Begini Kondisi 21 Pasien Hepatitis Akut Misterius di Jakarta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan keterangan pers di Taman Margasatwa Ragunan, Sabtu (9/10/2021). ANTARA/Sihol Hasugian

MerahPutih.com - Telah ditemukan 21 kasus penyakit hepatitis akut misterius di Jakarta. 14 kasus menyerang anak usia di bawah 16 tahun dan 7 lainnya terjadi pada orang dengan usia lebih dari 16 tahun.

Dari jumlah tersebut, tiga pasien yang diduga mengidap hepatitis akut dikabarkan meninggal dunia.

Baca Juga:

PKS Minta Pemprov DKI Serius Pencegahan Hepatitis Akut di Sekolah

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria pun mengungkap, kondisi terkini 18 pasien yang terpapar hepatitis akut tersebut.

“Semua masih dalam proses penyelesaian pemeriksaan hepatitis (belum semua lengkap jenis pemeriksaan Hepatitis A-E) sehingga semua kasus masih berstatus ‘pending clasification’,” ucap Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (12/5).

Sementara itu, untuk tujuh orang dewasa, menurut Riza, tidak masuk dalam kriteria Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) sebagai hepatitis akut misterius.

“Sehingga tidak masuk kriteria WHO sebagai kewaspadaan hepatitis akut berat yang belum diketahui penyebabnya,” paparnya.

Sebelumnya, Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta warganya untuk tetap waspadai kasus hepatitis akut misterius.

Baca Juga:

Serang Orang Dewasa, Jumlah Probable Hepatitis Akut di Jakarta Jadi 21 Kasus

Guna mencegah penyebarannya, orang nomor dua di Jakarta ini mengimbau anak-anak tidak mendatangi fasilitas umum guna mengantisipasi terjadinya penularan.

"Kita minta khususnya anak-anak yang mudah terjangkit untuk ditunda dulu bermain di tempat-tempat umum seperti kolam renang bersama, kegiatan anak-anak kan suka bermain di tempat indoor segala macam," terangnya.

Diketahui, fenomena hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya, menjadi sorotan dunia setelah organisasi kesehatan dunia atau WHO menetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) pada 15 April 2022.

WHO sendiri menerima laporan ada 169 kasus di 12 negara, termasuk Indonesia. Di tanah air sendiri, diduga telah ditemukan 3 kasus hepatitis akut hingga pasien meninggal dunia.

Atas kejadian itu, Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology). (Asp)

Baca Juga:

DKI Buka Opsi Setop Sekolah Tatap Muka, Sikapi Kasus Hepatitis Misterius

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Status Gunung Semeru Pasca Erupsi
Indonesia
Status Gunung Semeru Pasca Erupsi

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyimpulkan berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, serta potensi ancaman bahayanya, maka tingkat aktivitas Gunung Semeru dinilai masih pada level II atau waspada, meskipun aktivitasnya meningkat.

Tolak Bala, Alasan Pelaku Bagikan Makanan Ringan Isi Silet ke Anak-anak di Jember
Indonesia
Tolak Bala, Alasan Pelaku Bagikan Makanan Ringan Isi Silet ke Anak-anak di Jember

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa lima buah makanan wafer yang sudah diisi potongan benda tajam berbahaya, kemudian tiga buah gunting, 1 buah tang potong, 1 buah tang catut, 1 buah toples kecil berisi seng, kawat berapa jenis paku dan bahan besi lainnya, 2 buah korek api serta 1 buah kotak tempat membuat makanan.

Penambahan Kasus COVID-19 Harian Kembali di Bawah 40 Ribuan
Indonesia
Penambahan Kasus COVID-19 Harian Kembali di Bawah 40 Ribuan

Jumlah kasus COVID-19 bertambah 36.501 kasus pada Senin (14/2), sehingga total menjadi 4.844.279.

Kepala Otorita IKN Sambangi KPK, Bahas Apa?
Indonesia
Kepala Otorita IKN Sambangi KPK, Bahas Apa?

Bambang Susntono menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (21/3).

Pendaftaran CPNS Solo Ditutup, Dokter Spesialis sampai Teknisi Komunikasi Minim Pelamar
Indonesia
Pendaftaran CPNS Solo Ditutup, Dokter Spesialis sampai Teknisi Komunikasi Minim Pelamar

Pendaftaran CPNS nasional termasuk Solo awalnya ditutup sampai 21 Juli. Kemudian diperpanjang sampai 26 Juli kemarin.

Wagub DKI Minta Mantan Pimpinan Jaktour Terlibat Korupsi Disanksi Sesuai Hukum
Indonesia
Wagub DKI Minta Mantan Pimpinan Jaktour Terlibat Korupsi Disanksi Sesuai Hukum

Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menangkap dan menetapkan tersangka dua orang anak buah Gubernur Anies Baswedan terkait kasus dugaan korupsi.

 [HOAKS atau FAKTA]: Gelombang Panas Landa Indonesia, Suhu Capai 50 Celcius
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Gelombang Panas Landa Indonesia, Suhu Capai 50 Celcius

Berdasarkan data hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum terukur selama periode 1-7 Mei 2022 berkisar antara 33-36,1 derajat Celcius.

PKS: Jika Tidak Ada Kepentingan Bisnis Tes PCR Bisa di Bawah Rp 100 Ribu
Indonesia
PKS: Jika Tidak Ada Kepentingan Bisnis Tes PCR Bisa di Bawah Rp 100 Ribu

Menurut anggota Komisi IX DPR Faksi PKS Netty Prasetya Aher, jika tidak ada kepentingan bisnis, harga tes PCR bisa di bawah Rp 100 ribu.

Survei Pilpres: Duet Anies-Puan Paling Banyak Dipilih, Elektabilitas Capai 51,3 Persen
Indonesia
Survei Pilpres: Duet Anies-Puan Paling Banyak Dipilih, Elektabilitas Capai 51,3 Persen

Hasilnya, duet Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketua DPR RI, Puan Maharani paling banyak dipilih dengan elektabilitas sebesar 51,3 persen.

Sudah Disegel Masih Nekat Beroperasi, Bar Flow Terancam Dicabut Izinnya
Indonesia
Sudah Disegel Masih Nekat Beroperasi, Bar Flow Terancam Dicabut Izinnya

"Kalau sudah diberi sanksi jangan lagi melanggar. Nanti bisa kami cabut izinnya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (11/11) malam.