Beberapa Warga Sakit, Polisi Kembali Adakan Tes COVID-19 di Petamburan Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Elchinator)

MerahPutih.com - Kepolisian Polda Metro Jaya akan melakukan tes COVID-19 pada Jumat (27/11) besok kepada warga Petamburan, Jakarta.

Tes COVID-19 harus dilakukan karena kerumunan kegiatan Maulid Nabi dan resepsi pernikahan putri Rizieq Shihab.

"Hari jumat lagi nanti kita akan lakukan lagi (tes) di sana," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (26/11).

Baca Juga:

Kontak Erat dengan Lurah Petamburan, Puluhan Orang Positif COVID-19

Tracing dilancarkan polisi karena ada sejumlah orang di Petamburan yang mengalami sakit. Namun, Fadil tak menjelaskan penyakit apa yang diderita warga di kawasan rumah Rizieq Shihab itu.

"Mudah-mudahan yang sakit bisa sembuh karena saya dengar ada beberapa yang sakit," terangnya.

Warga kawasan Petamburan mengikuti tes cepat yang digelar Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020). (ANTARA/Devi Nindy)
Warga kawasan Petamburan mengikuti tes cepat yang digelar Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020). (ANTARA/Devi Nindy)

Mantan Kapolda Metro Jawa Timur itu pun meminta untuk menghindari kerumunan atau jangan membuat keramaian dengan melanggar protokol kesehatan.

"Ini pelajaran berharga sekali lagi, jangan berkerumun, patuhi protokol kesehatan," ungkapnya.

Baca Juga:

Diperiksa Polda Metro, Kadishub DKI Ditanya soal Penutupan Jalan Petamburan

Fadil Imran menuturkan, pihaknya sudah melakukan pencegahan-pencegahan terkait terjadinya kerumunan yang berpotensi menimbulkan penyebaran virus corona.

Lanjut Fadli, Polda Metro akan menindak tegas bila nantinya masih ada yang berkerumun atau membuat keramaian.

"Demi kesehatan masyarakat Jakarta, agar ekonomi bisa bergerak, saya pasti akan lakukan langkah-langkah terukur yang tegas dan keras," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Pemprov DKI Minta Kerja Sama Warga Petamburan Jalani Tes COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sepuluh WNI di India Diduga Terinfeksi Virus Corona
Indonesia
Sepuluh WNI di India Diduga Terinfeksi Virus Corona

Sebanyak 10 warga negara Indonesia (WNI) dan tiga warga negara India diduga terinfeksi virus corona atau COVID-19 dan dirawat di Gandhi Hospital.

Kalung Anti-Corona Picu Polemik, Nasib Mentan Syahrul Yasin di Ujung Tanduk
Indonesia
Kalung Anti-Corona Picu Polemik, Nasib Mentan Syahrul Yasin di Ujung Tanduk

"Tentu Presiden yang tahu apakah Mentan layak di-reshuffle atau tidak. Kebijakan tersebut (kalung Corona) kontroversial,” kata Ujang

Ketua DPRD Minta Wagub DKI Nanti Jangan Hanya Jadi Tukang Stempel
Indonesia
Ketua DPRD Minta Wagub DKI Nanti Jangan Hanya Jadi Tukang Stempel

Adapun dua nama yang sudah masuk dan di tangan DPRD DKI yakni Ahmad Riza Patria yang diusung Partai Gerindra dan Nurmansjah Lubis dari PKS.

Nusakambangan dapat Tugas Baru Bikin Kapok Maling Ternak NTT
Indonesia
Nusakambangan dapat Tugas Baru Bikin Kapok Maling Ternak NTT

Pengiriman napi pencuri ternak ke Nusakambangan ini atas inisiatif Gubernur NTT Viktor Bungtilu Lasikodat

Di Awal November, Solo Mulai Uji Coba Masuk Sekolah
Indonesia
Di Awal November, Solo Mulai Uji Coba Masuk Sekolah

Sarana dan prasarana prokes sudah disediakan terutama tempat mencuci tangan dan kotak disinfektan.

[HOAKS atau FAKTA] Pemerintah Pusat tak Punya Uang hingga Berutang ke Pemprov DKI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Pemerintah Pusat tak Punya Uang hingga Berutang ke Pemprov DKI

Akun facebook tersebut mengklaim bahwa Pemerintah Pusat tidak mampu membayar hutang yang hanya 5 Triliun Rupiah kepada Pemprov DKI Jakarta

Jokowi Bisa Perpanjang Masa Kerja Idham Azis, Calon Kapolri Baru Gigit Jari
Indonesia
Jokowi Bisa Perpanjang Masa Kerja Idham Azis, Calon Kapolri Baru Gigit Jari

Sejumlah nama pun mulai digadang-gadang gantikan Idham Azis

Ratusan Ribu Orang Positif COVID-19, Pemerintah Terlalu Fokus Genjot Ekonomi
Indonesia
Ratusan Ribu Orang Positif COVID-19, Pemerintah Terlalu Fokus Genjot Ekonomi

Jika pemerintah terus menginjak gas saja dengan menggenjot perekonomian, tanpa menarik rem dengan segera, maka wabah COVID-19 di Indonesia akan semakin parah.

Kongres Gerindra Belum Tentu Usung Prabowo Maju Pilpres 2024
Indonesia
Kongres Gerindra Belum Tentu Usung Prabowo Maju Pilpres 2024

Muzani pun enggan merinci siapa kandidat yang mungkin berpasangan dengan Prabowo