Bedah Rumah Warga, Anies Minta Kaum Dhuafa Doakan Pegawai Pemprov DKI Anies Baswedan menghadiri penyerahan 385 kunci bedah rumah dhuafa dan 17 bantuan rumah oleh BAZNAS DKI (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri penyerahan 385 kunci bedah rumah dhuafa dan 17 bantuan rumah oleh BAZNAS DKI. Acara tersebut bertajuk 'Slametan Rume' yang diselenggarakan di Aula GOR Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur, Kamis (20/2).

Dalam sambutannya, Anies meminta kepada penerima bantuan untuk mendoakan pegawai Pemprov DKI. Pasalnya yanh memberikan sedekah zakat mayoritas adalah pegawai Pemprov DKI.

Baca Juga:

Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Cari Rute Baru Formula E Selain Monas

"Doakan mereka agar bisa menuntaskan amanat baik. Nanti zakatnya, infaknya sedekahnya nambah. Kalau tambah nanti yang dirasakan ibu bapak nambah," kata Anies di lokasi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serahkan program bedah rumah di GOR UNJ Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (MP/Asropih)

Anies turut berpesan agar para penerima program ini berkomitmen untuk merawat dengan baik rumah yang telah direnovasi serta menghidupkan suasana di dalam rumah.

"Dirawat baik-baik rumahnya, buat jadi surganya ibu bapak semua, jadi hidupkan jangan lupa, jangan putus sholatnya, jagain anak-anak agar memiliki akhlak mulia. Jadikan rumah ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi yang penting adalah kehidupan di dalam rumah,” pesannya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berpesan agar salat penghuni rumah itu tak ada yang putus. Selain itu, Anies juga meminta anak-anak yang tinggal di sana dijaga sehingga berakhlak mulia.

"Kita harap program bebenah rumah nanti bisa membesar, yang merasakan bisa lebih banyak, ujarnya.

Baca Juga:

DPRD Bakal Bentuk Panlih, Taufik: Fraksi PKS dan Gerindra Tak Bisa Jadi Ketua

Anies menilai program ini adalah hal baik. Ia pun berharap program ini bisa membantu mempercepat kesejahteraan masyarakat terlebih yang sedang terkendala dalam pengadaan tempat tinggal yang aman.

"Saya mendukung sekali kegiatan ini," tutup orang nomor di Jakarta itu.(Asp)

Baca Juga:

Sebelum Rapat Paripurna Tatib Wagub, Anies Bersama Anggota DPRD Bermain Tiktok

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
New Normal, Ini Yang Bakal Dilakukan Tjahjo Agar Kinerja ASN Efektif
Indonesia
New Normal, Ini Yang Bakal Dilakukan Tjahjo Agar Kinerja ASN Efektif

ASN harus menjadi pelopor dan teladan dalam penerapan normal baru (new normal) di Indonesia dengan mematuhi ketentuan-ketentuan dalam tatanan normal baru.

Kepala BNPT Temui Habib Lutfi, Bahas Apa?
Indonesia
Kepala BNPT Temui Habib Lutfi, Bahas Apa?

Sebagai Tokoh Ulama yang penting dan berpengaruh di Indonesia, Habib Luthfi memberikan respon positif terhadap upaya tesebut.

Elektabilitas Eri-Armuji Unggul 20,20 persen dari Machfud-Mujiaman
Indonesia
Elektabilitas Eri-Armuji Unggul 20,20 persen dari Machfud-Mujiaman

elektabilitas Eri Cahyadi-Armuji sebesar 47,95 persen

PP Muhammadiyah: Tidak Boleh Lengah Atas Nama Berdamai
Indonesia
PP Muhammadiyah: Tidak Boleh Lengah Atas Nama Berdamai

Program ini ditayangkan langsung melalui TV dan jaringan media sosial Muhammadiyah

Ekonom UGM Minta Defisit Likuiditas Jiwasraya Harus Segera Diselesaikan
Indonesia
Ekonom UGM Minta Defisit Likuiditas Jiwasraya Harus Segera Diselesaikan

Jiwasraya saat ini berusaha menjual produk JS Saving Plan yang bersifat investasi

Jalur Puncak Bakal Ditutup Saat Tahun Baru, Ini Kata Polisi
Indonesia
Jalur Puncak Bakal Ditutup Saat Tahun Baru, Ini Kata Polisi

Penutupan jalur puncak juga guna mencegah penyebaran COVID-19

Kubu Rizieq Siapkan Pembuktian di Sidang Praperadilan
Indonesia
Kubu Rizieq Siapkan Pembuktian di Sidang Praperadilan

Kamil Pasha merinci bukti-bukti yang akan disampaikan dalam agenda sidang Rabu ini

Amankan Pilkada, Indeks Kerawanan Jadi Acuan Polisi
Indonesia
Amankan Pilkada, Indeks Kerawanan Jadi Acuan Polisi

Dan dimensi potensi gangguan kamtibmas ada empat variabel, yakni sejarah konflik, kondisi geografis, media, dan karakteristik masyarakat.

Menag Gus Yaqut Ogah Ada Minoritas Terusir Dari Kampung Halaman
Indonesia
Menag Gus Yaqut Ogah Ada Minoritas Terusir Dari Kampung Halaman

Kementerian Agama akan memfasilitasi dialog lebih intensif untuk menjembatani perbedaan yang ada.

Tim Advokasi: Sidang Kasus Teror Novel Baswedan Hanya Sandiwara
Indonesia
Tim Advokasi: Sidang Kasus Teror Novel Baswedan Hanya Sandiwara

Tim Advokasi Novel Baswedan menilai sidang perkara teror terhadap kliennya itu hanya sekadar sandiwara.