Bekal ke Sekolah Menjamin Kecukupan Gizi Anak Bekal makan siang buat anak akan mencukupkan kebutuhan kalori. (foto: today'sparent)

ENGGAK semua orangtua mau dan bisa menyiapkan bekal makanan untuk anak ke sekolah. Kesibukan menjadi salah satu alasan. Padahal nih, membawa bekal amat penting untuk status gizi anak.

Sebuah penelitian yang baru saja dipresentasikan dalam pertemuan Experimental Biology 2017, di Chicago, menyatakan waktu anak dalam menghabiskan bekal memengaruhi kesehatan serta status gizi mereka.

Penelitian yang melibatkan 151 anak murid kelas 4 dan 5 sekolah dasar itu mengumpulkan data pola makan bekal pada setiap anak. Dalam studi itu, diketahui bahwa anak yang makan bekal ketika sebelum waktu istirahat ternyata mengonsumsi sayur dengan porsi yang lebih banyak ketimbang kelompok anak yang makan setelah waktu istirahat.

eating child
Makan siang penting untuk status gizi anak. (foto: pixabay/avitalchn)

Penelitian lain juga menyebut waktu istirahat yang sebentar, atau kurang dari 20 menit, membuat si anak kekurangan asupan. Durasi tersebut dianggap kurang lama, sebab anak-anak tak memiliki waktu yang luang untuk makan siang sekaligus bermain.

Penelitian yang dilaporkan dalam Journal of The Academy of Nutrition and Dietetics itu memang menyarankan pihak sekolah untuk menambah waktu istirahat agar anak bisa makan dengan tenang dan punya waktu bermain.

Dari penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa waktu dan durasi makan bekal merupakan hal yang penting. Anak yang tidak memenuhi asupannya ketika makan siang bisa kehilangan sekitar 30% kalori dalam sehari. Alasannya, makan siang merupakan salah satu waktu makan untuk porsi kalori terbesar jika dibandingkan dengan sarapan atau makan malam.

bekal anak
Biar anak semangat menghabiskan bekal, orangtua harus kreatif. (foto: Instagram @nzuribentobox)

Anak yang mengonsumsi makanannya dalam jumlah yang tidak cukup bukan tidak mungkin akan mengalami beberapa masalah, seperti mudah sakit, sulit fokus saat belajar, serta memiliki status gizi yang tidak normal.

Jadi, usahakanlah untuk membawakan bekal buat si kecil. Pastikan juga mereka menghabiskan bekal tersebut. Caranya, ibu bisa membuatkan bekal yang variatif, berbentuk lucu, atau libatkan anak dalam penyusunan menu.(*)


Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH