektor yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran.

Aceh Keluar dari Zona Merah COVID-19
Indonesia
Aceh Keluar dari Zona Merah COVID-19

Povinsi Aceh telah keluar dari status zona merah penyebaran virus corona. Warga diminta untuk tetap mempertahankannya.

Anggota DPR Difasilitasi Isoman di Hotel, Aktivis 98: Pemborosan Uang Rakyat
Indonesia
Anggota DPR Difasilitasi Isoman di Hotel, Aktivis 98: Pemborosan Uang Rakyat

Noel menilai DPR melakukan pemborosan uang rakyat.

Pusat Minta DKI Tingkatkan Pengetatan, PPKM Darurat?
Indonesia
Pusat Minta DKI Tingkatkan Pengetatan, PPKM Darurat?

Pemprov DKI Jakarta akan mengumumkan kebijakan ihwal peningkatan pengetatan PPKM, Rabu (30/6), menyusul lonjakan kasus COVID-19 secara drastis.