Begini Cara Pemprov DKI Rayu Orang Tua Izinkan Anaknya Belajar Tatap Muka Kegiatan belajar-mengajar tatap muka di sekolah dasar negeri (SDN) Pademangan Barat 11 pada Rabu (7/4/2021). (ANTARA/ HO-Kominfotik Jakarta Utara).

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta terus melakukan upaya agar orang tua mau mengizinkan anaknya untuk ikut sekolah tatap muka di tengah pandemi COVID-19. Mengingat saat ini antusias orang tua masih rendah memperbolehkan anaknya belajar di sekolah.

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria mengaku, pihaknya punya solusi supaya orang tua mempercayai pembelajaran tatap muka. Caranya pemerintah harus menjelaskan secara gamblang proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dari pintu masuk sekolah hingga belajar mengajar di kelas dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

"Kita kan menjelaskan prosesnya, tahapan-tahapannya dilakukan dengan baik. Saya kira itu akan menimbulkan kepercayaan kepada publik dan orang tua," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (8/4).

Riza pun menyakini, orang tua akan semakin memahami dan mengerti bahwa uji coba pembelajaran yang saat ini dilakukan Pemprov tidak semua dilaksanakan offline, tapi juga online. Sehingga, nantinya mereka akan luluh melepas anaknya untuk bisa mengikuti program belajar Pemerintah DKI ini. "

"Secara offline jauh lebih baik, apalagi untuk pelajaran tertentu yang membutuhkan diskusi, interaksi, apalagi praktek," ucap dia.

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria. Foto: MP/Asropih

Pria kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini mengakui, memang ada kekhawatiran dari orang tua untuk melepas anaknya belajar di sekolah disaat virus corona masih ada dan dapat menyerang siapa saja.

"Saya kira berproses saja, memang ada kekhawatiran, ini sesuatu yang wajar, tidak ada masalah luar biasa, nanti para orang tua juga pada saatnya akan memahami dan mengerti," papar dia.

Pada prinsipnya Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan (Disdik) DKI akan terus mencari solusi guna meningkatkan dan mengoptimalkan proses pembelajaran terbatas ini dengan sebaik-naiknya.

"Sehingga menimbulkan kepercayaan publik khususnya para orang tua," papar Riza.

Riza Patria mengakui, kegiatan uji coba sekolah tatap muka terbatas masih terkendala restu orang tua. Lanjut dia, persentase hari pertama siswa yang mengikuti sekolah tatap muka masih sedikit. "

Ternyata cukup mendapat antusias dari anak-anak, sekalipun memang menurut data besarnya masih 20 sampai 30 persen siswa yang diizinkan oleh orang tua," papar Riza saat meninjau pelaksanaan uji coba sekolah tatap muka campur di SMK Negeri 2 Jakarta Pusat, pada Rabu (7/4) kemarin. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Didakwa Selundupkan Handpone, Putra Siregar Ngaku Jadi Korban Pembunuhan Karakter
Indonesia
Didakwa Selundupkan Handpone, Putra Siregar Ngaku Jadi Korban Pembunuhan Karakter

Menurut kesaksian Putra Siregar, barang tersebut didapatnya dari seseorang teman bernama Jimmy.

[Hoaks atau Fakta]: Pemkot Pekanbaru Tarik Vaksin COVID-19 Karena Tidak Ampuh
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Pemkot Pekanbaru Tarik Vaksin COVID-19 Karena Tidak Ampuh

Alasan penarikan vaksin Covid-19 tersebut bukan karena tidak ampuh, melainkan untuk mencocokkan data vaksin di rumah sakit dengan jumlah persediaan vaksin.

Operator Arum Jeram Coba Bertahan Disaat Pandemi
Indonesia
Operator Arum Jeram Coba Bertahan Disaat Pandemi

Berbeda dengan krisis ekonomi pada 1998 lalu, objek wisata arung jeram malah dipenuhi wisatawan yang ingin menghilangkan stres, tapi akibat COVID-19 semua kegiatan pariwisata terhenti.

NasDem Ngotot Ingin Pilkada di 2022 dan 2023
Indonesia
NasDem Ngotot Ingin Pilkada di 2022 dan 2023

Dalam Undang Undang Nomor 10/2016 tentang Pilkada, pilkada tahun 2022 dan 2023 dilakukan serentak pada 2024 bersamaan dengan Pemilu dan Pilpres.

Ketersediaan Tempat Tidur Ruang Isolasi COVID-19 di Jakarta Tersisa 14 Persen
Indonesia
Ketersediaan Tempat Tidur Ruang Isolasi COVID-19 di Jakarta Tersisa 14 Persen

Rinciannya, Pemprov DKI Jakarta mempunyai sebanyak 8.055 tempat tidur isolasi dan kini sudah terisi oleh 6.954 pasien COVID-19.

PT Sarana GSS Trembul Terancam Dipailitkan
Indonesia
PT Sarana GSS Trembul Terancam Dipailitkan

Blok migas kso pertamina PT Sarana GSS Trembul di blora, Jawa Tengah, terancam dipailitkan oleh para krediturnya yang merupakan para vendor yang sudah tertunggak tagihan pembayarannya sejak tahun 2017 dan 2018

Hakim Tegur Saksi Rizieq: Saudara Disumpah, Jangan Asal Ngomong
Indonesia
Hakim Tegur Saksi Rizieq: Saudara Disumpah, Jangan Asal Ngomong

Hakim Akhmad Sayuti menegur Ahmad Khadir Alaydrus, saksi yang dihadirkan tim hukum Rizieq Shihab karena keterangannya dinilai tidak sinkron.

3 Hal Langka Ini akan Terjadi di Yogyakarta Saat Equinox
Indonesia
3 Hal Langka Ini akan Terjadi di Yogyakarta Saat Equinox

Fenomena Equinox akan terjadi di Kota Yogyakarta, Rabu (23/9).

Menkominfo Temukan 177 Hoaks Vaksin COVID-19
Indonesia
Menkominfo Temukan 177 Hoaks Vaksin COVID-19

Infodemi semakin marak di tengah informasi publik

PMI Butuh Rp200 Miliar Buat Operasi Penanganan COVID-19
Indonesia
PMI Butuh Rp200 Miliar Buat Operasi Penanganan COVID-19

JK mengatakan, agar PSBB dapat menunjukkan hasil yang sesuai harapan, maka perlu ada ketegasan dan sanksi dari pemerintah untuk mendisiplinkan masyarakat.