Eks Dosen IPB yang Rencanakan Bom Gedung DPR Segera Disidang Mantan dosen IPB Abdul Basith. Facebook/Abdul Basith

MerahPutih.com - Mantan dosen Institut Pertanian Bogor, Abdul Basith bersama dengan 16 rekannya yang terlibat dalam kasus bom rakitan dengan target gedung DPR RI akan segera diseret ke meja hijau.

Pasalnya, Kamis (23/1) polisi menyerahkan para tersangka ke Kejaksaan Tinggi Tangerang Selatan alias melakukan pelimpahan tahap kedua.

Baca Juga

Kuasa Hukum Oknum Dosen IPB Ungkap Pendana Besar Hendak Kacaukan Pelantikan Jokowi

"Pelaksanaan tahap dua pada hari Kamis Tanggal 23 Januari 2020 tersangka perkara bom rakitan AB (Abdul Basith) dan kawan-kawan," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suyudi Ario Seto saat dikonfirmasi, Kamis (23/1).

Sebanyak 27 personel polisi mengawal mereka saat diserahkan ke sana. Sebelum diserahkan, mereka semua dipastikan sehat.

Eks dosen IPB Abdul Basith rancang bom dengan daya ledak cukup kuat
Eks Dosen IPB Abdul Basith tersangka kasus kepemilikan bahan peledak (Foto: ipb.ac.id)

Pasalnya, mereka dicek dulu kesehatannya di Biddokes Polda Metro Jaya. Keenam belas tersangka lain itu adalah AR, IB, MNSW, YS, YF, OS, MS, MJ, S, LN, LA, JRA, LS, SS, JA, MD.

"Tersangka diperiksa di Biddokes Polda," katanya.

Baca Juga

Mantan Dosen IPB Rencanakan Ngebom di Jakarta untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi

Sebelumnya, polisi telah menetapkan Abdul Basith sebagai tersangka karena diduga merencanakan demo berujung ricuh di kawasan Gedung DPR/MPR RI pada 24 September 2019 lalu dengan menyiapkan bahan-bahan peledak. Dia ditangkap di Tangerang bersama sejumlah orang oleh tim Polda Metro Jaya dan Densus 88 sekitar Sabtu dini hari, 28 September 2019.

Polisi menjerat mereka dengan sejumlah pasal. Salah satunya Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 atas tindak pidana membuat, menguasai, membawa, menyimpan, mengangkut, menyerahkan dan atau berusaha menyerahkan bahan peledak.

Polisi mengungkapkan, Abdul bersama kelompoknya juga merencanakan aksi teror dengan bom rakitan saat Aksi Mujahid 212 dengan tujuan menggagalkan pelantikan Joko Widodo.

Baca Juga

Simpan 28 Bom Molotov, Dosen IPB Terancam Hukuman Mati

Pada 24 September malam setelah aksi unjuk rasa, para pelaku kembali menggelar pertemuan di rumah tersangka SO di kawasan Tangerang. Pertemuan dihadiri tersangka SO, SN, DMR, JA, dan AK. Di sana dilakukan pembuatan bom rakitan, hingga penetapan eksekutor peledakan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Senasib Benny Tjokro, Heru Hidayat Juga Dihukum Seumur Hidup
Indonesia
Senasib Benny Tjokro, Heru Hidayat Juga Dihukum Seumur Hidup

Komisaris Utama PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat divonis pidana seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Nasib Ganjil Genap Jakarta Ada di Tangan Anies
Indonesia
Nasib Ganjil Genap Jakarta Ada di Tangan Anies

"Iya masih dalam tahap evaluasi. Kami hanya mendukung keputusan pemerintah," ungkapnya.

 Biro Hukum DKI Gandeng TGUPP Ajukan Banding Gugatan Reklamasi Pulau F
Indonesia
Biro Hukum DKI Gandeng TGUPP Ajukan Banding Gugatan Reklamasi Pulau F

"Tim Gub (TGUPP) akan memonitor apa yang kita kerjakan, apa yang akan kita sampaikan. Tapi, mereka tidak bisa jadi pengacara, hanya mendampingi," kata Kepala Biro Hukum DKI Yayan Yuhanah

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Akan Gelar Buka Puasa Bersama di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Akan Gelar Buka Puasa Bersama di Tengah Pandemi COVID-19

Pada tahun 2018, Pemprov DKI memang mengadakan program buka puasa

11 Daerah Ini Catatkan Jumlah Kasus Aktif COVID-19 Lebih dari 1.000
Indonesia
11 Daerah Ini Catatkan Jumlah Kasus Aktif COVID-19 Lebih dari 1.000

310 daerah yang memiliki kasus aktif dibawah 50

Selain Corona, Ratusan Ribu Nyawa Anak Bangsa Juga Terancam Narkoba
Indonesia
Selain Corona, Ratusan Ribu Nyawa Anak Bangsa Juga Terancam Narkoba

Selain menghadapi ancaman akibat COVID-19, ribuan warga di Jabodetabek juga terancam akibat adanya peredaran narkotika.

 Gagal Temui Perwakilan Dubes India, PA 212 Ancam Demo Lagi dengan Jumlah Besar
Indonesia
Gagal Temui Perwakilan Dubes India, PA 212 Ancam Demo Lagi dengan Jumlah Besar

“Kita berikan waktu sampai Jumat depan, mereka berjanji akan undang delegasi kita untuk diskusi dengan ulama-ulama kita,” ujarnya.

Geruduk Balai Kota, Ratusan Pegawai Hiburan Malam Minta Diskotek Dibuka
Indonesia
Geruduk Balai Kota, Ratusan Pegawai Hiburan Malam Minta Diskotek Dibuka

Hana menilai, pemerintah tidak pernah memberikan solusi yang jelas.

Periksa Tiga Saksi, KPK Dalami Aliran Duit ke Nurhadi dan Menantunya Rezky
Indonesia
Periksa Tiga Saksi, KPK Dalami Aliran Duit ke Nurhadi dan Menantunya Rezky

KPK rampung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan perkara di Mahkamah Agung yang menjerat mantan Sekretaris MA Nurhadi.

[HOAKS atau FAKTA]: Mahasiswa Demo Turunkan Jokowi saat Pandemi Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mahasiswa Demo Turunkan Jokowi saat Pandemi Corona

Akun Marta Cpr Sikumbang (fb.com/idamarimar.idamarimar) membagikan video dari kanal Youtube Suara Mambruk .