Begini Persiapan PT KAI Antisipasi Membludaknya Penumpang saat Lebaran 2019 PT KAI Daop 1 Jakarta. Foto: MP/Kanugrahan

MerahPutih.com - PT KAI Daop 1 Jakarta telah menyiapkan berbagai hal, mulai dari ketersediaan tiket, segi keamanan, pelayanan di atas kereta maupun area stasiun, hingga kesiapan sarana dan prasarana untuk menghadapi arus mudik dan arus balik para pengguna jasa KA yang berlangsung selama 22 hari, mulai 26 Mei-16 Juni 2019.

Pada masa Angkutan Lebaran 2019, Daop 1 Jakarta mengoperasikan 58 KA Reguler (32 KA dari Stasiun Gambir dan 26 KA dari Stasiun Pasar Senen) dan 20 KA Tambahan (12 KA dari Stasiun Gambir dan 8 KA Dari Stasiun Pasar Senen) per hari.

Dengan total 78 KA per hari yang dioperasikan Daop 1 Jakarta pada masa Angkutan Lebaran 2019 maka secara keseluruhan terdapat ketersediaan tempat duduk sekitar 957.282 untuk dapat mengakomodir kebutuhan pengguna jasa pada masa arus mudik berlangsung selama 22 hari. Dari sisi sarana, sebanyak 326 kereta siap dioperasikan setiap harinya.

Baca juga: Purnawirawan Jenderal TNI-Polri Siap Turun ke Jalan Bersama Rakyat

Kepala PT KAI Daop 1 Dadan Rusdiansyah mengatakan, pihaknya tak tanggung-tanggung dalam menurunkan pegawai saat angkutan lebaran ini.

“Para pegawai ini turun langsung di stasiun untuk melayani penumpang, seperti menjadi petugas boarding, mengatur penumpang di area peron, dan membantu penumpang yang membutuhkan informasi. Total terdapat sekitar 2.437 pegawai PT KAI yang diturunkan untuk menjalani posko angkutan lebaran 2019," kata Dadan di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (20/5).

KA Brutus milik PT KAI
KA Brantas. Foto:Flickr

Mereka terbagi dari 106 pegawai setingkat EVP, Deputy, Senior Manager, Junior Manager dan Quality Control, 202 staf kantor, 336 dari Kantor Pusat/Anak perusahaan, dan 1.793 pegawai bagian operasional organik.

"Jumlah tersebut hanya pegawai manajemen dan operasional belum termasuk petugas pengamanan serta petugas tambahan yang secara keseluruhan jumlahnya dapat mencapai sekitar empat ribu petugas” jelas Dadan.

PT KAI Daop 1 Jakarta memiliki tenaga eksternal bagian pelayanan. Seperti 75 orang dari komunitas pecinta KA dan 24 costumer service mobile (CSM) yang akan membantu di stasiun Gambir, Pasarsenen, dan Bekasi.

Sedangkan untuk pengamanan, PT KAI Daop 1 Jakarta akan menerjunkan 1.319 personel yang terdiri dari 1.075 dari internal Daop 1 Jakarta (256 Polsuska, 816 PKD, 3 Babin/Pabin) dan 244 personel eksternal (223 Polri dan 21 TNI).

Dadan menambahkan, saat masa arus mudik maupun arus balik lebaran, sering dijumpai pengguna jasa KA yang membawa barang dalam jumlah banyak sehingga berpotensi mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.

Mengantisipasi hal tersebut, PT KAI menerapkan peraturan barang bawaan saat menggunakan KA. Peraturan mengenai prosedur SOP penanganan bagasi penumpang KA tersebut sudah ditentukan sejak tahun 2016.

Barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa sebagai bagas, meliputi: binatang, narkotika psikotoprika/ zat adiktif lainnya, senjata api/tajam, semua barang yang mudah terbakar/meledak, semua barang berbau menyengat/amis.

Baca juga: TransJakarta Bakal Buka Rute Baru Bandara Soekarno Hatta

“Bagasi yang dianggap pantas dibawa ke dalam kereta adalah barang-barang dengan berat dan volume dianggap masih dapat dibawa ke dalam kereta, disimpan di rak bagasi atas, di ruang tempat duduk penumpang, dibagian ujung kereta atau tempat lainnya yang tidak mengganggu kenyamanan dan keamanan penumpang. Serta tidak berpotensi membahayakan atau menimbulkan kerusakan pada kereta dan saat naik-turunnya bagasi tidak menimbulkan kelambatan KA,” tambah Dadan. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH