Begini Susahnya Ungkap Identitas Puluhan Jasad Napi Terbakar di Lapas Tangerang Jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 A Tangerang akan dikirim ke RS Polri Kramat Jati. (Foto: MP/Rizki Fitri)

MerahPutih.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri terus bekerja dalam mengidentifikasi 41 jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten di RS Polri, Kramat Jati.

Sespusdokkes Polri Kombes Pramujoko mengatakan, ada sejumlah kendala yang dirasakan tim DVI dalam proses identifikasi jenazah korban kebakaran lapas tersebut.

"Praktisnya tetap ada beberapa kendala yang dihadapi termasuk salah satunya, jika data ante mortem tidak lengkap," ungkap Pramujoko dalam konferensi pers di RS Polri, Jumat (10/9).

Baca Juga:

Empat Jenazah Napi Lapas Tangerang Teridentifikasi Melaui Sidik Jari dan Rekam Medis

"Contohnya jika korban memiliki tato, tapi pihak keluarga tidak punya foto yang khas, itu bisa menjadi kendala," imbuhnya.

Selain kendala pada data ante mortem, lanjut Pramujoko menjelaskan, tim DVI juga kerap mengalami kendala identifikasi jika kondisi jenazah tidak utuh.

"Nah kalau dari sisi post mortem, jenazah yang utuh itu akan gampang. Tapi dengan kondisi seperti ini (terbakar) kalau yang habis tinggal sisa, nah ini yang kemudian jadi kendala juga," terangnya.

Jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 A Tangerang akan dikirim ke RS Polri Kramat Jati. (Foto: MP/Rizki Fitri
Jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 A Tangerang akan dikirim ke RS Polri Kramat Jati. (Foto: MP/Rizki Fitri)

Namun, Pramujoko menjelaskan, seluruh kendala tersebut dapat diatasi dengan kemajuan teknologi salah satunya dari tes melalui sampel DNA.

Seperti yang terjadi pada dua WNA yang menjadi korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang.

"Tapi dengan kemajuan teknologi dari DNA, contohnya untuk dua WNA itu seharusnya pihak keluarga korban tidak datang juga, mereka kan bisa diperiksa di luar negeri dan nanti dikirimkan hasil pemeriksaan DNA tersebut yang kemudian bisa dibandingkan dengan korban di sini," jelasnya.

"Intinya yang menjadi kendala terbesar itu jika pengumpulan data ante mortem dan kondisi jenazah tidak lengkap," tutup dia.

Baca Juga:

Napi Selamat Kebakaran Lapas Tangerang Dapat Trauma Healing

Diberitakan sebelumnya, tim DVI mampu mengidentifikasi 5 orang korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten. Lima orang tersebut masing-masing bernama Rudhi alias Cangak bin Ong Eng Cue (43).

Kemudian Diyan Adi Priyana als Diyan bin Khalil (44), Kusnadi bin Rauf (alm) (44), Bustanil Arifin bin Arwani (alm) (55) serta yang kelima itu bernama Alfin bin Marsum (23). (Knu)

Baca Juga:

4 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Harus Rampungkan RUU Prioritas Sesuai Target
Indonesia
DPR Harus Rampungkan RUU Prioritas Sesuai Target

Empat bulan mendekati akhir 2021, ada beberapa RUU dalam prolegnas prioritas tahun ini yang belum rampung dibahas, di antaranya RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, RUU Masyarakat Hukum Adat, RUU Perlindungan Data Pribadi, dan RUU Badan Usaha Milik Desa.

Tim SAR Temukan Ban Pesawat Sriwijaya Air dan Pakaian Anak-anak di Laut
Indonesia
Tim SAR Temukan Ban Pesawat Sriwijaya Air dan Pakaian Anak-anak di Laut

Serpihan pesawat dan properti korban pesawat Sriwijaya SJ 182 rute Jakarta - Pontianak berhasil ditemukan.

Luhut Ingin Program Baik di KKP Jangan Berhenti
Indonesia
Luhut Ingin Program Baik di KKP Jangan Berhenti

Luhut akan menggelar rapat dengan seluruh jajaran eselon 1 dan 2 KKP

KPK Periksa Azis Syamsuddin sebagai Tersangka
Indonesia
KPK Periksa Azis Syamsuddin sebagai Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memeriksa mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, Senin (11/10).

Dikabarkan Jadi Mensos Bersaing dengan Risma, FX Rudy: Nampaknya Enggak Lah
Indonesia
Dikabarkan Jadi Mensos Bersaing dengan Risma, FX Rudy: Nampaknya Enggak Lah

Selain Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, calon lain yang digadang-gadang menjadi Mensos yaitu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

KPK Sebut NTB Banyak Kehilangan PAD di Bawah Kepemimpinan Zulkiflimansyah
Indonesia
KPK Sebut NTB Banyak Kehilangan PAD di Bawah Kepemimpinan Zulkiflimansyah

Hal itu terendus komisi antirasuah saat mendampingi Pemprov NTB dan Kejakti NTB menangani masalah aset Gili Trawangan.

Hotel Isolasi COVID-19 Ilegal Disegel Pemkot Jakpus
Indonesia
Hotel Isolasi COVID-19 Ilegal Disegel Pemkot Jakpus

Pengelola Hotel OYO Town House 2 Gunung Sahari terbukti melanggar persyaratan administrasi

Setengah Tahun Diparkir, Bus Wisata di Solo Kembali Beroperasi
Indonesia
Setengah Tahun Diparkir, Bus Wisata di Solo Kembali Beroperasi

Screening bagi penumpang dengan menunjukkan bukti vaksin dengan PeduliLindungi belum diterapkan. Kebijakan itu dilakukan karena belum semua masyarakat divaksin.

Kabar Baik, Tak Ada Lagi Daerah Terapkan PPKM Level 4
Indonesia
Kabar Baik, Tak Ada Lagi Daerah Terapkan PPKM Level 4

Penanganan COVID-19 di tanah air makin menunjukkan kabar baik.

Prihatin Jokowi Kerap Dikritik Tak Beretika, Megawati: Beliau Sampai Kurus
Indonesia
Prihatin Jokowi Kerap Dikritik Tak Beretika, Megawati: Beliau Sampai Kurus

Megawati pun meminta agar kritik yang disampaikan secara konstruktif dan solutif