Begini Cara Fraksi PKS Bantu Etnis Rohingya Pengungsi Rohingya baru menunggu memasuki kamp pengungsi sementara Kutupalang, di Cox Bazar Bangladesh, Rabu (30/8). (ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

MerahPutih.com - Fraksi PKS yang sedari awal menjadi motor di Parlemen dalam menyuarakan keprihatinan atas tragedi kemanusiaan Rohingya melengkapi kepeduliannya dengan langkah konkrit memotong gaji anggotanya untuk disumbangkan kepada Rohingya.

Secara simbolik sumbangan itu diserahkan kepada crisis center PKS untuk Rohingya yang diterima langsung oleh Ketua Crisis Center, Sukamta di ruang Pleno Fraksi PKS siang ini (12/9).

"Hari ini kita menyerahkan secara simbolik sumbangan anggota Fraksi PKS dari hasil pemotongan gaji sebesar 250 juta kepada Crisis Center PKS untuk Rohingya. Jumlah ini baru awal karena akan terus bertambah melibatkan seluruh keluarga besar Fraksi PKS termasuk para pegawai dan staff," ujar Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini.

Ia menjelaskan bahwa kepedulian terhadap Rohingya merupakan panggilan tanggung jawab kemanusiaan keluarga besar Fraksi PKS kepada semua manusia yang hari ini ternista di belahan dunia yang disebut Rohingya.

"Kita tidak bisa diam melihat saudara-saudara kita menderita, dibunuh dan disiksa, serta terusir dari negaranya. Kita marah, mengutuk keras dan mendesak penghentian kekerasan sembari secara konkret memberikan bantuan materi kepada mereka," tandasnya.

Fraksi PKS, lanjut Jazuli, konsen terhadap penyelamatan warga etnis Rohingya. Untuk itu, Fraksi terus mendorong pemerintah melakukan langkah diplomasi yang efektif dan sejauh ini hal itu telah dilakukan oleh Menteri Luar Negeri.

"Fraksi PKS mengapresiasi langkah Menlu Retno Marsudi yang melakukan diplomasi langsung ke Myanmar. Semoga direspon serius dengan penghentian kekerasan dan pembukaan jalur bantuan kemanusiaan," ucap Jazuli.

Pada kesempatan yang sama, anggota Komisi I ini mengapresiasi kepedulian luar biasa yang ditunjukkan oleh rakyat Indonesia kepada Rohingya. Inilah karakter asli bangsa Indonesia yang cinta perdamaian, antikekerasan dan peduli pada kemanusiaan.

Sesuai dengan pembukaan UUD 1945 mengamanatkan salah satu tujuan bernegara yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

"Kita berbesar hati dan mengapresiasi rakyat Indonesia atas kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan yang luar biasa. Kolaborasi kemanusiaan antar berbagai elemen bangsa dan Pemerintah ini diyakini akan menjadi berkah tersendiri bagi bangsa kita," pungkas Jazuli. (Pon)

Baca juga berita terkait sumbangan untuk etnis Rohingya di: Ridwan Kamil Kumpulkan Sumbangan Rohingya Rp 3 Miliar



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH