Begini Simulasi Penyebaran COVID-19 Melalui Batuk di Pusat Perbelanjaan Partikel virus yang menyebar dari batuk seseorang di sebelah kanan (Foto: Youtube/Aalto University)

PANDEMI virus Corona (COVID-19) masih menjadi masalah serius hingga saat ini. Pemakaian masker yang sebelumnya hanya untuk orang sakit, kini semua orang diwajibkan menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah.

Imbauan tersebut ternyata sangat berdampak untuk diri sendiri dan orang sekitar kita. Jika orang yang terjangkit COVID-19 batuk atau bersin, virus tersebut bisa tersebar dengan jangkauan yang cukup luas dan tahan lama di berbagai benda.

Baca juga:

Starbucks Hentikan Program 'Reusable' untuk Kurangi Penyebaran Corona

Dilansir dari laman dailymail.co.uk, para peneliti di Finlandia telah merilis simulasi 3D yang menunjukkan bagaimana partikel virus dari batuk seseorang di supermarket dapat melayang di udara selama beberapa menit dan menyebar melintasi dua lorong atau rak pembelanjaan. Penyebaran tersebut mungkin bisa menginfeksi pembeli lain di dekatnya.

Universitas Aalto, Institut Meteorologi Finlandia, Pusat Penelitian Teknis VTT Finlandia dan Universitas Helsinki mempelajari bagaimana COVID-19 diangkut melalui partikel aerosol yang sangat kecil di udara ketika seseorang batuk, bersin, bahkan berbicara.

Begini Simulasi Penyebaran COVID-19 Melalui Batuk di Pusat Perbelanjaan
Proses menyebarnya partikel virus Corona dari seseorang yang batuk (Foto: Youtube/Aalto University)

Keempat organisasi penelitian tersebut masing-masing melakukan pemodelan secara mandiri, menggunakan kondisi awal yang sama, untuk seseorang yang batuk di antara rak-rak.

"Seseorang yang terinfeksi oleh virus Corona, dapat batuk dan pergi begitu saja, tetapi kemudian meninggalkan partikel aerosol yang sangat kecil yang membawa virus tersebut," kata Asisten Profesor Universitas Aalto, Ville Vuorinen. "Partikel-partikel ini kemudian bisa berakhir di saluran pernapasan orang lain di sekitarnya," tambahnya.

Baca juga:

Menyusul Apple, Microsoft Tutup Semua Toko Untuk Cegah Virus Corona

Video di atas menunjukkan bahwa partikel-partikel yang membawa COVID-19 dapat bertahan lama menyebar di udara selama sekitar 6 menit. Tentu hal ini harus kita waspadai, khususnya kamu yang suka jajan di supermarket atau pusat perbelanjaan.

Mengutip laman news.sky.com, dalam studi para peneliti itu, mereka memodelkan pergerakan partikel aerosol di udara lebih kecil dari 20 mikrometer. Untuk batuk kering yang merupakan gejala khas COVID-19, ukuran partikel biasanya kurang dari 15 mikrometer.

"Partikel yang sangat kecil dengan ukuran ini tidak jatuh dan menempel di lantai, melainkan bergerak mengikuti arus udara atau tetap mengambang di tempat yang sama," kata para peneliti.

Maka dari itu, tetaplah di rumah dan gunakan masker jika sedang berpergian karena keperluan penting. Mari kita bersama-sama lawan virus ini dengan mengikuti himbauan pemerintah. (arb)

Baca juga:

YouTube Demonetisasi Video Terkait Penyebaran Virus Corona



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH