Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra

Foto udara personel TNI berjibaku menyelesaikan pemasangan jembatan bailey di salah satu titik terdampak bencana di Sumatera Barat. Antara/HO-Humas Penrem Korem 032/Wirabraja

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - TNI Angkatan Darat terus mempercepat pemulihan mobilitas warga dengan membangun jembatan bailey secara intensif.

Bahkan pembangunan dilakukan dengan sistem kerja siang dan malam untuk mengejar target pemulihan akses masyarakat di wilayah terdampak bencana di Sumatra.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan, percepatan pembangunan jembatan dilakukan dengan pola kerja tiga shift.

“Untuk mempercepat jembatan ini kami lakukan tiga shift. Jadi anggota kita bekerja pagi, siang, malam. Kalau tidak bekerja seperti ini, saya kira tidak bisa mencapai target seperti yang kita dapatkan pada hari ini,” kata Maruli dalam jumpa pers Senin (29/12).

Baca juga:

Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sukabumi

Ia menjelaskan, proses pembangunan jembatan bailey bukan pekerjaan sederhana. Setiap jembatan harus melalui tahapan pelaporan, survei lokasi, hingga penentuan jenis jembatan yang paling sesuai dengan kondisi medan di lapangan.

“Untuk jembatan ini memang agak rumit, karena setelah ada laporan kami harus survei, setelah survei apa jembatan yang paling sesuai,” ujarnya.

Menurut Maruli, tantangan tidak hanya terjadi di lokasi bencana. Proses pengiriman jembatan dari Jakarta hingga ke daerah terdampak juga menghadapi kendala infrastruktur.

Meski demikian, KSAD mengaku salut dengan dedikasi prajurit TNI AD yang tetap mampu bekerja maksimal di tengah berbagai keterbatasan.

“Terus terang, saya kepada anggota saya pun merasa salut bisa bekerja sedemikian rupa,” ucapnya.

Maruli memaparkan, hingga saat ini TNI AD telah menangani pembangunan puluhan jembatan. Dari total daftar jembatan bailey, sebagian telah selesai dibangun, sementara lainnya masih dalam proses pemasangan dan pengiriman.

“Sampai sekarang kami mendapatkan daftar bailey ada 44. Dua belas sudah selesai, sisanya 15 sedang di perjalanan, enam sedang dipasang,” jelasnya.

Selain jembatan bailey, TNI AD juga membangun jembatan armco dan jembatan gantung untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah terdampak bencana.

“Armco bertambah, sekarang ada 47 titik. Enam selesai, tiga pemasangan, dan lainnya masih proses pengiriman. Sekarang ada lagi yang minta jembatan gantung, paling tidak dua motor berboncengan sudah lumayan untuk bawa logistik,” kata Maruli.

KSAD menekankan, percepatan pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh TNI AD bersama kementerian, BNPB, dan instansi terkait lainnya dalam penanganan bencana.

Ia menyebut, arahan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto membuat proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan di lapangan berjalan lebih cepat

“Saya berani mengatakan ini yang tercepat. Presiden memimpin langsung perintahnya, sehingga ini sangat cepat,” pungkasnya. (Pon)

#TNI #Banjir #Banjir Sumatra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
TNI tegaskan hormat proses hukum dan tindak lanjuti surat KPK terkait dugaan keterlibatan dua prajurit aktif dalam kasus korupsi dana bencana BNPB.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
Berita Foto
Latgabma Keris Woomera 2026, Marinir Indonesia dan ADF Uji Kemampuan Tempur
Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) 5 Marinir Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (20/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 20 Oktober 2026
Latgabma Keris Woomera 2026, Marinir Indonesia dan ADF Uji Kemampuan Tempur
Indonesia
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, penguatan alutsista TNI mencakup jet tempur Rafale, pesawat A400M, fregat, helikopter, dan kendaraan amfibi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Kabar duka, mantan KSAD Subagyo HS meninggal dunia di RS Panti Rapih Yogyakarta sore ini. Simak profil dan rekam jejak Jenderal Baret Merah era 3 presiden ini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Indonesia
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Marsekal Yusuf Jauhari resmi dilantik jadi Wamenhan. Kemhan proses pengisian jabatan Kabaloghan yang kosong. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Bagikan