Begini Caranya Jatuh Tidur Lebih Cepat

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 29 September 2020
Begini Caranya Jatuh Tidur Lebih Cepat

Susah tidur dimalam hari kenapa bisa terjadi. (Foto: Unsplash/The Creative Exchange)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI penghujung hari hampir semua orang ingin beristirahat berusaha mengembalikan energi yang hilang. Tidur adalah salah satu cara terbaik untuk beristirahat. Namun apa ada terkadang tidur justru membuat badan lelah, karena sama sekali tidak bisa jatuh tidur dengan cepat.

Ada kebiasaan-kebiasaan yang membuat seseorang tidak jatuh tidur dengan cepat. Ini yang harus dihilangkan secepatnya. Jelas mempengaruhi kesehatan tubuh bahkan imun. Bahaya di tengah pandemi saat ini.

Baca Juga:

Penelitian Menyebutkan ASI Bisa Mencegah COVID-19, Ini Penjelasannya

Cemas berlebih

tidur
Cemas yang berlebih menghalau tidur. (Foto: Pixabay/stocksnap)

Buat kamu yang merasa cemas berlebih atau merasa Psikosomatik saat pandemi ini. Sebaiknya kamu enggak perlu banyak baca atau menonton berita. Kalau kamu tipe orang yang gampang terpengaruh sebaiknya selalu berpikiran positif. Jangan takut, asalkan kamu hidup sehat dan bersih kamu enggak akan kenapa-napa kok! Mendingan lakuin kegiatan yang kamu suka aja, seperti nonton anime lucu, film komedi atau film eksyen yang buat semangat kamu kembali bangkit. Jangan malah nonton film horor, yang ada makin takut nanti.

Laman alodokter mengungkapkan bahwa menghilangkan cemas berlebih dengan mempergunakan waktu dengan semaksimal mungkin. Bisa dengan membuat tubuh lelah dengan rangkaian kegiatan positif seperti olahraga. Jangan lupa makan teratur dan sehat. Kemudian batasi waktu menerima informasi COVID-19, ini juga baik buat kamu. Jika ingin membaca, bacalah hal-hal positif yang membangun. Agar saat menjelang malam kamu dapat ber-istirahat dengan tenang dan nyaman tanpa ditakut-takuti rasa cemas yang buat kamu enggak bisa tidur nantinya.

Mata melek

tidur
Mata akan melek terus bila melakukan kegiatan lainnya. (Foto: Pixabay/Claudio_Scott)

Lalu buat kamu yang pengen tidur cepat, jangan sekali-kali mandangin ponsel. Kalau masih mau mainin mendingan kamu dengar podcast monolog yang khusus pengantar tidur. Biar kamu jadi rileks. Mata sudah lelah, pikiran sudah letih yang dibutuhkan tubuh adalah istirahat. Untuk membantu lebih cepat tidur minum susu. Jangan pula main gim yang butuh konsen seperti push rank Mobile Legends atau Push rank AoV. Apalagi main DOTA atau main gim Battle Royale. Kalau mau bobo cepet paling benar jangan main ponsel deh! Walaupun ada juga sih gim santai kayak Chess Rush, gim RPG yang auto battle bisa di tinggal tidur. Tapi masak iya mau bobo aja main gim, entar batrai ponsel kamu bocor lagi.

Baca Juga:

Cara Atur Jadwal Tidur di Tengah Tugas Numpuk

Telepon gebetan

tidur
Telepon gebetan kadang enggak kenal waktu. (Foto: Unsplash/Charles)

Nah ini yang parah! Kalau kamu masih teleponan sama gebetan sampe pagi ya sama aja bohong dong! Kalau kamu emang sayang dia, jangan buat dia begadang dong suruh dia tidur cukup, biar gak mudah terserang penyakit. Daripada ajak dia teleponan ngomongin apa enggak jelas mending besok sore selesai kelas online atau kerja, ajak dia jalan-jalan atau olahraga.

Begitu juga dengan nonton drakor, anime atau film seri lain semakin membuat kamu tenggelam dalam tontonan. Kamu akan susah tidur tepat waktu, yang ada kamu malah mengorbankan jam tidur. Intinya tidur tepat waktu bisa saja kok! Asal kamu pandai membagi waktu, terkadang hiburan juga diperlukan tapi kesehatan kamu harus menjadi prioritas utama. (joe)

Baca Juga:

Awas! Ini Gejala 'Burnout'

#Kesehatan #Tidur #Pola Tidur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan