Bayar Pajak Kendaraan di Jatim Dapat Diskon dan Hadiah Ratusan Juta Ilustrasi pembayaran pajak kendaraan. Foto: MP/Istimewa

MerahPutih.com - Pememerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memberikan diskon bagi wajib pajak kendaraan bermotor saat membayar pajak pertahunnya. Kebijakan tersebut merupakan keputusan dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Untuk potongan pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 15 persen berlaku untuk roda 2 dan roda 3, dan 5 persen untuk roda 4 atau lebih.

Pemberian diskon Ramadan ini berlaku mulai Selasa (20/4) hingga Kamis (24/6) mendatang. Selain pokok PKB, Pemprov Jatim juga membebaskan sanksi administratif pembayaran PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

“Tahun lalu kita telah memberikan insentif pajak berupa diskon Corona. Semangat wajib pajak cukup tinggi, itu artinya banyak masyarakat yang telah terbantu dengan pemberian diskon tersebut,” ungkap Khofifah dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/4).

Pengumuman diskon dan hadiah bagi wajib pajak kendaraan bermotor. Foto: MP/Instagram @khofifah.ip

Program ini menjadi pendorong gairah pembayaran pajak di Jatim. Sebab, pajak merupakan bagian penting guna mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jatim.

“Bagi masyarakat Jatim yang bulan Januari hingga Maret kemarin belum bayar pajak, monggo silahkan bayar di Bulan Ramadan ini. Selain Insya Allah akan berkah, juga pasti diskonnya dan hilang dendanya,” tandasnya.

Diskon Ramadan juga berlaku bagi wajib pajak yang belum jatuh tempo hingga akhir Desember 2021. Jadi, wajib pajak yang ingin membayar pajak lebih awal juga berhak menikmati potongan Diskon Ramadan ini.

Para wajib pajak juga memperoleh pembebasan sanksi kendaraan bermotor,. Di bulan Ramadan ini, Pemprov juga memberikan pembebasan pokok PKB untuk kendaraan listrik berbasis baterai.

Kebijakan ini juga melengkapi kebijakan pemerintah pusat yang menetapkan insentif Bea Balik Nama (BBN) bagi kendaraan listrik.

“Banyak insentif yang sudah kita luncurkan. Asumsi kita wajib pajak yang akan memanfaatkan diskon ini mencapai 2.999.046 obyek pajak yang belum membayar atau yang akan membayar sebelum jatuh tempo. Dengan jumlah tersebut, Pemprov akan mengucurkan Rp107,67 miliar insentif pajak untuk warga Jatim," ungkap Khofifah.

Sementara itu, untuk wajib pajak yang yang patuh membayar kewajibannya, ada hadiah tabungan umrah senilai Rp 30 juta akan diundi untuk 15 wajib pajak yang beruntung.

“Tahun ini kita perbesar lagi hadiah umrohnya dari tahun lalu 20 orang penerima menjadi 30 orang penerima. Yang 15 penerima lain akan kita undi saat momentum HUT Pemprov Jatim. Nilai tabungannya pun ditingkatkan dari Rp 25 juta menjadi Rp 30 juta,” pungkas Khofifah.

Merujuk data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim selama triwulan I tahun 2021 ini, ada 18,09 persen wajib pajak tak membayar kewajibannya. (Andika Eldon/Jawa Timur)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penilaian Dalang Ki Manteb Pada Komjen Listyo
Indonesia
Penilaian Dalang Ki Manteb Pada Komjen Listyo

Pengalaman Komjen Listyo di kepolisian sudah tidak perlu diragukan lagi dan memiliki kemampuan untuk menjadi orang nomor satu di Polri.

Hari Ini Rizieq Shihab Kembali Diadili Bersama Menantunya
Indonesia
Hari Ini Rizieq Shihab Kembali Diadili Bersama Menantunya

Sidang akan digelar pukul 09.00 WIB

Ajang Formula E Dapat Catatan BPK, Wagub: Tidak Ada Masalah
Indonesia
Ajang Formula E Dapat Catatan BPK, Wagub: Tidak Ada Masalah

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyakini perhelatan balap mobil Formula E dapat berlangsung pada 2022 mendatang.

  Update COVID-19 Minggu (24/5): Jumlah Pasien Positif Bertambah 526 Orang
Indonesia
Update COVID-19 Minggu (24/5): Jumlah Pasien Positif Bertambah 526 Orang

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 526 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan Covid-19, Achmad Yurianto di BNPB, Jakarta, Minggu (24/5).

Utamakan Keselamatan Siswa, Anies Belum Berani Buka Sekolah
Indonesia
Utamakan Keselamatan Siswa, Anies Belum Berani Buka Sekolah

"Mulainya masih di dalam pembelajaran jarak jauh. Tetap pembelajaran jarak jauh. Tetapi di rumah," tutupnya.

Posko Pemantauan PPMK Terlalu Fokus di Jawa dan Bali
Indonesia
Posko Pemantauan PPMK Terlalu Fokus di Jawa dan Bali

Satgas COVID-19 juga menerima laporan kinerja yang diterima setiap harinya dari seluruh provinsi

Kini, DPR Bagikan Draf RUU Lewat Email Saat Paripurna
Indonesia
Kini, DPR Bagikan Draf RUU Lewat Email Saat Paripurna

Mekanisme e-parlemen itu telah diluncurkan DPR RI beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada tanggal 8 Oktober 2020.

DPRD Yakin Pengaturan Jam Tutup Pasar Tanah Abang Tak Matikan Pedagang
Indonesia
DPRD Yakin Pengaturan Jam Tutup Pasar Tanah Abang Tak Matikan Pedagang

Sekarang menjadi terhambat karena dibatasi gerak orang

Bahaya Corona, MUI Minta Umat Islam Tak Salam-salaman Saat Idul Fitri
Indonesia
Bahaya Corona, MUI Minta Umat Islam Tak Salam-salaman Saat Idul Fitri

Masyarakat untuk lebih mengedepankan usaha menjaga dan melindungi

Izinkan Tempat Karaoke Dibuka, Dinkes DKI Ingatkan Pakai Masker Saat Nyanyi
Indonesia
Izinkan Tempat Karaoke Dibuka, Dinkes DKI Ingatkan Pakai Masker Saat Nyanyi

Kepala Dinkes DKI, Widyastuti mengingatkan, agar pengunjung tetap harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dengan memakai masker saat bernyanyi.