Beda Gaya 2 Capres: Jokowi Ajak Istri Makan Sehabis Nyoblos, Prabowo Curhat Gendut Calon Presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo menggunakan hak pilihnya di TPS 008, Gambir, Jakarta Pusat. Foto: MP/Kanugrahan

MerahPutih.com - Ada perbedaan yang menarik dari kedua Calon Presiden (Capres) yang berlaga di Pilpres kali ini usai menyalurkan hak pilih mereka di TPS masing-masing.

Petahana Joko Widodo (Jokowi) memilih hak pilihnya di TPS 008, Gambir, Jakarta Pusat, bersama Ibu Negara Iriana Jokowi, sedangkan Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto mencoblos di TPS 041 Kampung Curug RT 02 RW 09, Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor didamping petinggi Gerindra.

Ketika ditanya wartawan usai mencoblos, Jokowi mengaku akan mengajak istri makan di restoran. Namun, Capres Nomor Urut 01 itu belum tahu di mana lokasi mereka akan menghabiskan waktu makan siang.

"Setelah ini makan sudah dibilang kok. Belum tahu (makan apa di mana), bersama bu Jokowi," kata Jokowi, kepada wartawa seraya berjalan menuju mobilnya meninggalkan TPS 008 Gambir, Rabu (17/4).

Jokowi Nyoblos
Calon Presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo menggunakan hak pilihnya di TPS 008, Gambir, Jakarta Pusat. Foto: MP/Kanugrahan

Sebaliknya di tempat berbeda, Prabowo merasa yakin kubunya akan menang meraih 63 persen suara dalam Pemilu kali ini. Ketua Umum Gerindra itu juga sempat bercerita dirinya merasa lebih gendut saat ini.

"Saya nilai ini agak berat, delapan bulan melakukan kampanye, sebelum itu sekitar lima bulan mencari tiket dan lakukan lobi-lobi," kata Prabowo, saat ditemui wartawan di TPS-nya.

Prabowo
Prabowo Subianto memberikan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 041 Kampung Curug RT 02 RW 09, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu (17/4) pagi. Foto: Twitter/@fadlizon

Prabowo mengaku selama Pilpres 2019, berat badannya naik karena setiap datang ke suatu tempat selalu disajikan makanan. Bahkan, dirinya pernah makan siang empat kali karena tidak enak kalau tidak makan makanan yang sudah disajikan.

"Kalau tidak makan, mereka kecewa, tidak enak kalau sudah disajikan makanan namun tidak dimakan," tutup mantan Danjen Kopassus di era Presiden Soeharto itu. (Knu)



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH