Begini Tanggapan Wagub DKI Soal Usulan Cabut PSBB Transisi Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan pernyataan di Balai Kota Jakarta, Selasa (27/10/2020). ANTARA/Ricky Prayoga/am

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak ingin gegabah menindaklanjuti usulan pencabutan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Setiap sektor harus berdasarkan kajian data terkait penularan COVID-19.

"Betul bahwa kita ingin membangun (sektor) kesehatan dan juga membangun ekonomi, tidak bisa dipilah-pilah. Tidak boleh ada dikotomi," ujar Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, saat dihubungi Selasa (17/11).

Meski demikian, Riza menegaskan, Pemprov DKI Jakarta tidak pilih kasih terkait izin untuk tiap sektor usaha di masa PSBB transisi.

Baca Juga:

PSI Nilai Aturan PSBB di Jakarta Tak Berlaku Bagi Rizieq Cs

"Semuanya penting. Tugas pemerintah adalah menjaga keseimbangan dari semua sektor. Jadi kita tidak pilih kasih, sektor A, sektor B, semua sektor kita perhatikan. Namun demikian ada yang diprioritaskan dalam suasana sekarang," katanya, seperti dikutip Antara.

Riza juga mengatakan bahwa setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI Jakarta diharuskan selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam penanganan COVID-19 sekaligus upaya pemulihan ekonomi.

Arahan Presiden Joko Widodo, kata Riza, kemudian ditindaklanjuti dengan membuka sejumlah sektor wisata ataupun yang membantu pergerakan roda ekonomi secara bertahap.

"Untuk itu, sektor ekonomi bertahap dibuka termasuk pariwisata, hotel sudah dibuka, restoran sudah dibuka, mal sudah," katanya.

Warga bersepeda pada masa transisi PSBB di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/11/2020). ANTARA FOTO/ Reno Esnir/foc (ANTARA/RENO ESNIR)
Warga bersepeda pada masa transisi PSBB di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/11/2020). ANTARA FOTO/ Reno Esnir/foc (ANTARA/RENO ESNIR)

Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sekaligus Visit Wonderful Indonesia (VIWI) Hariyadi Sukamdani menyampaikan pandangan pengusaha di bidang perhotelan dan pariwisata terkait pelaksanaan PSBB dan PSBB transisi di Jakarta.

Menurut dia, pelaksanaan PSBB secara nyata di lapangan tidak dilakukan dengan disiplin dan berjalan semestinya. Pelanggaran PSBB juga dilakukan secara masif dan tidak ditindak secara tegas.

"Kami sebagai pihak yang paling terdampak tentunya merasa apa yang kami lakukan secara disiplin, kami pikir ini sudah waktunya, dengan tadinya kita lihat dari perspektif kesehatan, tapi telah dilanggar dan tidak ada tindakan tegas, kami lihat kondisi ini sudah tidak memadai," ujar Hariyadi dalam konferensi pers virtual, Senin (16/11).

Oleh karena itu, pihaknya mewakili asosiasi usaha pariwisata menyampaikan permintaan kepada Gubernur DKI Jakarta agar PSBB transisi dicabut.

"Atau nanti saat 22 November PSBB transisi itu selesai, itu dihentikan, jadi kondisi normal. Sektor usaha pariwisata dikembalikan ke normal, jadi tidak ada pembatasan kapasitas dan jam operasional," tuturnya.

Baca Juga:

Pemprov DKI Baru Izinkan Dua Hotel Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah PSBB

Selain itu, setelah dicabut, pengusaha juga meminta kepada pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta untuk tidak kembali memberlakukan PSBB.

"Karena menurut pengamatan selama 9 bulan, kita mengalami kontraksi ekonomi yang berat. Tentunya beban kita semua semakin berat. Pemerintah juga memiliki keterbatasan pemberian stimulus yang ideal," kata Hariyadi.

Kendati meminta PSBB transisi dicabut, Hariyadi menegaskan pihaknya akan tetap melaksanakan protokol kesehatan di kondisi normal dengan ketat.

"Kami akan tetap memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat, karena itu komitmen untuk menjaga konsumen," ujar Hariyadi. (*)

Baca Juga:

Masih Terjadi Penularan COVID-19, PSBB DKI Kembali Diperpanjang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
IPW Kecam Aksi Brutal Anggota Polsek Percut Sei Tuan Aniaya Saksi
Indonesia
IPW Kecam Aksi Brutal Anggota Polsek Percut Sei Tuan Aniaya Saksi

"Kasus ini menunjukkan bahwa Polri masih jauh dari sikap promoter dalam menangani sebuah perkara," jelas Neta.

Pasca Banjir, RSCM akan Ujicoba Unit Radiologi
Indonesia
Pasca Banjir, RSCM akan Ujicoba Unit Radiologi

Humas RSCM mengatakan, proses pengeringan alat radiologi yang terpapar genangan air telah selesai dilakukan.

Usia Pensiun Anggota TNI Ditambah 5 Tahun
Indonesia
Usia Pensiun Anggota TNI Ditambah 5 Tahun

Presiden Jokowi juga meminta adanya rencana strategis meningkatkan kesejahteraan prajurit

KA Daop 6 Yogyakarta Wajib Rapid Test Antigen, Berani Pakai Calo Siap-Siap Dipolisikan
Indonesia
KA Daop 6 Yogyakarta Wajib Rapid Test Antigen, Berani Pakai Calo Siap-Siap Dipolisikan

Rapid test antigen berlaku selambat-lambatnya 3 hari sebelum tanggal keberangkatan

 Ramai-Ramai Fenomena Dukhan, MUI: Soal Waktu Kiamat Hanya Allah yang Tahu
Indonesia
Ramai-Ramai Fenomena Dukhan, MUI: Soal Waktu Kiamat Hanya Allah yang Tahu

Menurut Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas, fenomena dukhan sejatinya tidak dapat dibenarkan sebab soal waktu kiamat hanya Allah SWT yang tahu.

Sektor Pertanian Heronya Perekonomian saat Krisis akibat Pandemi
Indonesia
Sektor Pertanian Heronya Perekonomian saat Krisis akibat Pandemi

Kementerian Keuangan menilai bahwa pertanian menjadi salah satu sektor penahan tekanan ekonomi nasional akibat pandemi COVID-19.

43 Jenazah Korban Pesawat Sriwijaya Air Terindentifikasi
Indonesia
43 Jenazah Korban Pesawat Sriwijaya Air Terindentifikasi

"Total korban yang sudah teridentifikasi sampai hari ini sejumlah 43 jenazah," ucap Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramat Jati, Brigjen Asep Hendradiana,

Polisi Tangkap Oknum Driver Ojol Pelaku Perampasan HP Pelajar di Kemayoran
Indonesia
Polisi Tangkap Oknum Driver Ojol Pelaku Perampasan HP Pelajar di Kemayoran

peristiwa penjambretan ini terjadi di depan SMP 269 Harapan Mulia, Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat

Polisi Imbau Pemudik Idul Adha Pulang Lebih Awal
Indonesia
Polisi Imbau Pemudik Idul Adha Pulang Lebih Awal

Polri memprediksi bahwa hari ini Minggu 2 Agustus 2020 arus balik para pemudik Hari Raya Idul Adha.

Klaster Perayaan Maulid Nabi, Ratusan Warga Tebet Jalani Rapid Test
Indonesia
Klaster Perayaan Maulid Nabi, Ratusan Warga Tebet Jalani Rapid Test

Polda Metro Jaya melakukan rapid test terhadap warga Tebet setelah kegiatan Maulid Nabi pada pekan lalu.