Bekas Anggota BPK Rizal Djalil Dituntut 6 Tahun Penjara Mantan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rizal Djalil. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut agar Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan hukuman enam tahun penjara terhadap bekas Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rizal Djalil.

Jaksa meyakini, Rizal terbukti menerima suap senilai Rp1,3 miliar dari Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo. Uang Rp1,3 miliar itu terdiri dari S$100.000 dan US$20.000 dollar.

Baca Juga

Ketua BPK Jadi Saksi Meringankan di Sidang Kasus Suap Rizal Djalil

"Menyatakan terdakwa bersalah terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diancam dalam Pasal 12 huruf b UU pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dakwaan pertama," kata jaksa membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (12/4).

Rizal juga dituntut agar dihukum untuk membayar uang pengganti senilai Rp1 miliar, apabila tidak dapat membayarkan setelah satu bulan putusan berkekuatan hukum tetap maka harta bendanya akan disita.

Suasana sidang pembacaan tuntutan virtual mantan anggota IV BPK Rizal Djalil yang dituntut 6 tahun ditambah denda Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan karena menerima suap senilai Rp1 miliar dari pengusaha di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (12/4). (Desca Lidya Natalia)
Suasana sidang pembacaan tuntutan virtual mantan anggota IV BPK Rizal Djalil yang dituntut 6 tahun ditambah denda Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan karena menerima suap senilai Rp1 miliar dari pengusaha di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (12/4). (Desca Lidya Natalia)

Apabila harta bendanya tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, Rizal akan dihukum satu tahun penjara.

Tak hanya itu, Jaksa juga menuntut agar hak Rizal untuk dipilih dalam jabatan publik dicabut selama tiga tahun.

Dalam melayangkan tuntutan jaksa mempertimbangkan hal yang meringankan dan memberatkan.

Untuk hal meringankan Riza dinilai belum pernah dihukum. Sementara untuk hal memberatkan, perbuatan Riza dianggap tidak mendukung upaya pemerintah yang sedang giat-giatnya memberantas korupsi.

"Tidak berterus terang mengakui perbuatannya dan perbuatan terdakwa telah mencoreng BPK," kata Jaksa. (Pon)

Baca Juga

Pejabat PU Akui Terima Suap dari Penyuap Anggota BPK Rizal Djalil

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Umumkan Warga Bebas Masker
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Umumkan Warga Bebas Masker

Video tersebut nampak sama dengan gambar tangkapan layar di Facebook

Ketua DPD Sesalkan Dugaan Kecurangan terhadap Atlet Binaraga Jatim di PON Papua
Indonesia
Ketua DPD Sesalkan Dugaan Kecurangan terhadap Atlet Binaraga Jatim di PON Papua

La Nyalla Mattalitti menyesalkan perlakuan diduga tidak sportif terhadap atlet-atlet binaraga Jatim yang berlaga di PON XX Papua.

DIY Siapkan 2 Isoter dan 2 RS Rujukan COVID-19 untuk Delegasi G20
Indonesia
DIY Siapkan 2 Isoter dan 2 RS Rujukan COVID-19 untuk Delegasi G20

Yogyakarta bakal menjadi venue utama pertemuan G20 selain DKI Jakarta dan Bali.

Legislator PKS Nilai Kewajiban Tes PCR untuk Moda Transportasi Bebani Belanja Keluarga
Indonesia
Legislator PKS Nilai Kewajiban Tes PCR untuk Moda Transportasi Bebani Belanja Keluarga

Penambahan beban ini, akan berdampak bagi mereka yang bepergian lebih dari tiga hari

Mayoritas Napi Pasien Kebakaran Lapas Tangerang Dalam Kondisi Kritis
Indonesia
Mayoritas Napi Pasien Kebakaran Lapas Tangerang Dalam Kondisi Kritis

Tujuh korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang masih dirawat di ICU RSUD Kabupaten Tangerang.

Eksepsi Munarman Ditolak, Hakim Minta Jaksa Hadirkan Saksi
Indonesia
Eksepsi Munarman Ditolak, Hakim Minta Jaksa Hadirkan Saksi

Memerintah penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan perkara atas nama terdakwa Munarman

Penuhi Panggilan Polda Metro, Luhut Irit Bicara
Indonesia
Penuhi Panggilan Polda Metro, Luhut Irit Bicara

Dia irit bicara saat ditanyakan soal persiapan pemeriksaan tersebut.

Angka Kasus Harian COVID-19 Mulai Meningkat, Gibran Bersikukuh PTM Jalan Terus
Indonesia
Angka Kasus Harian COVID-19 Mulai Meningkat, Gibran Bersikukuh PTM Jalan Terus

Gibran menegaskan adanya temuan klaster di sekolah tidak merubah kebijalan Pemkot untuk tetap mengadakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Ia memastilan sekolah yang ditemukan kasus corona ditup sementara.

 KPU Segera Bahas Anggaran Pemilu Dengan DPR dan Pemerintah
Indonesia
KPU Segera Bahas Anggaran Pemilu Dengan DPR dan Pemerintah

Masa persiapan menuju dimulainya tahapan Pemilu 2024 tersisa 2 bulan lebih.

Pasien Sembuh COVID-19 Tembus 3 Juta Orang
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 Tembus 3 Juta Orang

Selain itu, pemerintah juga mencatat bahwa kini terdapat 256.748 orang yang berstatus suspek