Pilkada Serentak 2020
Bawaslu Terbitkan 1.618 Surat Peringatan ke Calon Kepala Daerah Anggota Bawaslu M Afifuddin (tengah)

MerahPutih.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menerbitkan 1.619 surat peringatan kepada calon kepala daerah dan membubarkan sebanyak 197 kegiatan kampanye tatap muka yang dianggap melanggar aturan protokol kesehatan.

Anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin menyampaikan, jumlah tren kampanye tatap muka yang dilakukan pasangan calon (paslon) Pilkada 2020. Sepuluh hari pertama kampanye, sambung Afif, dari 9.189 kampanye tatap muka dan terdapat 237 pelanggaran Prokes.

Baca Juga

Gaet Pemilih, KPU Harus Gencarkan Sosialisasi Pilkada

"Dalam periode ini Bawaslu layangkan 70 surat peringatan, dan membubarkan 48 kegiatan kampanye," kata Afif di Jakarta, Kamis (26/11).

Pada sepuluh hari kedua, lanjut mantan Koordinator Nasional JPPR ini menguraikan terjadi 16.468 kampanye tatap muka dengan adanya pelanggaran Prokes sebanyak 375, surat peringatan Bawaslu 233 pucuk, dan 35 kegiatan kampanye dibubarkan.

Kemudian, sepuluh hari kedua kampanye telah terjadi 16.468 kampanye tatap muka dengan adanya pelanggaran Prokes sebanyak 375, surat peringatan Bawaslu 233 pucuk, dan 35 kegiatan kampanye dibubarkan.

Anggota Bawaslu M Afifuddin (tengah) saat menjadi narasumber dalam diskusi yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait Perkembangan Pelaksanaan Pilkada 2020 di Jakarta, Rabu (25/11/2020)
Anggota Bawaslu M Afifuddin (tengah) saat menjadi narasumber dalam diskusi yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait Perkembangan Pelaksanaan Pilkada 2020 di Jakarta, Rabu (25/11/2020). Foto: Bawaslu

Pada sepuluh hari ketiga terjadi kampanye tatap muka sebanyak 13.646, ada 306 paslon langgar Prokes, dan 306 juga Bawaslu terbitkan surat peringatan.

"Serta 25 kegiatan kampanye dibubarkan," ungkap Afifuddin.

Untuk sepuluh hari keempat, Afif melanjutkan, ada 16.574 kegiatan kampanye tatap muka, sebanyak 397 melanggar Prokes, 300 mendapatakan surat peringatan, dan 33 kegiatan kampanye dibubarkan.

Lalu, ada 17.738 kampanye tatap muka di sepuluh hari kelima. Pada periode ini Bawaslu melayangkan 381 surat peringatan dan 17 dibubarkan karena terjadi pelanggaran Prokes di 438 kegiatan.

Dalam rekapan Bawaslu rentan waktu 15 hingga 24 November 2020 telah terjadi 18.025 kegiatan kampanye tatap muka.

Afif menegaskan, ada 39 kegiatan kampanye dibubarkan karena langgar Prokes, dan terbitkan 328 surat peringatan dari 373 jumlah pelanggaran Prokes.

Koordinator Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu ini menegaskan Bawaslu sejak awal terus mendorong dilakukannya kampanye dalam metode daring. Namun, kampanye tatap muka secara langsung tetap tidak dilarang.

Sejak awal Bawaslu dorong semua paslon untuk tetap menunaikan kampanye melalui daring untuk menghindari kerumunan massa.

"Tetapi faktanya pun memang kampanye tatap muka tidak dilarang,” urai Afif.

Selain itu, Alumnus UIN Syarif Hidayattullah Jakarta ini menilai tugas jajaran pengawas Pemilu di daerah semakin berat karena pilkada digelar di tengah pandemik COVID-19. Namun, dia tetap memberikan stimulus kepada jajarannya untuk tetap melaksanakan pengawasan pilkada secara maksimal.

"Ini supaya berjalan baik dan menghasilkan pemimpin daerah yang amanah," tutup Afifuddin. (Knu)

Baca Juga

Sumbangan Dana Kampanye Maju Libas ErJi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Buruh Anggap RUU Cilaka Diskriminasi dan Batasi Hak-Hak Buruh Secara Konstitusi
Indonesia
Ahok Klaim Saran dan Kritiknya Diterima Erick Thohir
Indonesia
Ahok Klaim Saran dan Kritiknya Diterima Erick Thohir

“Tadi habis bertemu Menteri BUMN. Kritik dan saran yang saya sampaikan, diterima dengan baik oleh Pak Erick,” ujar Ahok

[HOAKS atau FAKTA]: Bank BCA Bakal PHK Besar-besaran
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank BCA Bakal PHK Besar-besaran

Fungsi kantor cabang nantinya akan bergeser menjadi fokus layanan-layanan yang tidak bisa dilakukan oleh teknologi

Kasus Edhy Prabowo, KPK Bakal Panggil Saksi Terkait Dugaan Keterlibatan PT PLI
Indonesia
Kasus Edhy Prabowo, KPK Bakal Panggil Saksi Terkait Dugaan Keterlibatan PT PLI

KPK memastikan bakal memanggil sejumlah pihak ihwal keterkaitan PT Perishable Logistic Indonesia dalam kasus dugaan suap penetapan izin ekspor benih lobster.

Besok Vaksinasi Jokowi Disiarkan Secara Live, Lokasinya Diinfokan Menyusul
Indonesia
Besok Vaksinasi Jokowi Disiarkan Secara Live, Lokasinya Diinfokan Menyusul

Jadi proses nya seperti apa, bisa dilihat langsung besok

Ditunjuk Jadi Menteri Sosial, Risma: Saya Tetap Arek Suroboyo
Indonesia
Ditunjuk Jadi Menteri Sosial, Risma: Saya Tetap Arek Suroboyo

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan dirinya akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (23/12).

LPS Diminta Lindungi Simpanan di Uang Elektronik
Indonesia
LPS Diminta Lindungi Simpanan di Uang Elektronik

"Pandemi telah mendorong masyarakat untuk lebih sering melakukan transaksi keuangan secara digital. Namun sayangnya, infrastruktur perlindungan atas transaksi keuangan elektronik belum maksimal," kata Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin.

Hari Terakhir 2020, Penambahan Kasus Baru COVID-19 DKI Capai 2.022 Jiwa
Indonesia
Hari Terakhir 2020, Penambahan Kasus Baru COVID-19 DKI Capai 2.022 Jiwa

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 197.967

Manut Pemerintah, Daihatsu Hentikan Sementara Produksinya
Indonesia
Manut Pemerintah, Daihatsu Hentikan Sementara Produksinya

Langkah ini diambil karena Daihatsu berusaha mengutamakan kesehatan dan keselamatan karyawan

Penggabungan Bank Syariah Perkuat Daya Saing
Indonesia
Penggabungan Bank Syariah Perkuat Daya Saing

Merger tiga bank syariah yang dinamakan Bank Syariah Indonesia (BSI) akan menjadi salah satu bank syariah terbesar di Indonesia bahkan global, dengan aset mencapai Rp214 triliun.