Begini Kata Cendekiawan Muslim Soal Persekusi Dua Sejoli di Cikupa Cendikiawan muslim Azyumardi Azra. (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Jagad dunia maya kembali dihebohkan dengan aksi persekusi yang dilakukan warga terhadap pasangan yang dituding mesum di sebuah kontrakan di kawasan Cikupa, Tangerang, Banten.

Dalam video yang beredar di jejaring sosial tersebut, dua sejoli yang masih berusia remaja itu dipukuli dan ditelanjangi oleh warga.

Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat yang seharusnya berkewajiban menenangkan situasi malah ikut-ikutan memprovokasi massa. Tak hanya itu, dia bahkan ikut mengarak dua sejoli tersebut ke rumah Ketua Rukun Warga (RW).

Menyikapi hal tersebut, cendekiawan muslim Azyumardi Azra pun angkat bicara. Menurut dia, hal itu menunjukkan bahwa kesalehan personal yang dimiliki seseorang tak berbanding lurus dengan kesalehan sosial di masyarakat.

Adapun kesalehan personal merupakan hubungan vertikal antara manusia dengan Tuhan sebagai Sang Pencipta. Sedangkan kesalehan sosial merupakan hubungan manusia secara horizontal di tengah masyarakat.

"Ya itu juga karena kesalehan personal yang tidak diikuti dengan kesolehan sosial," ‎kata Azyumardi di Hotel Sari San Pacific, Jakarta Pusat, Rabu (15/11).

Guru Besar ‎Sejarah dan Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah Jakarta ini menuturkan seharusnya semakin meningkat kesolehan personal maka meningkat pula kesolehan sosial orang tersebut.

"Jadi kalau misalnya ada ketua RT, RW main hakim sendiri, ini tidak mencerminkan kesolehan sosial dalam kehidupan publik," ungkapnya.

Sekedar informasi, saat ini kasus tersebut telah ditangani aparat Kepolisian Kabupaten ‎Tangerang. Kapolresta Tangerang AKBP Sabibul Alif pun telah memastikan bahwa dua sejoli berinisial M dan R yang digerebek itu tidak berbuat mesum. (Pon)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Komisi VIII DPR Desak Kemenaker Investigasi Pabrik Petasan Maut di Tangerang

Kredit : ponco


Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH