Bekali Para Caleg Perindo, KH Ma'ruf Amin Tawarkan Arah Baru Ekonomi Indonesia Bakal Calon Wapres yang juga Ketua MUI KH Ma'ruf Amin (MP/Ist)

MerahPutih.Com - Pada kesempatan pembekalan para caleg Perindo, Ma'ruf Amin menjelaskan program ekonominya.

"Saya mengusung arus baru ekonomi Indonesia. Karena arus lama melahirkan konglomerasi dengan harapan menetes ke bawah melalui 'trickle down effect', tetapi ternyata tidak menetes," kata Ma'ruf Amin.

Makanya, dia berharap arus ekonomi baru bisa menghilangkan disparitas, baik antara kaya dan miskin, kuat dan lemah, antara daerah, dan antara produk lokal dan global.

Arus baru ekonomi Indonesia yang diusungnya didasarkan pada sila kelima Pancasila, yakni ekonomi kerakyatan yang berkeadilan.

Dalam program ekonomi tersebut, kata Ma'ruf, untuk membangunkan kelompok ekonomi lemah, bukan dengan cara melemahkan golongan yang kuat, melainkan dengan menguatkan yang lemah.

KH ma'ruf Amin
Rais Aam PBNU dan juga Bacawapres RI KH Ma'ruf Amin. (Foto Biro Pers Setpres)

"Bukan membenturkan yang lemah dengan yang kuat, melainkan bagaimana melakukan kolaborasi kemitraan antara yang kuat dan yang lemah sehingga menjadi kesejahteraan bagi seluruh rakyat," katanya.

Kolaborasi itu dilakukan melalui kemitraan antara kelompok ekonomi kuat dengan lemah.

Sementara itu, pengalaman politik KH Ma'ruf Amin jarang mendapat sorotan. Publik lebih mengenalnya sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Padahal, jauh sebelum itu, bakal calon Wakil Presiden Indonesia itu pernah menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dua periode dan Anggota DPR RI.

Dari pengalaman politiknya, KH Ma'ruf Amin menyatakan dirinya sebagai calon wapres tergolong masih muda jika dibandingkan dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad.

"Saya berterima kasih kepada pak Jokowi karena memilih saya sebagai cawapres. Banyak orang bilang pak Ma'ruf sudah tua, saya katakan siapa bilang saya muda. Tapi ada juga yang bilang pak Ma'ruf masih muda dibanding pak Mahathir Mohamad, saya pikir benar juga saya masih muda," kata Ma'ruf saat memberikan sambutan di acara penutupan pembekalan caleg Perindo di Jakarta, Selasa (18/9).

Selain sebagai anggota DPRD dan DPR, Ma'ruf Amin juga pernah menjabat Wantimpres dua periode pada era Presiden SBY.

"Saya tidak menyangka dipilih menjadi cawapres karena saya sudah memasuki dunia saya yaitu dunia kultural, NU dan MUI. Tapi sekarang saya akan berhijrah ke dunia struktural yaitu kalau terpilih jadi Wakil Presiden RI," jelasnya.

Ma'ruf sebagaimana dilansir Antara mengaku hanya ingin membantu Presiden Jokowi untuk menuntaskan apa yang telah dilakukan, dalam menata patok-patok, dalam rangka membuat Indonesia lebih sejahtera.

"Saya juga ingin membantu pak Jokowi untuk mencapai Indonesia lebih sejahtera. Saya berharap lima tahun ini menyiapkan landasan supaya tahun 2024 nanti Indonesia sudah bisa tinggal landas, sudah bisa takeoff," pungkas KH Ma'ruf Amin.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Ridwan Kamil Luncurkan Program Jabar Quick Response, Untuk Apa?



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH