Begini Taktik Penyelamatan Ratusan WNI dari 2 Kapal Pesiar Mewah Wabah Virus Corona (Foto: Antara/Pixabay)

MerahPutih.com - Pemerintah tengah menyiapkan taktik mengevakuasi ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal pesiar Diamond Princess dan World Dream. Dua kapal ini terjebak dalam epidemi virus corona jenis baru (Covid-19) sejak awal Februari.

"Keputusan tentang rencana evakuasi WNI di kapal pesiar World Dream dan Diamond Princess sesuai dengan arahan Presiden. Jadi akan tangani satu persatu biar lebih cermat, dengan segala kehati-hatian," kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2).

Baca Juga:

Cara Ampuh Cegah Virus Corona Saat Traveling

Terdapat 78 orang WNI di kapal pesiar Diamond Princess. Dalam perjalanan, kapal tersebut berlabuh di pelabuhan Yokohama untuk menjalani masa karantina penyebaran Covid-19. Terdapat empat WNI terkonfirmasi terpapar virus tersebut dan sedang menjalani perawatan di Jepang.

Sebanyak 188 WNI bekerja di kapal pesiar World Dream yang hingga saat ini masih berada di perairan internasional dekat Bintan karena ditolak bersandar di seluruh negara termasuk Indonesia.

Mendikbud Muhadjir Effendy
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan KebudayaanMuhadjir Effendy. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

.

Baca Juga:

Begini Kondisi Ratusan WNI di Kapal Westerdaam Pasca Terdeteksi Virus Corona

Hasil pemeriksaan kesehatan ekstensif berikut suhu tubuh itu menunjukkan bahwa seluruh kru WNI terbebas dari Covid-19, demikian pula seluruh penumpang kapal yang telah meninggalkan kapal pada pelayaran terakhir pada 9 Februari 2020 dari Hong Kong.

"Sementara yang kita putuskan untuk mengevakuasi anak buah kapal WNI dari World Dream ke Kapal Suharso sudah melaut, kemudian dipindahkan. Kapal Suharso akan diobservasi sesuai dengan prosedur yang ditetapkan TNI," tutur Muhadjir, dilansir dari Antara.

KRI dr Soeharso bersandar di Dermaga Komando Armada II Surabaya, Kamis (20/2/2020). ANTARA/Aditya Ramadhan
KRI dr Soeharso bersandar di Dermaga Komando Armada II Surabaya, Kamis (20/2/2020). ANTARA/Aditya Ramadhan

Pada Rabu (20/2), seiring dengan berakhirnya masa karantina selama 14 hari, Jepang memperbolehkan penumpang kapal Diamond Princess yang tak terinfeksi untuk meninggalkan kapal. Ratusan orang mulai turun dari kapal tersebut.

Proses ini diperkirakan berlangsung beberapa hari. Total ada sekitar 3.700 orang di kapal, namun yang terinfeksi tidak diperbolehkan meninggalkan kapal. Total ada 620 kasus infeksi virus Covid-19 di Diamond Princess.

Beberapa negara telah atau merencanakan mengevakuasi warga mereka dari kapal itu. Amerika Serikat telah memulangkan 300 orang lebih warganya dari Diamond Princess. (*)

Baca Juga:

Antisipasi Virus Corona, Ratusan WNI Ditangkal ke Indonesia


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH