Begini Cara Bupati Probolinggo dan Politkus Nasdem Tarik Upeti Dari Kades Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari (kanan) bersama suaminya yang juga anggota DPR dan mantan Bupati serta Politikus NasDem Hasan Aminuddin. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dan suaminya, anggota DPR dari Fraksi Nasdem, Hasan Aminuddin sebagai tersangka penerima upeti jabatan di lingkungan pemerintah Kabupaten Probolinggo tahun 2021.

Selain pasangan suami istri itu, dalam perkara ini, KPK juga menjerat 20 orang lainnya sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini dilakukan KPK setelah memeriksa intensif Puput, Hasan dan delapan orang lainnya yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (30/8) pagi.

Baca Juga:

KPK Tetapkan Bupati Probolinggo dan Suaminya Tersangka

Kasus ini bermula saat diundurnya jadwal pemilihan Kepala Desa serentak tahap II di wilayah Kabupaten Probolinggo yang awalnya diagendakan pada 27 Desember 2021. Atas pengunduran jadwal pemilihan tersebut, terhitung pada 9 September 2021 terdapat 252 kepala desa dari 24 Kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang masa jabatannya berakhir.

Untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa tersebut maka akan diisi oleh penjabat kepala desa yang berasal dari para ASN di Pemkab Probolinggo dan untuk pengusulannya dilakukan melalui Camat. Alex menegaskan, selain itu ada persyaratan khusus di mana usulan nama para pejabat kepala desa harus mendapatkan persetujuan HA (Hasan Aminuddin) dalam bentuk paraf pada nota dinas pengusulan nama sebagai representasi dari PTS (Puput Tantriana Sari) dan para calon Pejabat kepala desa juga diwajibkan memberikan dan menyetorkan sejumlah uang.

Tarif yang dipatok untuk menjadi pejabat kepala desa sebesar Rp 20 juta, ditambah dalam bentuk upeti penyewaan tanah kas desa dengan tarif Rp 5 juta per hektar.

KPK menduga, Hasan memerintahkan agar para camat membawa para kepala desa terpilih dan kepala desa yang akan purnatugas. Hasan meminta agar kepala desa tidak datang secara personal, melainkan dikoordinir oleh camat.

Pada Jumat (27/8), terdapat 12 pejabat kepala desa menghadiri pertemuan di salah satu tempat di wilayah Kecamatan Krejengan, Probolinggo. Dalam pertemuan tersebut diduga telah ada kesepakatan untuk memberikan sejumlah uang kepada Puput melalui Hasan dengan perantara Doddy Kurniawan. Dari yang hadir, kata Alex telah disepakati untuk masing-masing menyiapkan uang sejumlah Rp20 juta sehingga terkumpul sejumlah Rp 240 juta.

"Sementara untuk jabatan selaku pejabat kepala desa di Kecamatan Paiton, MR (Muhammad Ridwan) mengumpulkan uang dari para ASN hingga berjumlah Rp 112,5 juta untuk diserahkan kepada PTS melalui HA," kata Alex.

Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari
Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari. (Foto: Antara)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan lima tersangka kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan kepala desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur Tahun 2021. Para tersangka saat ini dilakukan penahanan rutan selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 31 Agustus 2021 sampai dengan 19 September 2021.

KPK menjerat para pemberi suap degan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan sebagai penerima, Puput Tantriana Sari, suaminya dan kawan-kawan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Pon)

Baca Juga:

Novel Sebut OTT di Probolinggo Hasil Turun Tangan 'Raja OTT' Yang Disingkirkan Lewat TWK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Presiden Jokowi Dapat Mobil Dinas Baru Rp 12 Miliar
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Presiden Jokowi Dapat Mobil Dinas Baru Rp 12 Miliar

Faktanya, mobil dinas baru buatan Jerman dengan merek Mercedes-Benz S600 Guard telah dipesan sejak tahun 2019 dan tiba di Indonesia pada awal tahun yakni 08 Januari 2020 yang mana pandemi Covid-19 belum diumumkan WHO.

Vaksinasi COVID-19 Diperkirakan Butuh Waktu 9 Bulan
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Diperkirakan Butuh Waktu 9 Bulan

"Mengingat beban pemerintah yang berat maka dari itu KPCPEN mengetuk hati bagaimana semua pihak bisa saling bergotong royong terkait vaksinasi COVID-19 ini," ujar Erick.

KPK Pastikan Tindak Lanjuti Komunikasi Lili Pintauli dengan Walkot Tanjungbalai
Indonesia
KPK Pastikan Tindak Lanjuti Komunikasi Lili Pintauli dengan Walkot Tanjungbalai

KPK memastikan akan menindaklanjuti fakta persidangan kasus suap penanganan perkara terkait komunikasi antara Wakil Ketua KPK Lili Pantauli Siregar dengan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial.

Pemprov DKI Siapkan 7 Lokasi Sentra Vaksinasi di Sekolah
Indonesia
Pemprov DKI Siapkan 7 Lokasi Sentra Vaksinasi di Sekolah

Cara daftar vaksin sekolah ini cukup mudah masyarakat cukup mendaftarkan melalui aplikasi vaksinasi resmi Pemprov DKI bernama JAKI.

[Hoaks atau Fakta]: Denda Ngotot Mudik 2021 Rp100 Juta
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Denda Ngotot Mudik 2021 Rp100 Juta

Menko PMK Muhadjir Effendy menyebutkan bahwa akan diberlakukan larangan mudik lebaran mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021.

Pemerintah Takedown 20 Video Muhammad Kece dari Youtube
Indonesia
Pemerintah Takedown 20 Video Muhammad Kece dari Youtube

Patroli siber selama 24/7 untuk menemukan dan menindaklanjuti konten-konten yang melanggar

Datang Pakai Pajero Sport, Keluarga Jokowi Bersama-sama Nyoblos di TPS 22
Indonesia
Datang Pakai Pajero Sport, Keluarga Jokowi Bersama-sama Nyoblos di TPS 22

Gibran mengaku sudah minta restu sebelum ke TPS

Presiden Jokowi Batalkan Program Vaksin Berbayar
Indonesia
Presiden Jokowi Batalkan Program Vaksin Berbayar

Presiden Joko Widodo (Jokow) memutuskan untuk membatalkan program vaksin COVID-19 berbayar bagi individu yang sebelumnya direncanakan akan disalurkan melalui Kimia Farma.

Puluhan Pemudik Reaktif Corona saat Arus Balik
Indonesia
Puluhan Pemudik Reaktif Corona saat Arus Balik

Sebanyak 13.675 sampel pemudik saat arus balik Lebaran 2021 telah diterima.

Dua UU Ini Paling Banyak Digugat ke MK Selama 2020
Indonesia
Dua UU Ini Paling Banyak Digugat ke MK Selama 2020

Adapun total undang-undang yang dimohonkan untuk diuji selama 2020 adalah sebanyak 60 undang-undang