Bea dan Cukai Solo Usulkan Ciu Dilegalkan Kepala Kantor Bea dan Cukai Solo Budi Santoso, Kamis (13/1). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Peredaran ciu di kota Solo sudah semakin meluas. Padahal, elama ini ciu dianggap sebagai miras ilegal dan dapat membahayakan kesehatan.

Oleh karena itu, kantor Bea dan Cukai Solo mendorong pengolahan ciu menjadi produk yang legal dan bisa dipasarkan dengan izin resmi.

Baca Juga

Tinjau Progres Program Solo Smart City, Kakorlantas Polri Temui Gibran

"Selama ini ciu itu mengandung methanol yang besar, sehingga tidak layak dikonsumsi karena beracun," kata Kepala Kantor Bea dan Cukai Solo, Budi Santoso, Kamis (12/1).

Kalau dikonsumsi, kata dia, bisa membahayakan kesehatan selain itu juga masalah legalitasnya karena izinnya. Usulan melegalkan ciu sudah, ia sampaikan kepada Pemkab Sukoharjo, dan perajin ciu di Kecamatan Polokarto serta Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.

Budi mengatakan, Bea dan Cukai akan mengubah produk ciu menjadi produk yang bisa digunakan untuk hal lain dan tidak dikonsumsi. Ia pun mengaku punya resep bagaimana mengubahnya.

"Jadi intinya bagaimana mereka mendapat izin, tapi bukan untuk minuman tapi alkohol, dan produk dari alkohol seperti hand sanitizer dan antiseptik lainnya," papar dia.

Baca Juga

Ketua DPC PDIP Solo Tanggapi Pelaporan Gibran dan Kaesang ke KPK

Ia berharap perajin nantinya akan mendapatkan izin, dan legalitas untuk memasarkan produknya. Selain itu, yang pengolahan limbah juga bisa tertib.

"Sebenarnya bukan hanya masalah kantor Bea dan Cukai saja tetapi juga pemerintah daerah dan instansi terkait untuk masalah ini," kata dia.

Ia menambahkan, pengrajin ciu sudah dipetakan, yakni di Mojolaban dan Polokarto. Data pengrajin dan berapa jumlah pekerja, peralatan, kapasitas produksinya sudah data semua. Ia berharap ini bisa jadi solusi baik.

"Kami lakukan pendekatan. Sering bertemu dan sosialisasikan. Semua sudah setuju ciu tak lagi buat minum, tapi buat bahan hand sanitizer dan antiseptik lainnya," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Piala Dunia U-20 di Solo, Gibran Targetkan Pemindahan Selter PKL Selesai Tahun Ini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sandi Ajak Investor Australia Tanamkan Modal di Lima Destinasi Super Prioritas
Indonesia
Sandi Ajak Investor Australia Tanamkan Modal di Lima Destinasi Super Prioritas

Lima destinasi super prioritas yakni Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Danau Toba di Sumatera Utara, dan Likupang di Sulawesi Utara.

BMKG Minta Masyarakat Sejumlah Provinsi Waspadai Hujan Lebat-Angin Kencang
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Sejumlah Provinsi Waspadai Hujan Lebat-Angin Kencang

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang dapat terjadi di sejumlah provinsi di tanah air, Rabu (7/7).

Presiden Ukraina Tuntut Dihapusnya Hak Veto Rusia, Singgung Tanda-tanda Genosida
Dunia
Presiden Ukraina Tuntut Dihapusnya Hak Veto Rusia, Singgung Tanda-tanda Genosida

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Minggu (27/2) mendesak dunia untuk menghapus hak veto Rusia di Dewan Keamanan PBB dan mengatakan tindakan Rusia mendekati "genosida".

Polda Metro Jaya Berlakukan Filterisasi di 13 Titik di Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Berlakukan Filterisasi di 13 Titik di Jakarta

Polda akan melakukan filterisasi di 13 titik di ibu kota.

Posisi Menteri Pertahanan Dinilai Jadi Kunci Tingginya Elektabilitas Prabowo
Indonesia
Posisi Menteri Pertahanan Dinilai Jadi Kunci Tingginya Elektabilitas Prabowo

Elektabilitas Prabowo Subianto, sebagai calon presiden (capres) 2024, merajai hampir di seluruh lembaga survei.

Keputusan Jenderal Andika Tunjuk Mayjen Maruli Jadi Pangkostrad Dinilai Tepat
Indonesia
Keputusan Jenderal Andika Tunjuk Mayjen Maruli Jadi Pangkostrad Dinilai Tepat

Menurut Nuning, sapaan karib Susaningtyas, penunjukan Mayjen Maruli Simanjuntak sebagai Pangkostrad sangat tepat.

Rizieq Shihab Dituntut 10 Bulan Penjara Kasus Kerumunan Megamendung
Indonesia
Rizieq Shihab Dituntut 10 Bulan Penjara Kasus Kerumunan Megamendung

Rizieq Shihab yang menjadi terdakwa dalam kasus kerumunan di Megamendung, Puncak, Jawa Barat, dituntut 10 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum.

KPK Buka Peluang Jerat Bank Panin Jadi Tersangka Korporasi
Indonesia
KPK Buka Peluang Jerat Bank Panin Jadi Tersangka Korporasi

KPK terus mencermati fakta-fakta yang mencuat dalam persidangan kasus dugaan suap pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Wakil Ketua MPR Desak Polisi Berikan Hukuman Berat bagi Muhammad Kece
Indonesia
Wakil Ketua MPR Desak Polisi Berikan Hukuman Berat bagi Muhammad Kece

Menurut HNW, hukuman berat sangat layak dijatuhkan kepada Muhammad Kece yang telah berulangkali meresahkan umat dengan penistaannya terhadap Agama Islam.

Kejagung Buka Suara Terkait Latar Belakang Pendidikan Jaksa Agung
Indonesia
Kejagung Buka Suara Terkait Latar Belakang Pendidikan Jaksa Agung

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer memastikan, bahwa data yang beredar itu adalah salah.