Begini Cara ke Pulau Leebong, Maldives-nya Indonesia di Belitung Pulau Leebong. (Greg/MerahPutih)

SENIN (29/10) hari yang bersejarah bagi Belitung. Untuk kali pertama Belitung punya penerbangan internasional reguler. Garuda Indonesia. Melayani Singapura-Belitung. Dan sebaliknya, Belitung-Singapura. Masing-masing seminggu empat kali. Kian mudah warga asing mengunjungi Belitung.

“Penerbangan internasional reguler ini tentu akan meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Belitung,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Hermanto kepada MerahPutih.com beberapa waktu lalu.

Kata dia salah satu tujuan andalan wisatawan asing di Belitung adalah Pulau Leebong. Sejatinya tak hanya wisatawan asing, Pulau Leebong kini juga menjadi destinasi favorit wisatawan lokal di wilayah Belitung.

Banyak orang bilang, Pulau Leebong adalah Maldives-nya Indonesia.

MerahPutih.com berkesempatan mengunjungi dan mengeksplore Pulau Leebong.

Untuk diketahui, Pulau Leebong adalah satu-satunya private island alias pulau privat satu-satunya di Belitung. Luasnya 37,8 hektar. Baru 20 persen dari luas tersebut yang dikelola untuk wisata. Sisanya masih hutan. Hutan masih perawan.

Kamu tidak bisa ujug-ujug datang ke sana. Tanpa pemberitahuan. Tanpa booking. “Kalau tidak booking dulu tidak bisa. Karena tidak akan ada kapal yang menjemput untuk ke sini (Pulau Leebong) ,” kata Hospitality and Event Manager Pulau Leebong Gerilyano Tomodok.

Menurut pria yang akrab disapa Geril ini, cara paling gampang untuk bisa ke Pulau Leebong adalah menghubungi travel agent. Yang menyediakan perjalanan wisata ke Belitung dan Pulau Leebong.

Ada beberapa pilihan jika ingin Pulau Leebong. Day trip (tanpa menginap) atau meningap.

Day Trip

Leebong
Pulau Leebong. (Greg/MerahPutih.com)

Dengan paket day trip kamu bisa menikmati keindahan Pulau Leebong seharian tanpa menginap. “Day trip bisa dimulai pukul 09.00-17.00,” ujar Geril.

Akses untuk masuk ke Pulau Leebong adalah dermaga pendek. Kapal yang membawamu akan parkir di sana dan kamu akan langsung disambut para guide. Mereka super ramah. Asyik. Tapi nggak sok asyik.

Dengan day trip, kamu bisa menikmati hamparan pantai putih di sepanjang Pulau Leebong. Kami juga bisa mendayung kano di pantainya yang tenang. Karakter air pantai di Leebong adalah tenang. Tak ada ombak besar. Jadi tak bisa untuk berselancar.

Ada satu pantai andalan di sana. Namanya pantai Chicas. Jika laut sedang surut, hamparan pasirnya luas banget. Perpaduan pasir putih luas dengan laut biru inilah yang disebut-sebut sebagai Maldives-nya Indonesia yang tersembunyi di Belitung.

Di sana ada tiga gazebo yang bisa kami pakai untuk bersantai. Memanjakan mata. Menenangkan pikiran.

Bosan dengan pantai? Kami bisa bersepeda mengelilingi Pulau Leebong yang super keren.

Dijamin, kamu tak akan kekurangan spot foto untuk koleksi Instagram dan media sosialmu.

Untuk day trip, kamu harus membayar Rp 400 ribu dengan minimal lima orang. “Itu sudah dapat makan siang,” ujarnya.



Thomas Kukuh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH